Rabu, 04/3/26 | 17:30 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Serbuan DM Antarpertemanan

Minggu, 17/3/24 | 13:03 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Saya memiliki seorang teman yang bisa dibilang cukup rutin mengirimi saya pesan via aplikasi Instagram. Pesan tersebut biasanya ia kirim pada waktu tertentu, yaitu di waktu pagi setelah salat Subuh, di waktu siang saat istirahat kerja, dan di malam hari saat bersantai sebelum tidur. Dosis pesan yang saya terima setiap hari sudah layaknya minum obat, tiga kali sehari.

Bila di antara tiga waktu tersebut ia tidak mengirimi saya pesan, terkadang saya merasakan sesuatu yang janggal. Pikiran-pikiran seperti, “Apakah paket internetnya habis?”, “Apakah ia ketiduran di pagi hari?”, “Apakah ia tersinggung karena saya jarang merespons pesannya?” setidaknya bermunculan di kepala saya.

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Pesan yang saya terima sebetulnya bukanlah perkara penting. Dominanya ia hanya mengirim konten-konten receh yang ia temukan di Instagram. Sedikit hal lucu yang ia temukan dalam sebuah video reels instagram dirasa harus diketahui juga oleh temannya. Saya pun sering melakukan hal serupa. Bila saya menjumpai konten yang lucu, teman-teman saya juga harus tahu.

Sekali berbagi pesan seputar konten reels tidak hanya cukup satu, tetapi bejibun. Terkadang bahkan bisa saja mengirim hal yang sama dua kali. Terkadang pula, di antara kami berbagi video reels yang sudah pernah kami lihat sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal ini, kami membuat kesepakatan untuk selalu menyukai konten yang kami anggap lucu.

Hal-hal yang kami bagikan lewat pesan Instagram juga tidak selalu seputar konten-konten lucu. Kadang juga berupa konten motivasi, konten parenting (siapa tahu suatu hari nanti kami ditakdirkan menjadi ibu), informasi tempat wisata (sampai hari ini tidak satupun yang kami kunjungi), informasi kafe estetik, kosmetik dan skincare yang sedang viral, drama Korea dan film terbaru, serta informasi seputar aktor dan idol favorit kami.

Terkadang, pesan-pesan berisi konten reels yang terkirim tertimbun begitu saja. Berhari-hari saya mengabaikan pesan dari teman saya tersebut. Meskipun begitu, saya juga tak henti-henti mengiriminya konten yang saya rasa lucu dan bermanfaat.

Meskipun bukan hal yang begitu penting, berbagi pesan berisi konten lucu ini terkadang sangat bermanfaat. Menyaksikan konten lucu sangatlah menghibur. Saya bisa cekikikan sampai sakit perut hanya karena menyaksikan seekor kucing yang mengeong dengan cara agak aneh. Terkadang ketika sedang melewati masa PMS yang menyebakan suasana hati mudah berubah akibat perubahan hormon, kita perempuan memerlukan hal-hal lucu agar emosi sedih dan marah tidak dominan. Di sinilah berbagi pesan berisikan konten-konten lucu antarpertemanan terasa bermanfaat sekali.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dikunjungi Tim Safari Ramadhan Provinsi, Masjid di Dharmasraya Ini Dapat bantuan Rp50 Juta

Berita Sesudah

Cerpen “Melukis Cinta” Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Berita Sesudah
Cerpen “Melukis Cinta” Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Cerpen "Melukis Cinta" Karya Ali Usman dan Ulasannya Oleh Dara Layl

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Puasa Bersama Golkar Sumbar, Khairunnas Tekankan Soliditas Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Fadli Amran Lantik Empat Pimpinan Tinggi Pratama dan 50 Kepsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Metafora dalam Puisi-puisi Sanusi Pane

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Mudah Memanjakan Nasabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kopula Adalah, Merupakan dan Partikel Ialah, Yakni, Yaitu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024