Padang, Scientia – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi menyoroti kualitas informasi publik yang kian tergerus oleh informasi yang tidak objektif dan akurat. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan bagi insan pers atau wartawan dalam menyajikan informasi di tengah derasnya arus disrupsi digital, kecerdasan buatan (AI) dan informasi yang banjir tanpa batas.
Ia mengatakan, pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah. Katanya, informasi yang disajikan oleh lembaga pers mesti menedepankan pronsip – prinsip jurnalistik dengan sajian berita yang benar, berimbang dan bertanggung jawab. Yang lebih penting akurasi dan ketepatan informasi harus berbasis data yang objektif, agar dapat menghasilkan keseimbangan informasi serta mencerdaskan masyarakat.
Selain itu, ia juga menyebut bahwa akurasi informasi kerap terabaikan, karena saat ini kecepatan lebih utama dibandingkan kebenaran. Apalagi, akses terhadap informasi sangat mudah dan sangat sulit untuk difilter.
“Profesi wartawan hari ini menghadapi tantangan yang sangat kompleks. Informasi bergerak sangat cepat, bahkan dalam hitungan detik. Namun demikian, idealisme, integritas, dan dedikasi harus tetap menjadi acuan utama insan pers agar informasi yang disampaikan benar, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujar Arry Yuswandi saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Sumatera Barat Periode 2024–2029 di Auditorium Gubernuran. Selasa, (3/2)
Arry juga menilai kemajuan teknologi digital telah mengubah wajah jurnalistik secara fundamental. Media cetak, penyiaran, dan daring kini berada dalam satu ekosistem digital yang saling beririsan. Karena itu, wartawan tidak cukup hanya melek teknologi, tetapi juga harus matang secara etik dan profesional dalam pemanfaatannya.
“Pers di Sumatera Barat harus mampu menjadi penjaga nalar publik, menyuarakan kebenaran dengan santun, kritis tanpa mencederai persatuan, serta tegas tanpa kehilangan kearifan, sejalan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” tambahnya.
Sementara itu, Arry juga tidak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kiprah PWI Sumbar yang selama ini menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, menjaga keseimbangan informasi, serta mencerdaskan masyarakat.(yrp)


![Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/02/Cak-Imin-350x250.jpeg)





![Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/02/Cak-Imin-75x75.jpeg)
