Senin, 28/9/26 | 04:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Supri Ardi Dorong Literasi AI untuk Pengembangan UMKM di Era Digital

Jumat, 01/5/26 | 21:45 WIB

Alahan Panjang, Scientia.id – Di tengah derasnya arus perubahan teknologi global, satu hal menjadi semakin terang: siapa yang lambat beradaptasi, akan tertinggal. Di titik itulah, peran para penggerak literasi digital menjadi krusial. Salah satunya adalah Supri Ardi, S.Kom, M.I.Kom seorang penggiat media sosial berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kembali dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan strategis bertajuk UMKM Naik Kelas Berbasis AI tingkat Sumatera Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada 29–30 April 2026 di Alahan Panjang Resort ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ia adalah ruang dialektika antara realitas UMKM hari ini dan masa depan yang tak terelakkan: digitalisasi berbasis kecerdasan buatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Sumatera Barat Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., M.M, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Endrizal, SE., MM, akademisi sekaligus Ketua RTIK Sumbar Yendi Putra, S.Kom, M.Kom, M.TA, serta 60 pelaku UMKM dari berbagai wilayah Solok Raya.

BACAJUGA

Telkomsel Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Komunikasi di Kantor Bupati Solok Pascagalodo

Telkomsel Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Komunikasi di Kantor Bupati Solok Pascagalodo

Kamis, 24/9/26 | 21:47 WIB
Foto bersama klub sepak bola 212 usai juarai liga PHRI 2026.[foto:ist]

212 Football Club Juarai Liga PHRI 2026

Rabu, 23/9/26 | 20:25 WIB

Dalam paparannya, Supri Ardi tidak memulai dengan teori rumit, melainkan dengan satu analogi sederhana namun menggugah.

“AI itu bukan sekadar tren seperti isu-isu viral yang datang dan pergi,” ujarnya dengan tenang. “AI lebih dekat dengan ilmu pasti seperti fisika, seperti hukum atom. Ia terus berkembang, dan tidak bisa dihindari.”

Pernyataan ini bukan retorika kosong. Ia adalah refleksi dari realitas global yang kini mulai merambah hingga ke lini paling dasar ekonomi: UMKM.

Di hadapan peserta, Supri menegaskan bahwa kecerdasan buatan telah mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, bahkan berpikir. Dalam konteks UMKM, perubahan ini terlihat nyata pada pola pemasaran, produksi konten, hingga strategi branding.

“Dulu kita butuh tim besar untuk membuat konten promosi. Hari ini, dengan AI, satu orang bisa mengerjakan semuanya—cepat, efisien, dan menarik,” tambahnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa AI adalah “pedang bermata dua”. Di satu sisi, ia membuka peluang besar untuk kemajuan. Di sisi lain, jika disalahgunakan, dapat membawa dampak negatif mulai dari penyalahgunaan data hingga manipulasi informasi, karena itu, menurutnya, kunci utama bukan sekadar menggunakan AI, tetapi memahami dan mengendalikannya.

Jika ditarik ke akar persoalan, UMKM di Sumatera Barat sebenarnya tidak kekurangan produk. Bahkan, banyak di antaranya memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional, masalah utamanya, seperti yang disampaikan Supri, terletak pada pemasaran.

“Kita ini kuat di produksi, tapi lemah di distribusi dan promosi. Di sinilah AI bisa menjadi jembatan,” jelasnya.

Dengan memanfaatkan teknologi seperti content generator, copywriting AI, hingga analisis tren pasar berbasis data, UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Ia bahkan mempraktikkan langsung bagaimana membuat konten promosi produk hanya dalam hitungan menit sesuatu yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam, bagi para peserta, pengalaman ini bukan sekadar pengetahuan baru, melainkan pencerahan.

Sementara itu, Yendi Putra mengisi ruang diskusi dengan perspektif yang tak kalah penting: keamanan data.

Di era digital, kata Yendi, data adalah “emas baru”. Nilainya tidak terlihat secara fisik, tetapi dampaknya sangat nyata.

“Banyak UMKM yang sudah masuk ke dunia digital, tapi belum sadar pentingnya menjaga data,” ujarnya.

Ia menyoroti berbagai potensi ancaman mulai dari peretasan akun, pencurian identitas digital, hingga penyalahgunaan informasi pribadi.

Menurutnya, literasi digital tidak cukup hanya berhenti pada kemampuan membuat konten. Ia harus dilengkapi dengan pemahaman tentang keamanan siber.

“Kalau kita pintar jualan tapi data kita bocor, itu sama saja kita membuka pintu rumah lebar-lebar,” katanya dengan nada tegas.

Selain itu, Yendi juga membekali peserta dengan strategi SEO media sosial bagaimana membuat konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga mudah ditemukan oleh algoritma platform digital.

Di balik kegiatan ini, ada peran penting kebijakan publik. Anggota DPRD Sumatera Barat, Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., M.M, menegaskan bahwa program ini bukan kebetulan.

Ia merupakan bagian dari alokasi dana pokok pikiran (pokir) yang secara sengaja diarahkan untuk penguatan kapasitas UMKM.

“Kita ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Mahyeldi–Vasco, yang menekankan pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

“Produksi saja tidak cukup. UMKM harus bisa menjual produknya secara online, menjangkau pasar yang lebih luas, dan meningkatkan omzet,” tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan strategi pembangunan.

Di luar materi dan narasumber, satu hal yang paling mencolok dari kegiatan ini adalah antusiasme peserta.

Mereka tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga untuk belajar dan berubah.

Salah seorang peserta bahkan menyebut materi yang disampaikan sebagai “daging semua” istilah yang menggambarkan betapa padat dan bermanfaatnya isi pelatihan.

“Kami jadi tahu arah perkembangan teknologi. Selama ini kami hanya pakai media sosial seadanya, sekarang kami paham strateginya,” ujarnya.

Harapan pun muncul agar kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini.

“Kami ingin program ini berkelanjutan. Karena perubahan tidak bisa instan,” tambah peserta lainnya.

Di balik semua ini, ada satu benang merah yang menghubungkan: peran generasi muda.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pelaku UMKM, tetapi juga digerakkan oleh anak-anak muda kreatif yang tergabung dalam ekosistem seperti Idea Corner sebuah komunitas yang mengusung semangat “Inovasi Cerdas untuk Masa Depan Digital”.

Nama-nama seperti Supri Ardi dan Yendi Putra menjadi representasi generasi baru yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi solusi nyata bagi masyarakat, mereka bukan sekadar pengguna teknologi, tetapi penggerak perubahan.

Apa yang terjadi di Alahan Panjang selama dua hari itu mungkin tampak sederhana. Sebuah pelatihan, beberapa materi, dan diskusi.

Namun, jika dilihat lebih dalam, ia adalah bagian dari proses besar: transformasi ekonomi berbasis teknologi.

UMKM yang dulu berjalan dengan cara konvensional, kini mulai beradaptasi dengan dunia digital. Dari yang sebelumnya bergantung pada pasar lokal, kini perlahan menembus batas geografis.

Dan di tengah proses itu, hadir sosok-sosok seperti Supri Ardi yang dengan segala keterbatasannya justru menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk memberi dampak.

Baca Juga: Pemkab Solok Tegaskan Disiplin ASN dan Evaluasi Data Kehadiran

Di sinilah kita belajar satu hal penting, bahwa masa depan tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh siapa yang paling siap beradaptasi. Dan Sumatera Barat, melalui langkah-langkah kecil seperti ini, sedang menyiapkan dirinya untuk itu. (*)

Tags: Bupati SolokKabupaten SolokSupri Ardi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Rafdinal Galang Dukungan Lintas Elemen, Targetkan Mr. Assaat Jadi Pahlawan Nasional 2027

Berita Sesudah

Wali Kota Padang Hadiri Rapat Kerja IKTD Sumbar Perkuat Sinergi dan Soliditas Internal Organisasi

Berita Terkait

Telkomsel Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Komunikasi di Kantor Bupati Solok Pascagalodo

Telkomsel Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Komunikasi di Kantor Bupati Solok Pascagalodo

Kamis, 24/9/26 | 21:47 WIB

Arosuka, Scientia.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok mengapresiasi langkah cepat Telkomsel membantu memulihkan akses komunikasi di kawasan...

Foto bersama klub sepak bola 212 usai juarai liga PHRI 2026.[foto:ist]

212 Football Club Juarai Liga PHRI 2026

Rabu, 23/9/26 | 20:25 WIB

Foto bersama klub sepak bola 212 usai juarai liga PHRI 2026.Padang Pariaman, Scientia — Klub Sepakbola 212 menutup perjalanan mereka...

Yusri Latif: PKB Ingin Cetak Pejuang, Bukan Sekadar Kader

Yusri Latif: PKB Ingin Cetak Pejuang, Bukan Sekadar Kader

Rabu, 23/9/26 | 00:32 WIB

Padang, Scientia — Ketua Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Padang, Yusri Latif melaksanakan Sekolah Kader Perubahan (SKP)...

Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Tidak di Lokasi

Tanggungjawab SPPG terhadap Siwa MTsN 1 Pariaman Keracunan MBG: Jenguk Korban dan Tanggung Biaya Perawatan

Selasa, 22/9/26 | 20:02 WIB

Pariaman, Scientia — SPPG Pasir, Desa Pauh Barat, Kota Pariaman, telah mendatangi beberapa siswa-siswi MTsN 1 Pariaman yang terdampak dugaan...

Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.[foto:ist]

Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

Selasa, 22/9/26 | 17:51 WIB

Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.Arosuka, Scientia — Wakil Bupati Solok...

Rapat koordinasi di Posko Utama Tanggap Bencana Arosuka, Selasa, (22/9)[foto:ist]

Pemkab Solok Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

Selasa, 22/9/26 | 17:43 WIB

Rapat koordinasi di Posko Utama Tanggap Bencana Arosuka, Selasa, (22/9)Solok, Scientia — Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status Tanggap Darurat Bencana...

Berita Sesudah
Wali Kota Padang sekaligus Ketua Umum Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat, Fadly Amran, menghadiri Rapat Kerja IKTD Sumatera Barat yang digelar di Aula Universitas Baiturrahmah, Jumat (1/5/2026).

Wali Kota Padang Hadiri Rapat Kerja IKTD Sumbar Perkuat Sinergi dan Soliditas Internal Organisasi

POPULER

  • Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

    Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semburat: Kajian Makna dalam Perspektif Semantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Uang Pemasukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Set Masa Lampau Indonesia di Studio Alam Gamplong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wacana Digital dan Dinamika Istilah dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026