Sabtu, 07/3/26 | 09:00 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Siapkan Jas Hujan Sebelum Bepergian

Minggu, 25/2/24 | 07:21 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

“Sedia payung sebelum hujan,” pepatah ini sering saya dengar sejak masa sekolah dasar. Pepatah ini mengajarkan saya untuk mempersiapkan segala sesuatu secara matang sebelum melaksanakannya. Inilah pesan yang selalu disampaikan guru saat itu.

Namun, seiring berjalannya waktu, anjuran ini tidak hanya mempertimbangkan makna tersiratnya, tapi juga menjadi sebuah anjuran yang praktis sebelum bepergian. Kini, tidak hanya payung yang harus disiapkan, tapi juga jas hujan (mantel). Oleh karena itu, anjuran pun menjadi berbeda, yakni “sediakan jas hujan sebelum bepergian.”

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Jas hujan merupakan salah satu peralatan perlindungan penting dalam aktivitas di luar ruangan. Kehadirannya menawarkan solusi efektif untuk menjaga penggunanya tetap kering dan nyaman. Keunikan jas hujan terletak pada kemampuannya untuk menghadapi kondisi cuaca yang buruk.

Pemikiran “sedia payung sebelum hujan” telah berkembang dari sekadar nasihat menjadi anjuran praktis. Dalam konteks ini, jas hujan memainkan peran penting sebelum beraktivitas di luar ruangan. Serupa dengan fungsi payung dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Oleh karena itu, anjuran “sediakan jas hujan sebelum bepergian” menjadi semakin relevan dalam upaya menjaga kenyamanan dan keamanan diri ketika terkena hujan atau angin kencang.

Selain itu, jas hujan juga mengandung makna yang lebih dalam dari sekadar perlindungan fisik. Penggunaan jas hujan secara prinsipil mengajarkan kita tentang pentingnya persiapan dan kesiapan menghadapi tantangan yang mungkin timbul dalam perjalanan hidup. Dengan mempersiapkan jas hujan sebelum berangkat, kita bukan hanya menunjukkan kehati-hatian dalam menghadapi situasi tak terduga, tetapi juga memperlihatkan sikap tanggap terhadap perubahan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.

Dengan demikian, mempersiapkan jas hujan sebelum beraktivitas di luar ruangan bukan hanya sekadar tindakan preventif, tetapi juga menjadi simbol dari kesadaran diri dan kesiapan menghadapi segala kemungkinan. Sehingga, pesan “sedia payung sebelum hujan” tidak hanya relevan dalam konteks kerja, tetapi juga berlaku luas dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengingat akan pentingnya persiapan dan kesiapan menghadapi tantangan hidup.

Jadi, jangan lupa, selalu siapkan jas hujanmu dan hadapi setiap hujan dengan sikap yang optimis dan senyum yang tulus. Hujan yang turun adalah rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan di balik setiap tetesannya ada potensi pelangi yang menanti. Selamat dalam perjalananmu, dan selalu jaga kesehatan.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kemeriahan Busan International Film Festival

Berita Sesudah

Perbedaan Kata Pinjam, Utang, Sewa, dan Rental

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Berita Sesudah
Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

Perbedaan Kata Pinjam, Utang, Sewa, dan Rental

Discussion about this post

POPULER

  • Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genjot PAD, Dharmasraya Sosialisasikan Pajak Air Permukaan dan Air Tanah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Andre Rosiade Konsolidasi Kader Gerindra Dharmasraya, Target Rebut Kursi Ketua DPRD 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Kerugian Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024