
Pesisir Selatan, Scientia.id – Keluarga korban dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak penyandang disabilitas di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, mempertanyakan perkembangan penanganan kasus yang telah dilaporkan ke polisi sejak 8 Oktober 2026. Keluarga mengaku telah menyampaikan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku berinisial J, tetapi hingga Selasa (27/10/2026), mereka belum mendapatkan kepastian mengenai penangkapan yang bersangkutan.
Kerabat korban, Putra, mengatakan pihak keluarga telah memberikan informasi terkait keberadaan terduga pelaku kepada pihak kepolisian. Namun, menurut dia, informasi tersebut belum diikuti dengan penangkapan yang diketahui keluarga.
“Kami sudah sampaikan keberadaan pelaku, namun belum ditangkap sampai saat ini. Kasus ini sudah dilaporkan sejak 8 Oktober,” ujar Putra kepada awak media, Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan surat tanda terima laporan polisi, laporan tersebut disampaikan oleh Hendra Deswita ke Polres Pesisir Selatan pada 8 Oktober 2026. Peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah rumah di Nagari Muara Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.
Putra menyebut keluarga tidak hanya menunggu proses penanganan perkara, tetapi juga berupaya membantu mencari keberadaan terduga pelaku. Meski demikian, keluarga berharap informasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti sehingga proses hukum berjalan dan korban memperoleh keadilan.
“Kami saat ini berharap pelaku segera ditangkap. Kami sudah ikut juga membantu mencari pelaku,” katanya.
Keluarga menilai penanganan perkara ini perlu mendapat perhatian serius mengingat korban merupakan anak penyandang disabilitas yang membutuhkan perlindungan khusus. Selain proses hukum, keamanan korban serta pendampingan selama penanganan perkara juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Keluarga berharap Polres Pesisir Selatan memberikan kejelasan mengenai perkembangan laporan, termasuk tindak lanjut atas informasi keberadaan terduga pelaku. Mereka juga meminta agar perkara tersebut ditangani secara profesional dan transparan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak Polres Pesisir Selatan mengenai perkembangan penanganan laporan maupun tindak lanjut atas informasi keberadaan terduga pelaku. Klarifikasi dari kepolisian diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai proses penyelidikan dan langkah-langkah yang telah dilakukan. (*)





![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_49952-350x250.jpg)
![Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/FB_IMG_17929233426782-350x250.jpg)
