Senin, 17/8/26 | 19:45 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Kamis, 02/4/26 | 07:52 WIB

Jakarta, Scientia.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai masyarakat Indonesia sedang berada dalam tekanan perubahan besar yang datang bertubi-tubi. Ia menyebut kondisi ini sebagai multiple shock, dipicu oleh kemajuan teknologi yang melesat jauh lebih cepat dibanding kesiapan sosial dan spiritual masyarakat.

Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan arahan kepada aparatur sipil negara Kementerian Agama dalam agenda pembinaan kinerja di Palu, Rabu (1/3/2026).

Menurutnya, kehadiran teknologi mutakhir mulai dari kecerdasan buatan hingga perangkat digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda telah mengubah banyak aspek kehidupan. Bukan hanya cara berkomunikasi atau belajar, tetapi juga cara memahami agama.

BACAJUGA

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB
Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Ia mengingatkan bahwa perubahan teknologi tersebut membawa dampak lanjutan pada cara berpikir keagamaan masyarakat. Pergeseran terjadi begitu cepat, dari pendekatan yang selama ini berbasis tradisi menuju pola pikir yang lebih logis dan terbuka, namun berpotensi mengikis kekuatan dasar keyakinan.

Dalam pandangannya, kondisi ini membuat umat berada di posisi yang tidak mudah di satu sisi dihadapkan pada arus pemikiran ekstrem, di sisi lain terdorong ke arah kebebasan berpikir yang tanpa batas.

Selain itu, derasnya arus informasi juga memperumit situasi. Menag menyinggung fenomena post-truth, ketika kebenaran kerap ditentukan oleh persepsi publik, bukan lagi fakta yang objektif.

Tak kalah penting, ia juga mengangkat isu hubungan manusia dengan alam. Kemajuan teknologi, menurutnya, telah mengubah cara manusia memandang lingkungan dari yang semula sakral menjadi sekadar objek yang bisa dieksploitasi. Dampaknya, kerusakan lingkungan kian sulit dihindari.

Di dunia pendidikan keagamaan, penggunaan teknologi seperti AI memang membuka peluang baru. Namun, ia mengingatkan bahwa ada aspek yang tidak bisa digantikan mesin, yakni kedekatan batin antara guru dan murid yang selama ini diyakini membawa nilai keberkahan dalam proses belajar.

Menag pun menegaskan bahwa pekerjaan rumah Kementerian Agama ke depan tidak ringan. Ia mengajak seluruh jajarannya untuk tidak terjebak pada ukuran keberhasilan yang bersifat administratif semata.

Baginya, laporan keuangan yang rapi atau penghargaan institusi bukanlah tolok ukur utama. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana negara mampu menghadirkan agama secara nyata dalam kehidupan umat.

“Kalau umat semakin memahami dan mengamalkan ajaran agamanya, di situlah ukuran keberhasilan kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong terbangunnya kekompakan lintas organisasi keagamaan. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang dalam menjaga fondasi keyakinan masyarakat.

Baca Juga: Kemenag Pastikan Informasi Hibah Arab Saudi untuk Pribadi Adalah Hoaks

Di akhir arahannya, Menag mengingatkan pentingnya integritas dan kepekaan terhadap perubahan zaman. Ia menekankan bahwa peran Kementerian Agama bukan sekadar administratif, tetapi juga menjaga arah spiritual masyarakat di tengah derasnya arus modernitas. (*)

Tags: KemenagMenteri Agama
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Resmikan Gedung Baru SDIT Anak Sholeh, Wabup Solok Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Islam

Berita Sesudah

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Berita Terkait

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB

PESISIR-Upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah...

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Psisir Selatan - Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Bakri Bakar, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan...

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Jumat, 31/7/26 | 19:04 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sebanyak 120.000 benih ikan, serta...

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dharmasraya melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya pada...

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

BUKITTINGGI — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang tidak hanya menjadi perayaan sejarah bagi masyarakat Bukittinggi, tetapi juga momentum strategis...

Berita Sesudah
Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

POPULER

  • Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batagak Gala Mudo dalam Adat Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Apresiasi Semifinal Turnamen PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026