Minggu, 18/10/26 | 15:34 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id – Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang tak kalah berbahaya, yakni maraknya penipuan digital berkedok bantuan paket data gratis. Modus ini menyasar warga yang tengah berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan akses komunikasi.

Tautan mencurigakan tersebut tersebar luas melalui pesan berantai di WhatsApp, Facebook, hingga Telegram. Pesan biasanya disertai narasi empatik, menggunakan logo operator seluler, serta ajakan untuk segera mengklik link guna mendapatkan paket data gratis bagi korban bencana. Namun, di balik itu tersimpan praktik phishing yang berujung pada pencurian data pribadi hingga pengurasan rekening korban.

Akademisi sekaligus Relawan TIK Sumatera Barat, Rahmad Saputra, mengungkapkan bahwa kasus ini bukan lagi sekadar ancaman potensial, melainkan telah menimbulkan korban nyata di lapangan.

BACAJUGA

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB
Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

“Korban sudah ada dan jumlahnya terus bertambah. Di beberapa daerah, ada warga yang kehilangan uang hingga Rp5 juta setelah mengklik tautan tersebut. Bahkan, di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, seorang petani bawang dilaporkan kehilangan sekitar Rp100 juta akibat modus serupa,” ungkap Rahmad kepada Scientia, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, pelaku kejahatan siber memanfaatkan momentum krisis ketika masyarakat membutuhkan informasi dan bantuan secara cepat. Kebutuhan mendesak akan akses komunikasi dimanfaatkan untuk menjebak korban melalui iming-iming bantuan instan.

Modus penipuan ini terbilang sederhana namun efektif. Korban diarahkan ke situs tiruan yang menyerupai laman resmi operator. Selanjutnya, korban diminta mengisi data pribadi, nomor ponsel, hingga kode OTP. Data tersebut kemudian digunakan pelaku untuk mengambil alih akun perbankan atau dompet digital korban.

Rahmad menegaskan bahwa bantuan resmi dari operator telekomunikasi memang benar-benar tersedia dalam situasi bencana. Namun, seluruh bantuan tersebut memiliki mekanisme aktivasi resmi dan tidak pernah disalurkan melalui tautan acak.

“Sebagai contoh, Telkomsel menyalurkan bantuan komunikasi berupa paket data 3 GB, 300 SMS, dan 1.000 menit telepon bagi masyarakat Sumatera Barat terdampak bencana. Paket ini hanya bisa diaktifkan melalui kode resmi 88820#, bukan lewat link,” jelasnya.

Ia menambahkan, operator lain seperti XL dan Axis juga menggunakan kode dial resmi seperti *123# atau *838# untuk layanan pelanggan. Operator telekomunikasi tidak pernah meminta data sensitif, apalagi kode OTP, melalui pesan pribadi atau grup.

Karena itu, masyarakat diimbau memegang prinsip sederhana namun penting: jika suatu bantuan meminta untuk mengklik tautan, mengisi data pribadi, atau memasukkan kode OTP, hampir dapat dipastikan itu adalah penipuan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa bencana alam kerap diikuti oleh “bencana digital”. Ketika ruang digital tidak aman, kepercayaan masyarakat terhadap informasi dan bantuan resmi juga ikut terganggu.

Rahmad menilai edukasi literasi digital harus menjadi bagian dari mitigasi bencana. Pemerintah, operator telekomunikasi, platform digital, dan komunitas literasi perlu memperkuat kolaborasi agar informasi resmi cepat dan tepat sampai ke masyarakat.

Baca Juga: Wabup Solok H. Chandra Imbau Masyarakat Waspada Link Phishing di Tengah Bencana

“Bencana memang tidak bisa dihindari, tetapi penipuan digital di tengah bencana seharusnya bisa dicegah. Kewaspadaan di ruang digital adalah bentuk kepedulian, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama,” pungkasnya. (*)

Tags: PadangPenipuan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

KDRT Tak Selalu Terlihat, GOW Kabupaten Solok Perkuat Peran Pencegahan dari Lingkungan Keluarga

Berita Sesudah

Kafilah MFQ Putri Bukittinggi Lolos Final MTQN ke-41 Sumbar

Berita Terkait

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB

Sumsel, Scientia - DPP Partai Keangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan 132.000 liter air bersih dan 3000 masker kepada warga di Sumatera...

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.Jakarta, Scientia — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus...

Soundbar Fest II Bakal Digelar, Gapsi Tegaskan Bukan Sound Horeg

Soundbar Fest II Bakal Digelar, Gapsi Tegaskan Bukan Sound Horeg

Sabtu, 17/10/26 | 12:54 WIB

Padang, Scientia — Gerakan Pekerja Seni Indonesia (Gapsi) menggelar Soundbar Fest II 2026 pada 18 hingga 23 Oktober di Korong...

Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

Polres Padang Pariaman Ungkap 199 Kejadian Kejahatan Selama Agustus Hingga Oktober

Jumat, 16/10/26 | 04:43 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman merilis data kasus perkara yang menjadi perhatian khusus dalam kurun...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto:ist]

Firdaus Instruksikan Kader PKB Cepat Tanggap Bantu Tangani Kabut Asap di Sumbar

Kamis, 15/10/26 | 02:16 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus. Padang, Scientia - Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus menginstruksikan kepada seluruh ketua DPC, anggota...

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Nur Nadlifah: Perempuan Bangsa Adalah Spirit dan Kekuatan Partai

Rabu, 14/10/26 | 19:41 WIB

Padang, Scientia - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa (PB), Nur Nadlifah menyoroti pemberdayaan kader perempuan PKB...

Berita Sesudah
Kafilah MFQ Putri Bukittinggi Lolos Final MTQN ke-41 Sumbar

Kafilah MFQ Putri Bukittinggi Lolos Final MTQN ke-41 Sumbar

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026