Selasa, 19/5/26 | 06:21 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI

Jujur Kepada Rakyat Karena Urusan Kemanusiaan Diatas Derjat Kemuliaan Jabatan

Jumat, 15/5/20 | 10:19 WIB

Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ferizal Ridwan

oleh:
Ferizal Ridwan
Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Syukur, Alhamdulillah, banyak masyarakat yang menghubungi kami melalui telpon, SMS dan pesan WA agar bisa mengikuti tes swab. Ini terjadi setelah kami menyampaikan dan menyatakan kesiapan dan keiklasan kami selaku relawan Covid-19 untuk memfasilitasi dan melayani masyarakat.

layanan ini kami berikan kepada masyarakat Lima Puluh Kota yang tak berkesempatan dan berkemampauan, yang ragu dan galau ataupun panik, khususnya tentang penanganan, protap, kebijakan serta pengalaman pernah kontak dengan PDP, ODP, OTG atau yang telah diumumkan positif Covid-19 yang sampai Kamis (14/05) sudah sebanyak 8 orang.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB
Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Kami juga berusaha membantu sembako bagi masyarakat yang mau mengisolasi diri atas kesadaran sendiri, yang tak terjangkau dan terdata petugas, atau yang juga pernah kontak dengan pasien positif Kota Payakumbuh yang sudah mencapai 13 orang.

Masyarakat yang menghubungi kami karena, menurut mereka punya riwayat kontak dengan pasien positif, baik langsung maupun orang ke tiga atau seterusnya menurut aliran kontak tersebut. Sekitar 40 % lainnya menghubungi kami terkait masalah Shalat Jumat, Tarawih, Shalat berjemaah, yang masih dilakukan sebagian masyarakat disaat pandemi ini. Begitu juga dengan ditribusi bantuan dan juga banyak yang meminta bantuan.

Setelah kami layani satu persatu, dan jawab semua yang dipertanyakan dan diskusikan atas kebijakan dan berbagi pengalaman, maka kami menyimpulkan bahwa sebenarnya masyarakat perlu diberikan kejelasan informasi dan aturan atau protap terkait Covid-19 ini. Kata-kata ” jujurlah kepada Rakyat ” kami rasa paling tepat.

Disamping itu masyarakat mesti diedukasi, dibimbing dan curahkan perhatian kepada mereka, mencurahkan donasi bantuan dan fasilitasi juga suatu keharusan.

Yang tak kalah penting juga adalah meluruskan informasi atau berita yang berkembang. Karena itulah kami sekitar dua hari lalu meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk meluruskan informasi yang disampaikan di radio, khusunya tentang pemakaian masker dan anjurannya jangan dekat dekat dengan hewan.

Kepastian kebijakan atau regulasi juga ditunggu oleh para pemangku kepetingan, baik organisasi perangkat daerah (OPD) Camat, Wali Nagari maupun para relawan dan satgas Covod-19 menurut tingkatannya. Pengalaman tragedi kemanusiaan yang kami lalui beberapa hari lalu jangan sampai terjadi lagi.

Seperti kejahatan karena tidak memenuhi permintaan pool tes swab 100 sampel sebagaimana yang diungkapkan oleh Gubernur di beberapa media. Perintaan pool tes tersebut merupakan dasar perimbangan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Lambat dan terbatasnya kemampuan pengambilan swab di Lima Puluh Kota, kesipan APD, vitamin dan alat-alat medis, termasuk 100 ribu masker yang baru biasa diserahterimakan tanggal 26 Mai besok ini. disaat PSBB akan berakhir.

Ditambah belum keluarnya aturan atau Perbup dan SK Bupati untuk tindaklanjut PSBB 1 maupuan PSBB 2, lambatnya konferensi perss satgas covid-19 menumumkan hasil labor tes swab, disamping sulitnya akses informasi penangannan covid-19. Begitu juga dengan batalnya pengambilan Swab di Mangilang, tempat 3 warga Lima Puluh Kota positif Covid-19.

Hal lainnya adalah ketakutan warga menyelangarakan jenazah. Selain itu kalangan elit yang masih berdebat dengan masalah yang sudah jelas yakni maslah kewenangan. Dan ego yang dikedepankaan. Mari kesampingkan itu semua karena sebenarnya “urusan kemanusiaan diatas dari derjat kemuliaan jabatan”. Inilah yang kami lalui beberapa hari kebelakang.

Kembali ke ratusan mereka yang menghubungi kami. Ternyata setelah mendapat penjelasan langsung, sebahagian besar yang semula minta difasilitasi tes swab ke rumah sakit Adnan WD, karena saya telah koordinasi dan dapat ijin Wali Kota Payakumbuh, juga atas petunjuk Gubernur, tinggal 5 orang saja yang meneruskan untuk difasilitasi tes swab.

Sebahagian besar lainnya itu telah puas dengan penjelasan dan informasi yang kami berikan. Ternyata ada dua penyebabnya, pertama ketidak tahuan bagaimana Covid-19, bagaimana protap, apa langkah yang diambil jika ada wabah itu disekeliling mreka. Masyarakat lebih banyak mendapatkan kabar pertakut.

Kedua, secara pisikologi masyarakat terbebani rasa cemas, pemikiran yang tidak tidak menentu, serta sifat bawaan yg kurang semangat atau antusiasnya yang kurang. Sekali lagi ada benarnya penyakit itu datang 90 % dari pemikiran, sisanya dari pola makan dan kecelakaan.

Justru itu menurut kami, saat ini bagaimana pengayoman, edukasi, keterbukaan serta pelayanan jeput bola dan koordinasi yang baik, terarah dan terukur. Disamping itu, bimbingan rohani yang kuat, perlu dilakukan saat ini untuk memutus mata rantai peyebaran Covid-19.

Kerja cerdas, kerja iklas, serta kerja sama kita kedepan harus juga mulai pada orientasi penguatan pangan rakyat dan jaminan ketersediaanya

#membumikankerjarahmatanlilalamin
#bersahabatdengancovid19
#bencanasegeraberlalu

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Patuhi Anjuran Pemimpin untuk Cegah Covid-19

Berita Sesudah

Istilah-istilah dalam Ilmu Fikih yang Harus Diketahui (bagian 2)

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Batu dan Zaman

Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

Minggu, 17/5/26 | 15:01 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Seksisme dalam media dan komunikasi massa berasal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Minggu, 17/5/26 | 14:34 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Keterlibatan TNI dalam Program MBG: Kebijakan Tepat atau Alasan Politik?

Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

Minggu, 17/5/26 | 14:11 WIB

Oleh: Derry Sanjaya (Mahasiswa Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas)   Ada yang aneh ketika sebuah kawasan hutan lindung bisa...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Konteks Kata “Kali” dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 17/5/26 | 13:37 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata kali dikenal...

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Minggu, 10/5/26 | 22:16 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)   Sekolah atau Menikah? Ironi Nasib Anak Perempuan...

Berita Sesudah

Istilah-istilah dalam Ilmu Fikih yang Harus Diketahui (bagian 2)

Discussion about this post

POPULER

  • Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Hendra Pebrizal bersama Kajari Padang Koswara, dan disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, di ZHM Premiere Hotel, Selasa (12/5/2026).

    Wali Kota Padang Tegaskan Dirut PDAM Bekerja Secara Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konteks Kata “Kali” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026