Jumat, 30/1/26 | 03:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Dari Iklan Layanan Masyarakat Hingga Pesan Untuk Istirahat: Slogan di Kedai Makanan

Minggu, 23/1/22 | 06:59 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)

 

Rubrik Renyah kali ini masih mengulas seputar makanan dan tempatnya. Tema minggu ini masih berkaitan dengan ulasan Renyah sebelumnya karena memang terinspirasi dari catatan pengalaman perjalanan yang sama. Jika minggu lalu mengulas trik memilih menu makanan berdasarkan letak geografis, kali ini berkaitan dengan hiasan yang menjadi daya tarik di kedai makanan. Jauh berjalan banyak dilihat, begitu kata pepatah. Hal unik yang mampu membuat pandangan saya tak berkedip, yaitu saat membaca slogan-slogan di kedai makanan. Bagi saya slogan-slogan itu bermakna dalam, lugas, kreatif, dan tidak jarang pula mengundang gelak tawa.

Selain menu makanan, hal lain yang mencuri perhatian saya dari mengunjungi kedai makanan/minuman (entah itu namanya rumah makan, restoran, lapau kopi, bofet, pondok makanan, dan lain sebagainya) adalah tulisan slogannya. Biasanya slogan-slogan itu tertulis di dinding atau dipajang di banner (ada yang diletakan di atas meja makan, ada pula terpampang di pintu masuk/keluar). Sejauh kedai makanan yang saya singgahi, memang tidak semuanya pula dihiasi dengan slogan-slogan tersebut. Namun, tidak jarang pula kedai makanan yang besar dan ramai dikunjungi menggunakan slogan itu sebagai daya tarik tersendiri.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Beraneka ragam jenis pesan yang ingin disampaikan pihak kedai makanan melalui slogan yang dibuatnya. Mulai dari iklan layanan masyarakat yang dipoles dengan promosi menu spesifik, kritik, dan saran yang diharapkan dari pelanggan, hingga ajakan untuk istirahat agar pelanggan terhindar dari kecelakaan lalu litas. Setidaknya tiga jenis pesan itu yang dapat saya pahami dari semua kunjungan ke kedai makanan itu. Uniknya lagi pemilihan tema dari pesan yang ingin disampaikan melalui slogan tersebut sesuai dengan situasi dan kondisinya.

Pertama, promosi menu spesifik kedai makanan melalui pesan iklan layanan masyarakat. Pengalaman ini saya temukan saat berhenti untuk makan siang di salah satu rumah makan. “Ayo Makan Ikan, Karena Makan Ikan Itu Sehat dan Enak” begitu pesannya, dan di bawah slogan itu tertulis “Spesifik Ikan Bakar Nila dan Gurami”. Karena hal itu saya dan rekan akhirnya memesan menu spesifik dari rumah makan tersebut walau merogoh saku lebih dalam. Sungguh sukses promosinya melalui pesan layanan masyarakat tersebut.

Kedua, meminta kritik dan saran dari pelanggan yang datang (entah makan di tempat atau dibungkus bawa pulang). “Jika Anda Puas Beritahu Teman, Jika Kecewa Beritahu Kami” slogan itu saya baca di dinding dekat kasir, tepat menuju pintu masuk/keluar rumah makan. Penempatan slogan itu berdekatan dengan kasir dan pintu masuk/keluar tentu punya alasan tersendiri bagi pengelola kedai makanan itu. Setidaknya yang dapat saya pahami bahwa pengelola ingin dengan slogan yang tertulis besar dekat kasir mengingatkan pelanggan bila ada hal yang tidak berkenan tolong ceritakan saat melakukan pembayaran. Begitu pun sebaliknya, bila berkesan baik tolong promosikan kepada rekan dan saudara.

Ketiga, jenis slogan ini bagi saya begitu berkesan dan menjadi guyonan kami selama perjalanan kembali pulang. Slogan ini kami baca saat berhenti di salah satu restoran yang berada di Jalan Lintas Sumatera. Restoran itu menawarkan menu soto (paru dan daging), nasi sup, nasi goreng, dan aneka jenis minuman hangat dan dingin. Slogan yang membuat kami terkesima itu adalah “Jika Mata Anda Memiliki Beban Berat, Maka Jangan Lupa Untuk Istirahat dan Tidur”. Kenapa begitu? Karena kami berhenti untuk makan pada waktu itu sudah dini hari, kira-kira pukul dua.

Saat kondisi fisik mulai lelah, beberapa rekan sudah ada yang mulai tertidur di mobil, bahkan yang bertugas mengemudi sudah memperlihatkan kondisi yang mengharuskannya untuk istirahat sejenak. Slogan itu pun mengundang gelak tawa kami, seakan mengingatkan betapa pentingnya untuk tidur atau istirahat sejenak. Sungguh pandai sekali pengelola membuat slogan yang sesuai dengan situasi dan kondisi restorannya, tidak hanya menjadi tempat makan, tapi juga rest area. Ah, saya jadi kepikiran jangan-jangan mata saya selalu mendapat beban berat, karena bawaanya selalu ingin rebahan dan istirahat.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Cerpen “Lelaki Angin” Karya Sakura Fitri dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

Berita Sesudah

Puisi-puisi Delka Junita Saputri

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Delka Junita Saputri

Puisi-puisi Delka Junita Saputri

Discussion about this post

POPULER

  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT TKA Ditarget Realisasikan Plasma 20 Persen dalam Sepekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huruf E dalam bahasa Indonesia: Antara Ada dan Tiada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024