Jumat, 17/4/26 | 09:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Unes

Menyoal Selisih Harga

Minggu, 02/7/23 | 16:06 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Terkadang membanding-bandingkan harga barang yang sudah dibeli memang menjengkelkan. Tidak jarang berujung pertikaian hingga saling menolak untuk bertegur sapa. Mungkin saja harga yang dibandingkan itu selisih dari ratusan hingga puluhan ribu saja.

Persoalan ini bisa saja terjadi terhadap semua kalangan mulai dari segi usia, gender, hingga profesi. Penyampaiannya pun beraneka macam pula, entah itu berupa candaan atau benar-benar serius (terkadang mengarah ke hinaan). Namun, semua cara itu tetap menjengkelkan dan awal pertikaian.

Begitupun dengan jenis barang yang menjadi pembahasan, misalnya harga smartwatch. Bermacam cara pula untuk membelinya, baik itu belanja online atau langsung di toko. Hanya saja harga yang ditawarkan berbeda-beda. Bisa saja harga di market place lebih murah dibanding di gerai smartwatch, atau sebaliknya.

BACAJUGA

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

Pada suatu kesempatan, saya terlibat pula dalam persoalan ini. Masalahnya adalah selisih ratusan ribu harga smartwatch yang dibeli dari market place dan gerai. Perdebatan ini pun cukup menegangkan urat saraf dan memanaskah suasana.

Awalnya seorang rekan baru saja membeli smartwatch melalui market place. Dengan senangnya ia bercerita mendapat harga yang murah dibandingkan stok yang tersedia di gerai. Saya dapat melihat dengan jelas ekspresi kegembiaraannya, seakan cerdas dan menang dalam berbelanja.

Usilnya, seorang teman lainnya juga baru membeli smartwatch dengan merek dan seri yang sama. Sayangnya, harga yang dibeli teman ini jauh lebih mahal dibanding yang dibeli rekan satunya melalui market place. Ujungnya, muncul perdebatan sengit tentang persoalan harga.

Si teman yang belanja di market place ini selalu membuat “candaan” tentang selisih harga tersebut. “dua ratus ribu itu sungguh selisih yang banyak” ujarnya sambil cengengesan. Jahilnya, ia cengengesan sambil menyenggol bahu rekan yang belanja di gerai. Saya menjadi khawatir, takut saja akan muncul pertikaian yang serius.

Awalnya tampak seperti perang dingin dengan saling sindir. Lama-kelamaan sindiran itu sudah semacam roasting seperti acara stand up comedy. Mereka perang selisih harga, kita yang mendengarkan bingung antara hendak ketawa atau marah.

Mau ketawa takut mereka tersinggung, tapi yang mereka ucapkan itu sunggu menggelikan. Jika hendak marah takut memunculkan pertikaian selanjutnya, tapi terkadang beberapa ucapan mereka juga bikin risih yang mendengarkan.

Namun begitu, ada satu hal yang membuat saya takjub dari pertikaian itu. Hal yang awalnya saya takutkan yaitu pertikaian serius sampai adu jotos tidak sampai kejadian. Walaupun saling serang sindiran, tetap persahabatan yang utama. “Kita boleh bersitegang dalam berdebat, tapi setelah itu tetap sahabat” begitu semboyannya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Puisi-puisi Shofia Novelina dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Sesudah

Sensasi Naik KTX, Kereta Api Cepat di Korea Selatan

Berita Terkait

Alasan Sederhana yang Tidak Pernah Sederhana

Minggu, 12/4/26 | 18:45 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Potong rambut kerap dipandang sebagai kegiatan sederhana yang dilakukan sekadar untuk menjaga kerapian. Namun...

Suatu Hari di Sekolah

Memahami yang Tersisa, Merawat yang Bertahan

Minggu, 05/4/26 | 19:25 WIB

  Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumis Rubrik Renyah)   Tulisan sebelumnya mungkin berhenti pada satu kesan: bahwa...

Suatu Hari di Sekolah

Sastra Lisan dalam dunia Pertanian: Ingatan yang Bertahan di Lahan yang Berubah

Minggu, 29/3/26 | 18:35 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/ Kolumnis Rubrik Renyah)   Setiap kali pulang dari kegiatan pengambilan dan perekaman...

Suatu Hari di Sekolah

Menjelang Kemenangan: Catatan Kecil tentang Sabar

Minggu, 15/3/26 | 13:29 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada satu hal yang selalu saya rasakan setiap kali...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Berita Sesudah

Sensasi Naik KTX, Kereta Api Cepat di Korea Selatan

Discussion about this post

POPULER

  • Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026