Minggu, 26/7/26 | 21:32 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Enam Korban Banjir Bandang dan Longsor di Pegunungan Arfak Ditemukan Tewas, Tim SAR Terus Cari 13 Lainnya

Selasa, 20/5/25 | 09:33 WIB

BACAJUGA

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Sabtu, 25/7/26 | 14:49 WIB
Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Jumat, 24/7/26 | 17:29 WIB
Pemenuan 6 korban banjir di Pegunungan Arfak, Papua Barat yang hilang. [foto : ist]
Pemenuan 6 korban banjir di Pegunungan Arfak, Papua Barat yang hilang. [foto : ist]

Papua Barat, Scientia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, pada Jumat (16/5/2025) lalu, terus memakan korban. Hingga Selasa (20/5/2025) pagi, tim SAR gabungan telah menemukan enam jenazah korban.

Kepala Basarnas Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengungkapkan bahwa keenam korban ditemukan di beberapa lokasi berbeda di wilayah yang terdampak bencana. “Tim terus melakukan penyisiran dan hari ini berhasil menemukan enam jenazah. Kami turut berduka cita yang mendalam bagi keluarga korban,” ujarnya.

Selain korban meninggal, Yefri menambahkan bahwa hingga saat ini masih ada 13 orang lainnya yang dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian. “Medan yang sulit dan cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR. Namun, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban lainnya,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Pegunungan Arfak selama beberapa hari terakhir. Kondisi geografis wilayah yang berbukit dan labil memperparah dampak dari curah hujan tinggi tersebut, memicu banjir bandang dan tanah longsor.

Pihak kepolisian dan pemerintah daerah setempat terus berkoordinasi dengan tim SAR untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban. Bantuan logistik dan medis juga mulai disalurkan kepada para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini.

Kapolres Pegunungan Arfak, AKBP Anton Suhartono, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam operasi SAR. “Semangat dan dedikasi tim sangat tinggi meskipun dihadapkan pada berbagai kesulitan di lapangan. Pencarian akan terus kami lanjutkan hingga seluruh korban ditemukan,” katanya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi dan kondisi geografis yang rawan. Pemerintah daerah juga diharapkan untuk segera mengambil langkah-langkah mitigasi guna mencegah terjadinya bencana serupa di kemudian hari. (yrp)

Tags: 6 korban banjirBanjirpapuaPegunungan Arfak
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Festival Literasi Tahun 2025, Ketua DPRD Dharmasraya: Semoga Generasi Muda Gemar Membaca

Berita Sesudah

Yusri Latif Apresiasi Kinerja Luar Biasa Damkar Padang dan Luar Daerah dalam Penanganan Kebakaran PT Teluk Luas

Berita Terkait

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Pemko-DPRD Bukittinggi Resmi Setujui Revisi Perda Pajak Daerah

Sabtu, 25/7/26 | 14:49 WIB

Bukittinggi, Scientia.id - Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi akhirnya menyegel komitmen bersama untuk menyempurnakan regulasi perpajakan daerah. Lewat...

Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Buaya Muncul di Sungai Batang Lago Dharmasraya, Warga Nagari Silago Resah

Jumat, 24/7/26 | 17:29 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kemunculan seekor buaya di tepi Sungai Batang Lago menggegerkan masyarakat Nagari Silago, Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya,...

Polres Dharmasraya Selidiki Kematian Karyawan PT DSL di Area Mesin Konveyor

Polres Dharmasraya Selidiki Kematian Karyawan PT DSL di Area Mesin Konveyor

Jumat, 24/7/26 | 17:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa meninggalnya seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) yang terjadi...

Kecelakaan Kerja Maut di Pabrik CPO Dharmasraya, Karyawan Tewas Digulung Konveyor

Kecelakaan Kerja Maut di Pabrik CPO Dharmasraya, Karyawan Tewas Digulung Konveyor

Jumat, 24/7/26 | 15:11 WIB

Gambar Ilustrasi (Foto: Ist) Dharmasraya, Scientia.id — Kecelakaan kerja maut menimpa seorang karyawan asal Pulau Mainan di Kabupaten Dharmasraya. Korban...

PKB Matangkan Konsolidasi, Pengurus dan Legislator Sumbar Ikuti Bimtek Nasional

PKB Matangkan Konsolidasi, Pengurus dan Legislator Sumbar Ikuti Bimtek Nasional

Kamis, 23/7/26 | 23:57 WIB

Jakarta, Scientia – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Sumatera Barat bersama anggota...

Bawaslu Agam Ajak Pelajar Tolak Politik Uang, Ingatkan Bibit Korupsi Berawal dari Pemilu

Bawaslu Agam Ajak Pelajar Tolak Politik Uang, Ingatkan Bibit Korupsi Berawal dari Pemilu

Kamis, 23/7/26 | 23:34 WIB

Agam, Scientia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Agam mengingatkan generasi muda agar menolak politik uang sejak dini. Lembaga pengawas...

Berita Sesudah
Ketua Fraksi PKB Ummat, DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Yusri Latif Apresiasi Kinerja Luar Biasa Damkar Padang dan Luar Daerah dalam Penanganan Kebakaran PT Teluk Luas

POPULER

  • Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

    Kapitalisme dan Kontradiksi Kemajuan dalam Sastra Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Cinta Kalah oleh Adat dan Zaman dalam Novel Siti Nurbaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Luncurkan Program Smart Surau untuk Makmurkan Masjid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Pintar, Cerdas, Pandai, Cakap, Cerdik, dan Mahir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tradisi Makan Bajamba Jadi Cara Sekolah Tanamkan Budaya Minang Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “Salam” dan “Salim” saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026