Minggu, 25/10/26 | 08:53 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Punya 740 Ribu UMKM, Mahyeldi Dorong Legalitas dan Akses Modal

Jumat, 09/10/26 | 20:56 WIB

Bukittinggi, Scientia — Sebanyak 740 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat menjadi sasaran penguatan pemerintah melalui perluasan legalitas usaha, sertifikasi halal, dan akses pembiayaan. Langkah ini dinilai penting agar UMKM tidak sekadar bertahan menghadapi tekanan ekonomi, tetapi juga mampu tumbuh dan memperluas pasar.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, UMKM memiliki peran besar dalam menopang kehidupan masyarakat. Dengan jumlah pelaku usaha yang mencapai ratusan ribu, sektor ini tidak hanya menggerakkan perekonomian daerah, tetapi juga menjadi sumber penghidupan jutaan orang.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat mendampingi Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Helvi Yuni Moraza dalam Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti 800 pengusaha UMKM dan diisi dengan penyerahan fasilitasi kemudahan berusaha.

“Kalau satu UMKM melibatkan satu keluarga dengan lima orang, saya kira hampir empat juta orang bergerak di UMKM. Artinya, sekitar dua pertiga penduduk Sumatera Barat berkaitan dengan sektor ini,” kata Mahyeldi.

BACAJUGA

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Sabtu, 24/10/26 | 18:05 WIB
Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Sabtu, 24/10/26 | 12:39 WIB

Besarnya jumlah pelaku usaha itu, menurut Mahyeldi, membuat penguatan UMKM tidak bisa berhenti pada kegiatan promosi atau pameran produk. Pemerintah perlu memastikan pelaku usaha memiliki legalitas, memenuhi standar produk, serta memperoleh akses pembiayaan yang memadai.

Kebutuhan tersebut semakin mendesak setelah Sumatera Barat menghadapi bencana alam dan tekanan ekonomi yang memengaruhi kehidupan masyarakat. Kemudahan berusaha dan perlindungan usaha, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekonomi warga.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB). Mahyeldi menyebut penerbitan NIB di Sumatera Barat pada 2025 telah melampaui 3.000, sedangkan hingga triwulan III 2026 jumlahnya mendekati 2.000.

“NIB ini KTP-nya usaha. Karena itu, kami mendorong pelaku UMKM segera mengurus legalitasnya agar memiliki akses lebih luas terhadap berbagai fasilitas dan dukungan pemerintah,” ujarnya.

Legalitas menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk mengakses berbagai program pemerintah. Namun, penguatan usaha juga membutuhkan dukungan lain, terutama sertifikasi halal dan pembiayaan yang terjangkau.

Mahyeldi mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumatera Barat pada 2025 hampir mencapai Rp8 triliun. Pada 2026, penyalurannya telah mendekati Rp6,5 triliun. Ia berharap pembiayaan tersebut terus meningkat hingga akhir tahun.

“Legalitas usaha, sertifikasi halal, dan dukungan pembiayaan harus berjalan beriringan. Dengan sinergi yang baik, kita berharap UMKM semakin kuat dan mampu menggerakkan perekonomian Sumatera Barat,” katanya.

Pemerintah provinsi juga mendorong pemanfaatan kredit program daerah melalui LKMA Simamak dengan dukungan subsidi bunga dari APBD Sumbar. Skema ini diharapkan menjadi alternatif pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis.

Di sisi lain, Mahyeldi menilai pertumbuhan UMKM perlu ditopang sektor lain, terutama pariwisata. Aktivitas wisata dapat mendorong konsumsi masyarakat dan membuka pasar bagi produk lokal. Karena itu, pembenahan kawasan wisata, peningkatan kenyamanan pengunjung, serta penanganan persoalan sampah perlu berjalan beriringan.

Sementara itu, Wamen UMKM RI Helvi Yuni Moraza menilai Sumatera Barat memiliki modal kewirausahaan yang kuat melalui tradisi berdagang masyarakat Minangkabau. Tantangan pemerintah, menurut dia, bukan mengajari masyarakat berbisnis, melainkan memastikan mereka mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan untuk berkembang.

“DNA-nya sudah dagang, Pak. Jadi urusan berdagang jangan diajarin. Yang perlu kita lakukan adalah fasilitasi,” kata Helvi.

Ia menyoroti pendataan sebagai salah satu persoalan dalam pengembangan UMKM. Tanpa data yang memadai, pelaku usaha berisiko tidak terjangkau program pemerintah, mulai dari bantuan permodalan hingga perluasan pasar.

Untuk itu, Kementerian UMKM mengembangkan SAPA UMKM sebagai sarana pendataan pelaku usaha sekaligus mendukung akses terhadap berbagai program pengembangan usaha.

“Saya berharap UMKM Sumatera Barat jangan ketinggalan. Kami berharap semua UMKM terdaftar sehingga mendapat fasilitas-fasilitas yang sudah diberikan pemerintah, di antaranya akses permodalan, akses pasar, sertifikasi, dan perizinan,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Reghi Perdana, mengatakan festival tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan antara pelaku usaha, pemerintah, lembaga pembiayaan, dan instansi penerbit perizinan. Kolaborasi itu diharapkan mempermudah pelaku UMKM menyelesaikan kebutuhan administratif sekaligus memperoleh akses pengembangan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan layanan pengurusan NIB, perlindungan hak kekayaan intelektual, pendaftaran merek dagang, pembiayaan berbunga terjangkau, dan fasilitasi sertifikasi halal. Acara juga menghadirkan konsultasi usaha, talkshow edukatif, pameran produk unggulan Sumatera Barat, serta pemeriksaan kesehatan gratis.(yrp)

Tags: AdpsbPemprov SumbarUMKM
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Evi Yandri Lepas LLA-TJPHK V 2026, Hadirkan Rp106 Juta Hadiah untuk Pecinta Alam

Berita Sesudah

Bupati Jon Firman Pandu Buka Karate Porprov XVI Sumbar 2026 di Kabupaten Solok

Berita Terkait

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Menaker Yassierli Jadi Keynote Speech di Acara Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP, Ini Pesannya

Sabtu, 24/10/26 | 18:05 WIB

PADANG, Scientia.id - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia menjadi keynote speech dalam kegiatan Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP Lintas...

Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

Sabtu, 24/10/26 | 12:39 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Pencarian selama tiga hari terhadap Muhammad Helmi, balita berusia sekitar dua tahun yang dilaporkan hilang di...

Rumah Singgah Sahabat Donizar, Menjaga Harapan Warga Perantauan di Padang

Rumah Singgah Sahabat Donizar, Menjaga Harapan Warga Perantauan di Padang

Sabtu, 24/10/26 | 12:04 WIB

Padang, Scientia — Bagi warga yang datang ke Kota Padang untuk berobat, mengikuti seleksi TNI-Polri, melanjutkan pendidikan, atau bertanding olahraga,...

Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

Sabtu, 24/10/26 | 08:02 WIB

PADANG, Scientia.id - Ketua Umum DPP Iluni UNP, Drs. Nadirman, MM, didampingi Ketua Panpel Temu Akbar Alumni IKIP Padang/UNP Lintas...

Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

Jumat, 23/10/26 | 17:15 WIB

Padang, Scientia.id — Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Sumatera Barat, Tri Ramadhani, menyatakan kesiapannya untuk...

Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

Jumat, 23/10/26 | 08:40 WIB

PADANG, Scientia.id – Pemerintah Kota Padang mengapresiasi kontribusi alumni IKIP Padang/Universitas Negeri Padang (UNP) terhadap perkembangan kota, terutama di bidang...

Berita Sesudah
Bupati Jon Firman Pandu Buka Karate Porprov XVI Sumbar 2026 di Kabupaten Solok

Bupati Jon Firman Pandu Buka Karate Porprov XVI Sumbar 2026 di Kabupaten Solok

POPULER

  • Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    Tiga Hari Pencarian, Balita yang Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Road Show ke Fakultas, Ketum DPP ILUNI UNP Ajak Alumni Berjejaring dan Saling Dukung Sesama Alumni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Kongres XX IPPNU, Ketum PP IPPNU Sumbar Tri Ramadhani Siap Maju Caketum PP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa 5.000 Hektare Tanah Ulayat di Dharmasraya Digugat, Penggugat Tuntut Ganti Rugi Rp1,3 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Timbun dan Jual Kembali Solar Subsidi, Dua Pria di Sijunjung Diamankan Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Apresiasi Kontribusi Alumni IKIP Padang/UNP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026