Kamis, 25/6/26 | 11:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Abdurrachman Syafiq dan Detik-detik yang Menguji Nyawa di Banjir Bandang Palembayan

Selasa, 16/12/25 | 21:06 WIB

Agam, Scientia.id – Banjir bandang yang menerjang Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (27/11), menjadi peristiwa yang tak akan dilupakan Abdurrachman Syafiq. Dalam satu sore, ia merasakan langsung bagaimana hidup dipertaruhkan oleh kekuatan alam yang datang tanpa peringatan.

Syafiq mengingat, saat itu ia sedang beristirahat bersama keluarga di rumah. Suasana mendadak berubah ketika suara gemuruh keras terdengar dari arah hulu sungai.

“Awalnya saya kira gempa. Suaranya keras sekali dan bikin panik,” ujar Syafiq mengenang peristiwa tersebut.

BACAJUGA

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Selasa, 23/6/26 | 18:35 WIB
Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Selasa, 23/6/26 | 17:46 WIB

Tak lama berselang, teriakan orang tuanya memecah kebingungan. Mereka memperingatkan bahwa banjir bandang sedang melaju menuju permukiman. Syafiq bersama keluarga bergegas menyelamatkan diri, namun derasnya arus air bercampur lumpur dan material bangunan bergerak jauh lebih cepat dari perkiraan.

Tubuh Syafiq terseret arus sejauh puluhan meter. Di tengah situasi kacau itu, ia masih sempat melihat seorang warga lanjut usia berusia sekitar 78 tahun yang kesulitan menyelamatkan diri.

“Saya refleks saja waktu itu. Yang ada di pikiran cuma bagaimana orang tua itu bisa ikut selamat,” katanya.

Usaha tersebut berujung pada situasi yang nyaris merenggut nyawanya. Arus lumpur membuat tubuhnya terjatuh dan tertindih kayu serta puing rumah. Dalam kondisi gelap dan sesak, napasnya kian terbatas.

“Dada terasa ditekan, napas hampir habis. Tapi saya paksa diri untuk tetap tenang, jangan panik,” tutur Syafiq.

Dengan sisa tenaga, ia meraba sekeliling hingga menemukan pecahan dinding bangunan yang sudah runtuh. Dari sanalah ia berhasil mengangkat kepala dan kembali menghirup udara. Namun cobaan belum berakhir. Di sekitarnya, jeritan keluarganya kembali terdengar.

Salah satu adik perempuannya terjepit reruntuhan, sementara saudarinya yang lain menangis memanggil sang ibu. Meski pahanya lebam akibat tertimpa kayu, Syafiq berusaha tetap bergerak.

“Waktu lihat adik terjepit, rasa sakit itu seperti hilang. Yang penting kami bisa keluar dari situ,” ujarnya.

Bersama kedua saudarinya, Syafiq mengikuti aliran lumpur susulan dengan berpegangan pada kayu dan sisa bangunan, hingga akhirnya mencapai lokasi yang lebih aman. Keesokan harinya, ia harus mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

Bagi Syafiq, peristiwa banjir bandang Palembayan bukan sekadar bencana alam, melainkan pengalaman yang mengubah cara pandangnya terhadap hidup.

“Saya sadar hidup bisa berubah dalam hitungan detik. Yang bisa kita lakukan hanya berusaha, saling menolong, dan berserah,” ucapnya.

Baca Juga: Enam Korban Banjir Bandang dan Longsor di Pegunungan Arfak Ditemukan Tewas, Tim SAR Terus Cari 13 Lainnya

Kisah tersebut menjadi gambaran nyata keteguhan manusia saat berada di titik paling rapuh, tak hanya berjuang untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama, meski nyawa sendiri berada di ujung batas. (*)

Tags: Abdurrachman SyafiqAgamBanjir bandangGalodo Salareh Aia Timur
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kafilah MFQ Putri Bukittinggi Lolos Final MTQN ke-41 Sumbar

Berita Sesudah

Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

Berita Terkait

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

Selasa, 23/6/26 | 18:35 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Dharmasraya atas upaya penyelesaian konflik antara...

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Paket Makanan Ibu Hamil

Selasa, 23/6/26 | 17:46 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyerahkan bantuan paket permakanan tahap II Ibu hamil dan ibu menyusui di...

PCNU Dharmasraya Sukses Gelar Mukercab I, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Kemandirian Jam’iyyah

PCNU Dharmasraya Sukses Gelar Mukercab I, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Kemandirian Jam’iyyah

Senin, 22/6/26 | 21:09 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dharmasraya sukses menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I Masa Khidmat 2026–2031...

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

Senin, 22/6/26 | 20:18 WIB

DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi...

Kelompok Tani di Nagari Sitiung Terima Bantuan Alsintan

Kelompok Tani di Nagari Sitiung Terima Bantuan Alsintan

Senin, 22/6/26 | 15:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Komitmen tersebut...

Sanggar Kilau Aksara dan BPK Sumbar Gelar Workshop Penulisan Ulang Cerita Rakyat

Sanggar Kilau Aksara dan BPK Sumbar Gelar Workshop Penulisan Ulang Cerita Rakyat

Senin, 22/6/26 | 07:32 WIB

Padang, Scientia.id - Sanggar Kilau Aksara bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Sumatera Barat menyelenggarakan Workshop Penulisan “Revitalisasi Cerita...

Berita Sesudah
Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesalahan Bahasa yang Diproduksi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa, Kejiwaan, dan Mental dalam Ranah Psikolinguistik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026