Rabu, 03/6/26 | 03:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Pemprov Sumbar akan Gelar Pasar Murah Cabe Merah Harganya Cuma Rp60 Ribu/Kg

Sabtu, 16/3/24 | 20:23 WIB

PADANG, SCIENTIA -Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas Pangan Provinsi akan menggelar Pasar Murah komoditas Cabe Merah di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin 18 Maret 2024 mendatang.

Melalui operasi pasar murah ini, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terbantu dengan harga yang lebih terjangkau.

“Saat ini terjadi kenaikan harga cukup signifikan untuk komoditas cabe merah. Oleh karena itu, kita akan gelar pasar murah cabe merah. Kita dapat pasokan dari Jogja sekitar 2 ton, dan akan dijual kepada warga dengan harga Rp60 ribu saja. Hanya saja, jumlah belinya terbatas, agar lebih banyak warga yang bisa menikmati,” ucap Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Padang, Sabtu (16/03/2024).

BACAJUGA

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB
Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Gubernur Mahyeldi juga mengimbau, agar Pemerintah Kabupaten dan Kota juga menggelar operasi pasar murah untuk berbagai jenis kebutuhan pangan warga.

Terlebih saat ini tengah dalam suasana Ramadhan dsn menjelang Idulfithri, di mana harga sebagian kebutuhan pangan memang mengalami kenaikan.

“Kami imbau Pemko dan Pemkab juga memasifkan pasar murah di daerah masing-masing, sehingga warga kita benar-benar terbantu. Selain cabe merah, juga bisa operasi pasar murah untuk komoditas minyak goreng, tepung terigu, beras, dan lain-lain. Sebab, kebutuhan warga kita saat Ramadhan dan menjelang lebaran ini cenderung meningkat,” ucap Gubernur lagi.

Penyelenggaraan pasar murah, sambung Gubernur, juga dimaksudkan untuk mengendalikan inflasi selama momen Ramadhan dan menjelang Idulfithri tahun ini.

“Berbagai upaya terus kita lakukan untuk mengendalikan inflasi ini,” ucap Gubernur yang dalam kesempatan itu turut didampingi oleh Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim, dan Sekretaris Dinas Pangan Sumbar, Edi Dharma Syafni. (adpsb/isq)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dharmasraya Kirim Personel dan Kendaraan Air Bersih ke Pessel

Berita Sesudah

Camat Sungai Rumbai Dharmasraya Kampanyekan Gerakan Melawan TBC

Berita Terkait

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMA 1 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan)   Minangkabau memiliki banyak peribahasa. Peribahasa merupakan kelompok...

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Minggu, 31/5/26 | 23:50 WIB

Oleh: Najwa Maliha Zharfa (Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia Universitas Andalas)   Siapa yang tidak mengenal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

Minggu, 31/5/26 | 23:45 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

Minggu, 31/5/26 | 23:30 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswi Sastra Indonesia dan  Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Film Gowok:...

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

Minggu, 31/5/26 | 23:11 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran)   "Membaca Ulang “Surat buat Tuhan” di Tengah Budaya Tak Pernah...

Berita Sesudah

Camat Sungai Rumbai Dharmasraya Kampanyekan Gerakan Melawan TBC

Discussion about this post

POPULER

  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disana atau Di sana?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026