Sabtu, 17/1/26 | 15:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Reni Putri Yanti

Minggu, 09/7/23 | 07:32 WIB

Rumah Kayu Seberang Sungai

Masih kuingat dengan jelas, wajah-wajah lugu tanpa dosa
Aku, kakak dan abang
Aku suka mengikuti ibu memetik cabai
Langkah-langkah kecilku kerapkali tertinggal darinya
Masih kuingat dengan jelas, ayah membajak sawah dengan kerbau
Butiran peluh membanjiri wajahnya yang mulai keriput
Bermandi keringat dalam mencari sesuap nasi
Masih kuingat dengan jelas, abangku yang menombak ikan dengan gagah
Menyeringai walaupun giginya tidak rata
Wajahnya dipenuhi rona bahagia

Masih kuingat, kakak yang diantar ayah ke sekolah
Aku yang melambaikan tangan duduk di tepi sungai, menunggu ayah pulang
Masih kuingat dengan jelas, saat pertama kali aku diajak ke pasar oleh ibu
Aku merengek minta dibelikan balon, sampai tidak mau pergi sebelum mendapatkannya
Masih kuingat dengan jelas, nasi dan kerak yang kerapkali kita makan dengan sayur bunga pepaya
Terasa nikmat ketika aku, kakak dan abang berebutan

Masih kuingat dengan jelas, hidung kami hitam di pagi hari karena lampu berbahan minyak tanah
Kebulan asapnya tidak terhingga namun cukup untuk menerangi kami satu keluarga
Belum ada listrik, dan setiap malam ayah akan bercerita sebelum kami tidur
Membuat berbagai bentuk bayangan dengan bias cahaya di dinding

Masih kuingat dengan jelas, aku dan kakak yang suka menangkap capung
Bermain panas-panasan sampai kulit kami gosong, setelahnya akan terlihat gigi-gigi putih kami saja
Masih kuingat dengan jelas, jika dulu disana rumah kami kayu di seberang sungai
Menyimpan banyak kenangan yang kini bertengger di ruang nostalgiaku setiap malam
Mengingatkan masa-masa kecil yang begitu menyenangkan

BACAJUGA

No Content Available

Memberikan arti yang begitu mendalam, mendera di dalam kalbu
Kini, hanya tinggal bayangan yang masih kuingat dengan jelas
Setiap detiknya kenangan bersama keluarga selalu kurindukan

Padang Ganting, 21 November 2020

 

Menunggu

Duduk, merenungi apa-apa yang telah terjadi
Berjalan, arah jalan pasti siap dipijaki
Berlari, batu-batu kerikil itu memberi kejutan
Satu takdir menuju takdir lain
Kemana harus pergi?
Menunggu hari, bulan, dan tahun berikutnya
Menunggu, lalu duduk
Berjalan, dan berlari lagi
Hanya lingkaran tak bertepi

Padang Ganting, 28 Desember 2022

 

Karam

Dulu aku pikir akan berjalan sesuai lamunan,
Nyatanya kehampaan, kekalahan, dan kekecewaan datang beriringan
Pundak yang kuharapkan telah menepi barangkali risih
Tidak ada yang mau menampung perempuan yang pikirannya berkecamuk
Memangnya siapa aku? Hanya siluet yang mampir dalam kepalanya kemudian lenyap
Jangan khawatir, aku piawai memayungi luka
Bahkan teriakanku tidak lagi bersuara
Aku karam
Aku telah menyelami pikiran kelam, sedang aku tak bisa berenang
Tak lama lagi, lubang hitam itu memberikanku kain kafan

Padang, 21 Mei 2023

 

Biodata Penulis:

Reni Putri Yanti lahir pada 06 Juni 2000. Penulis berasal dari Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar. Penulis menyukai banyak hal, tetapi yang paling disukainya aroma hujan dan buku. Beberapa puisinya telah dimuat dalam antologi bersama, diantaranya yaitu “Bukan Sekadar Merdeka” dan “Jejak Merah Putihku.” Serta berkontribusi dalam beberapa media online dan cetak lainnya. Untuk mengenalnya lebih lanjut bisa kunjungi account ig: ey.rein dan email: reniputriyanti125@gmail.com

Tags: #Reni Putri Yanti
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Semua yang Berkaitan dengan “Hati”

Berita Sesudah

Cerpen “Impian Mattaya” Karya Bustin Buu dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.

Berita Terkait

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 02/11/25 | 18:34 WIB

Sumber: Meta AI Penjara Air Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Air pernah jadi kebebasan Sirip pernah menari tanpa batas Lalu datang...

Berita Sesudah
Cerpen “Impian Mattaya” Karya Bustin Buu dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.

Cerpen "Impian Mattaya" Karya Bustin Buu dan Ulasannya oleh Azwar, M.Si.

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Demokrasi Sehat: Undhari Gelar Kongres Mahasiswa 2025, Widya Ana Putri Pimpin DPM Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Salurkan BSTT Pada Korban Kebakaran di Kelurahan Jati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024