Senin, 01/6/26 | 18:43 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Awas, Jembatan Penghubung di Sembilan Koto Dharmasraya Rusak Parah

Senin, 01/4/24 | 22:35 WIB

Dharmasraya, Scientia – Jembatan Penghubung antar Nagari di Kecamatan Sembilan Koto, tepatnya di Durian Simpai Koto Nan IV Dibawuah, mengalami kerusakan parah. Video kerusakan jembatan tersebut viral di media sosial pada hari Senin (1/4/2024).

Jembatan ini merupakan akses jalan utama bagi masyarakat menuju Ibu Kota Kecamatan Sembilan Koto dan juga penghubung antar Nagari di kecamatan tersebut.

Seperti Nagari Silago, Lubuak Karak, dan Banai.

BACAJUGA

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB
Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Kondisi jembatan saat ini sangat memprihatinkan dan sulit dilalui oleh kendaraan roda enam maupun roda empat.

Hal ini menuai berbagai komentar dari netizen atas unggahan video tersebut di akun Instagram milik infodharmasraya seperti :

Salah satu pemilik akun Instagram, spaam_jee, berkomentar, “Jalan buraak jaringan dk do,” tulisnya

Pemilik akun Instagram lain, ahmad_efendi_rambe, menambahkan, “Pertama main ke Kec IX Koto, jalannya super sempit dan masuk banyak jalan yg rusak. Semoga cepat diperbaiki,” tulisnya

Dan nasib naas yang dialami oleh pemilik akun Instagram regif_albukhari04 “Wak tajunkang lewat situ ptang ma min,” tulisnya dengan emot sedih

Komentar pedas juga datang dari pemilik akun Instagram ridaridonk, “Baa lai, jalan se lah batahun2 rusak ndakdo dielokan mah. Malang nasib IX KOTO, antah de a dak dipedulian bana de pemkab do,” celotehnya.

Berdasarkan pantauan dari media ini, Senin (1/4/2024) pada pukul 22.00 WIb unggahan video jembatan rusak tersebut di akun Instagram milik @infodharmasraya sudah membanjiri sebanyak 32 komentar dari netizen.

Di platform Facebook, Marcos Kaat Silago turut menyoroti kondisi jembatan tersebut dengan mengunggah foto dan narasinya.

“Menuju Kecamatan IX Koto. Lokasi Durian Simpai yg berwenang tolong dong perbaiki, sebentar lagi perantau kita banyak yg akan pergi lebaran dan berwisata ke daerah ix koto,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pemilik akun Facebook Bang Nuar juga mengunggah poto kondisi jembatan tersebut serta menuliskan di linimasa.

Destinasi Populer

Kerusakan jembatan ini cukup memprihatinkan, terlebih karena Kecamatan Sembilan Koto memiliki banyak destinasi wisata alam yang populer.

seperti Pemandian Lubuk Batu Ojuang, Air Terjun Tembulun Barangin, Tembulun Batang Sililik di Nagari Lubuak Karak. Kemudian Pemandian Tambulun Bugah Kociak, Tambulun Cinta, dan Ngungun di Nagari Banai.

Destinasi wisata di Kecamatan Sembilan Koto ini bahkan diusulkan oleh Pemerintah Dharmasraya untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata tahun 2024.

Daerah Sembilan Koto sendiri telah ditetapkan sebagai daerah pengembangan wisata melalui Surat Keputusan Bupati Dharmasraya nomor 188.45/124/KPTS-BUP/2021 tentang Penetapan Kawasan Desa Wisata.

Kerusakan Jembatan Penghubung antar Nagari di Sembilan Koto ini tentunya menghambat akses masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke daerah tersebut.

Diharapkan pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah perbaikan untuk mengatasi permasalahan ini. (tnl)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DINSOSP3APPKB Dharmasraya Serahkan RST ke Keluarga Syafrianto

Berita Sesudah

Rapat Paripurna DPRD Padang Bahas Dua Agenda Utama

Berita Terkait

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMA 1 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan)   Minangkabau memiliki banyak peribahasa. Peribahasa merupakan kelompok...

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Minggu, 31/5/26 | 23:50 WIB

Oleh: Najwa Maliha Zharfa (Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia Universitas Andalas)   Siapa yang tidak mengenal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

Minggu, 31/5/26 | 23:45 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

Minggu, 31/5/26 | 23:30 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswi Sastra Indonesia dan  Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Film Gowok:...

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

Minggu, 31/5/26 | 23:11 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran)   "Membaca Ulang “Surat buat Tuhan” di Tengah Budaya Tak Pernah...

Berita Sesudah

Rapat Paripurna DPRD Padang Bahas Dua Agenda Utama

Discussion about this post

POPULER

  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026