Senin, 18/5/26 | 00:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Kamis, 02/4/26 | 07:52 WIB

Jakarta, Scientia.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai masyarakat Indonesia sedang berada dalam tekanan perubahan besar yang datang bertubi-tubi. Ia menyebut kondisi ini sebagai multiple shock, dipicu oleh kemajuan teknologi yang melesat jauh lebih cepat dibanding kesiapan sosial dan spiritual masyarakat.

Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan arahan kepada aparatur sipil negara Kementerian Agama dalam agenda pembinaan kinerja di Palu, Rabu (1/3/2026).

Menurutnya, kehadiran teknologi mutakhir mulai dari kecerdasan buatan hingga perangkat digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda telah mengubah banyak aspek kehidupan. Bukan hanya cara berkomunikasi atau belajar, tetapi juga cara memahami agama.

BACAJUGA

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB
Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

Ia mengingatkan bahwa perubahan teknologi tersebut membawa dampak lanjutan pada cara berpikir keagamaan masyarakat. Pergeseran terjadi begitu cepat, dari pendekatan yang selama ini berbasis tradisi menuju pola pikir yang lebih logis dan terbuka, namun berpotensi mengikis kekuatan dasar keyakinan.

Dalam pandangannya, kondisi ini membuat umat berada di posisi yang tidak mudah di satu sisi dihadapkan pada arus pemikiran ekstrem, di sisi lain terdorong ke arah kebebasan berpikir yang tanpa batas.

Selain itu, derasnya arus informasi juga memperumit situasi. Menag menyinggung fenomena post-truth, ketika kebenaran kerap ditentukan oleh persepsi publik, bukan lagi fakta yang objektif.

Tak kalah penting, ia juga mengangkat isu hubungan manusia dengan alam. Kemajuan teknologi, menurutnya, telah mengubah cara manusia memandang lingkungan dari yang semula sakral menjadi sekadar objek yang bisa dieksploitasi. Dampaknya, kerusakan lingkungan kian sulit dihindari.

Di dunia pendidikan keagamaan, penggunaan teknologi seperti AI memang membuka peluang baru. Namun, ia mengingatkan bahwa ada aspek yang tidak bisa digantikan mesin, yakni kedekatan batin antara guru dan murid yang selama ini diyakini membawa nilai keberkahan dalam proses belajar.

Menag pun menegaskan bahwa pekerjaan rumah Kementerian Agama ke depan tidak ringan. Ia mengajak seluruh jajarannya untuk tidak terjebak pada ukuran keberhasilan yang bersifat administratif semata.

Baginya, laporan keuangan yang rapi atau penghargaan institusi bukanlah tolok ukur utama. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana negara mampu menghadirkan agama secara nyata dalam kehidupan umat.

“Kalau umat semakin memahami dan mengamalkan ajaran agamanya, di situlah ukuran keberhasilan kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong terbangunnya kekompakan lintas organisasi keagamaan. Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang dalam menjaga fondasi keyakinan masyarakat.

Baca Juga: Kemenag Pastikan Informasi Hibah Arab Saudi untuk Pribadi Adalah Hoaks

Di akhir arahannya, Menag mengingatkan pentingnya integritas dan kepekaan terhadap perubahan zaman. Ia menekankan bahwa peran Kementerian Agama bukan sekadar administratif, tetapi juga menjaga arah spiritual masyarakat di tengah derasnya arus modernitas. (*)

Tags: KemenagMenteri Agama
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Resmikan Gedung Baru SDIT Anak Sholeh, Wabup Solok Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Islam

Berita Sesudah

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Berita Terkait

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

Rabu, 13/5/26 | 14:39 WIB

PADANG — DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD melalui...

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12/5/26 | 14:37 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria mendukung langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menembus jejaring UNESCO Creative Cities...

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Ketua DPRD Sumbar Mulai Kaji Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau Bersama Tim Ahli DPRD Sumbar.

Senin, 11/5/26 | 14:35 WIB

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi bersama tenaga ahli DPRD mulai mengkaji gagasan pengajuan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)....

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Penanganan Pascabencana Sumbar Butuh Rp17,9 Triliun, Doni Harsiva Yandra Soroti Kesiapan APBD 2027

Senin, 11/5/26 | 14:33 WIB

PADANG — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra menegaskan pentingnya fokus Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan...

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

DPRD Sumbar Dorong Ranperda Jalan Provinsi Jadi Solusi Infrastruktur dan Ketimpangan Wilayah

Senin, 11/5/26 | 14:31 WIB

PADANG — Persoalan jalan rusak, ketimpangan pembangunan antarwilayah, hingga lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna...

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Bank Nagari Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Bank Nagari Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Minggu, 10/5/26 | 14:30 WIB

SOLOK — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong Bank Nagari terus memperkuat peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah, terutama...

Berita Sesudah
Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

POPULER

  • Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Utama Perumda AM Hendra Pebrizal bersama Kajari Padang Koswara, dan disaksikan Wali Kota Padang Fadly Amran, di ZHM Premiere Hotel, Selasa (12/5/2026).

    Wali Kota Padang Tegaskan Dirut PDAM Bekerja Secara Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razia Tambang Timah Ilegal Hutan Lindung Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Nilai Ranperda Pendidikan dan Perlindungan Petani Mendesak Diperkuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Sahkan Perda Penyertaan Modal Jamkrida 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konteks Kata “Kali” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seksisme dalam Judul Buku-buku Islami: Analisis Kritis Norman Fairclough

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026