Kamis, 02/4/26 | 12:00 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Kamis, 02/4/26 | 07:52 WIB

Jakarta, Scientia.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai masyarakat Indonesia sedang berada dalam tekanan perubahan besar yang datang bertubi-tubi. Ia menyebut kondisi ini sebagai multiple shock, dipicu oleh kemajuan teknologi yang melesat jauh lebih cepat dibanding kesiapan sosial dan spiritual masyarakat.

Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan arahan kepada aparatur sipil negara Kementerian Agama dalam agenda pembinaan kinerja di Palu, Rabu (1/3/2026).

Menurutnya, kehadiran teknologi mutakhir mulai dari kecerdasan buatan hingga perangkat digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda telah mengubah banyak aspek kehidupan. Bukan hanya cara berkomunikasi atau belajar, tetapi juga cara memahami agama.

BACAJUGA

Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Kamis, 02/4/26 | 09:46 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya, Ummu Azizah (Foto: Ist)

ASN Dharmasraya Bakal WFH Tiap Jumat, BKPSDM Tunggu Juknis Pusat

Rabu, 01/4/26 | 16:41 WIB

Ia mengingatkan bahwa perubahan teknologi tersebut membawa dampak lanjutan pada cara berpikir keagamaan masyarakat. Pergeseran terjadi begitu cepat, dari pendekatan yang selama ini berbasis tradisi menuju pola pikir yang lebih logis dan terbuka, namun berpotensi mengikis kekuatan dasar keyakinan.

Dalam pandangannya, kondisi ini membuat umat berada di posisi yang tidak mudah di satu sisi dihadapkan pada arus pemikiran ekstrem, di sisi lain terdorong ke arah kebebasan berpikir yang tanpa batas.

Selain itu, derasnya arus informasi juga memperumit situasi. Menag menyinggung fenomena post-truth, ketika kebenaran kerap ditentukan oleh persepsi publik, bukan lagi fakta yang objektif.

Tak kalah penting, ia juga mengangkat isu hubungan manusia dengan alam. Kemajuan teknologi, menurutnya, telah mengubah cara manusia memandang lingkungan dari yang semula sakral menjadi sekadar objek yang bisa dieksploitasi. Dampaknya, kerusakan lingkungan kian sulit dihindari.

Di dunia pendidikan keagamaan, penggunaan teknologi seperti AI memang membuka peluang baru. Namun, ia mengingatkan bahwa ada aspek yang tidak bisa digantikan mesin, yakni kedekatan batin antara guru dan murid yang selama ini diyakini membawa nilai keberkahan dalam proses belajar.

Menag pun menegaskan bahwa pekerjaan rumah Kementerian Agama ke depan tidak ringan. Ia mengajak seluruh jajarannya untuk tidak terjebak pada ukuran keberhasilan yang bersifat administratif semata.

Baginya, laporan keuangan yang rapi atau penghargaan institusi bukanlah tolok ukur utama. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana negara mampu menghadirkan agama secara nyata dalam kehidupan umat.

“Kalau umat semakin memahami dan mengamalkan ajaran agamanya, di situlah ukuran keberhasilan kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong terbangunnya kekompakan lintas organisasi keagamaan. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang dalam menjaga fondasi keyakinan masyarakat.

Baca Juga: Kemenag Pastikan Informasi Hibah Arab Saudi untuk Pribadi Adalah Hoaks

Di akhir arahannya, Menag mengingatkan pentingnya integritas dan kepekaan terhadap perubahan zaman. Ia menekankan bahwa peran Kementerian Agama bukan sekadar administratif, tetapi juga menjaga arah spiritual masyarakat di tengah derasnya arus modernitas. (*)

Tags: KemenagMenteri Agama
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

ASN Dharmasraya Bakal WFH Tiap Jumat, BKPSDM Tunggu Juknis Pusat

Berita Sesudah

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Berita Terkait

Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Kamis, 02/4/26 | 09:46 WIB

Jakarta, Scientia.id - Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa tersebut...

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya, Ummu Azizah (Foto: Ist)

ASN Dharmasraya Bakal WFH Tiap Jumat, BKPSDM Tunggu Juknis Pusat

Rabu, 01/4/26 | 16:41 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya, Ummu Azizah (Foto: Ist) Dharmasraya, Scientia.id...

Isi Libur Lebaran, Bupati Dharmasraya Minta Warga Kunjungi Objek Wisata Lokal

Isi Libur Lebaran, Bupati Dharmasraya Minta Warga Kunjungi Objek Wisata Lokal

Sabtu, 21/3/26 | 12:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat dalam momentum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah....

Pererat Silaturahmi, Bupati Annisa Undang Warga Salat Idulfitri Bersama

Pererat Silaturahmi, Bupati Annisa Undang Warga Salat Idulfitri Bersama

Kamis, 19/3/26 | 18:26 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengajak masyarakat untuk mengikuti Salat Idulfitri 1447 Hijriah secara berjamaah di Masjid...

Babayo XI Lazis MUM Padang Ajak 500 Yatim & Dhuafa Belanja Lebaran

Babayo XI Lazis MUM Padang Ajak 500 Yatim & Dhuafa Belanja Lebaran

Selasa, 17/3/26 | 01:14 WIB

Lazis MUM Padang membelanjakan 500 anak yatim dan dhuafa, Senin (16/3). (Foto: SCIENTIA/Wahyu Amuk/Lazis MUM) Padang, SCIENTIA -- Dipenghujung Ramadhan...

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Selasa, 10/3/26 | 04:06 WIB

LAZ Sahabat Mulia Madani Padang berbagai santunan bagi anak yatim dan dhuafa, Senin (9/3). (Foto: SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA - Ratusan...

Berita Sesudah
Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

POPULER

  • Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya, Ummu Azizah (Foto: Ist)

    ASN Dharmasraya Bakal WFH Tiap Jumat, BKPSDM Tunggu Juknis Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Sungai Dareh Buka Penerimaan Tenaga Kontrak BLUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris! Janda 5 Anak di Dharmasraya Hidup dalam Kemiskinan, Tak Punya Bahan Makanan dan Rumah Layak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru di Dharmasraya Akui Belum Terima TPG dan THR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oleh sebab itu, Oleh karena itu, atau Maka dari Itu?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026