Selasa, 06/1/26 | 16:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Mager

Minggu, 28/8/22 | 12:35 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Tidur-tiduran sambil pantau tautan di sosial media menjadi salah satu pilihan “menggiurkan” ketika hujan. Ini hanya salah satu cara, masih banyak cara-cara lainnya dan mungkin saja lebih produktif dan menyehatkan. Hanya saja, tidur-tiduran mungkin menjadi pilihan bagi yang sedang “bingung” mau ngapain alias gabut, atau lagi mager. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mager mempunyai makna malas (ber)gerak; enggan atau sedang tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas. Mager juga dapat dimaknai sebagai malas untuk bergerak dan maunya selalu rebahan saja.

Kenapa mager sering muncul saat sedang rebahan ketika hujan? Begitu pertanyaan dari seorang teman. Saya pun jadi menerka-nerka, jangan-jangan rebahan ketika hujan memang mempunyai hubungan kausalitas. Setidaknya rebahan dengan memantau tautan sosial media ketika hujan mampu membuat saya mager untuk bangkit dari kasur. Dan itu sering saya lakukan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, mager mampu pula membuat seseorang menjadi enggan bergerak hanya untuk sekadar mengambil minuman dan makanan. Beberapa kawan pernah berseloroh, bahwa salah satu solusi untuk menunda rasa lapar dan haus dengan rebahan (mager). Seolah mager mempunyai daya tarik yang kuat dibandingkan hasrat untuk makan dan minum. Tidak ada salahnya kasus ini menjadi bahan renungan.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Mager untuk melakukan aktivitas bukan menjadi pilihan yang buruk, terkadang ada alasan tertentu yang membuat seseorang seperti itu. Bisa jadi salah satu alasannya adalah sedang bersedih hati. Dikarenakan suasana hati lagi tidak menentu atau bad mood, dikhawatirkan apa saja yang dikerjakan akan berantakan. Namun tetap dengan prinsip, bahwa mager bisa berdampak mengkhawatirkan bila dilakukan secara berlebihan.

Mengingat kondisi pandemi beberapa waktu lalu, tentu ada penyesuaian tata laksana pekerjaan. Tidak dapat dipungkiri beberapa bidang pekerjaan yang biasanya dilaksanakan di kantor dialihkan ke rumah masing-masing pekerja. Mungkin saja, perubahan pola kerja seperti itu membuat sebagian pekerja menjadi mager untuk berpindah dari tempat tidur.

Lain pula bila mager dapat “dikelola” dengan bijak. Seorang teman pernah bercerita bahwa mager terkadang bisa menjadi solusi jitu untuk menyelesaikan beberapa persoalannya. Misalnya, ia mampu menyelesaikan cicilan bahan bacaan yang sudah menumpuk ketikan mageran (rebahan). Suka membaca buku sambil rebahan memang menjadi posisi nyaman bagi seseorang untuk membaca buku. Bahkan ada istilah khusus bagi yang suka membaca dengan posisi seperti itu, yaitu librocubicularist. Tentu hal itu sangat menguntungkan, mageran jalan, list bacaan pun terselesaikan.

Namun begitu, saya menyakini pasti ada hal yang membuat seseorang tersentak dari magernya. Bagi saya adalah aroma mie instan rebus. Saya jadi teringat pada suatu momen, saat lagi rebahan di kosan seorang teman datang membawa pesanan mie instan rebus. Masih kuat dalam ingatan saya betapa menggiurkannya aroma mie instan rebus itu saat dituangkan ke mangkuk yang membuat saya tersentak untuk segera memakannya.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kosakata Warna untuk Cewek Bumi, Cewek Kue, dan Cewek Mamba

Berita Sesudah

Keberadaan Huruf H dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Berita Sesudah
Mengenal Perbedaan Partikel per dan Awalan per-

Keberadaan Huruf H dalam Bahasa Indonesia

Discussion about this post

POPULER

  • Dari Sawah ke Timeline: Kisah Kata “Ani-ani” yang Berubah Arti

    Dari Sawah ke Timeline: Kisah Kata “Ani-ani” yang Berubah Arti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Warga Dadok Tunggul Hitam Minta Betonisasi Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Apresiasi Yayasan Darel-Iman dan UPI YPTK Berkontribusi Pada Penanganan Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Rakor Bersama Mendagri Percepatan Validasi Pendataan Kerusakan Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reses Wakil Ketua DPRD Padang Jupri Warga Kampung Jua Lubeg Minta Perbaikan Fasum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Porprov Sumbar ke-XVI Pada Juni – Juli 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024