Minggu, 30/8/26 | 21:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Konferensi Wakaf Internasional 2025 di Padang, Sumbar Dorong Jadi Pelopor Wakaf Modern

Sabtu, 15/11/25 | 20:55 WIB

Pemukulan gendang tanda pembukaan wakaf internasional.[foto : ist]
Pemukulan gendang tanda pembukaan wakaf internasional.[foto : ist]
Padang, Scientia – Konferensi Wakaf Internasional 2025 resmi dibuka di Hotel Truntum, Kota Padang, Sabtu (15/11/2025). Ribuan peserta dari dalam dan luar negeri hadir memadati arena, menjadikan forum ini salah satu pertemuan wakaf terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Ajang ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, khususnya Sumatera Barat, untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif yang bernilai strategis bagi pembangunan.

Gubernur Sunbar, Mahyeldi.[foto : ist]
Gubernur Sunbar, Mahyeldi.[foto : ist]
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, membuka acara dengan menegaskan bahwa Minangkabau memiliki tradisi panjang dalam praktik wakaf, terutama untuk penguatan surau dan pendidikan. Menurutnya, tradisi tersebut merupakan fondasi besar bagi Sumbar untuk ikut memajukan pengelolaan wakaf modern.

“Kehadiran para tokoh nasional dan internasional adalah kehormatan bagi Sumbar. Ini menunjukkan bahwa isu wakaf menjadi perhatian global. Semoga konferensi ini melahirkan gagasan baru untuk memperkuat wakaf produktif,” ujar Mahyeldi.

Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin.[foto : ist]
Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin.[foto : ist]
Puluhan tokoh nasional dan internasional hadir dalam pembukaan acara, di antaranya Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Muhammad Ad-Duwaini. Selain itu, perwakilan lembaga wakaf dari Mesir, Maroko, Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, dan Suriah turut memeriahkan forum global ini.

BACAJUGA

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB
Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Dalam kesempatan itu, Ma’ruf Amin menyoroti besarnya potensi wakaf Indonesia yang mencapai Rp180 triliun per tahun. Namun, angka tersebut belum diikuti pengelolaan yang optimal.

“Potensi wakaf Indonesia sekitar Rp180 triliun per tahun, namun belum tergarap maksimal. Indonesia seharusnya menjadi pusat peradaban wakaf modern karena mayoritas penduduknya adalah muslim,” katanya.

Ia menegaskan bahwa wakaf harus memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan sosial.

“Wakaf tidak hanya soal pahala, tetapi harus melahirkan kemaslahatan nyata bagi umat,” tegasnya.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar. [Foto : ist]
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. [Foto : ist]
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, turut menekankan pentingnya manfaat jangka panjang dalam pengelolaan wakaf.

“Keberhasilan wakaf bukan soal megahnya bangunan, tetapi manfaat yang dirasakan generasi mendatang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa 278 ribu bidang tanah wakaf telah tercatat di BPN dan pemerintah tengah menyiapkan regulasi baru untuk memperkuat ekosistem wakaf uang.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani.[foto : ist]
Ketua MPR RI Ahmad Muzani.[foto : ist]
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menambahkan bahwa wakaf memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan nasional, mulai dari pendidikan hingga UMKM.

“Jika dikelola profesional, wakaf bisa menjadi modal pembangunan. Sumbar punya modal budaya dan religiusitas kuat untuk menjadi pelopor pengelolaan wakaf modern,” katanya.

Foto bersama usai pembukaan konferensi wakaf internasional.[foto : ist]
Foto bersama usai pembukaan konferensi wakaf internasional.[foto : ist]
Konferensi Wakaf Internasional 2025 berlangsung selama dua hari dan membahas empat isu strategis:

  1. Wakaf untuk pembangunan berkelanjutan
  2. Wakaf sebagai instrumen ekonomi dan investasi
  3. Wakaf dan pendidikan
  4. Wakaf untuk kesejahteraan sosial

Selain diskusi dan sidang pleno, berbagai agenda pendukung juga digelar, seperti pelatihan nadzir bersertifikat, pameran produk wakaf, investment gathering, serta Silaturahmi Nasional Ulama dan Pengasuh Pesantren.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Barat dan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Konferensi turut didukung oleh BPKH, Bank Nagari Syariah, Paragon Corp, Pemprov Sumbar, serta Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dengan besarnya perhatian nasional dan internasional, Konferensi Wakaf Internasional 2025 diharapkan menjadi tonggak baru penguatan wakaf produktif di Indonesia sekaligus meneguhkan posisi Sumbar sebagai daerah pelopor wakaf modern.(Adpsb)

Tags: Konferensi wakaf internasionalMahyeldiPariwarapepmrov sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Walikota Resmikan Pembangunan Jalan Taratak Saiyo

Berita Sesudah

Gegipralang 2025 Resmi Ditutup, Wabup Candra Tekankan Disiplin dan Semangat Berkarya bagi Generasi Muda

Berita Terkait

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

GOW Kabupaten Solok Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial di Talang Babungo

Jumat, 28/8/26 | 22:17 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten...

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Pertanian Bangkit Pascabencana, Pemkab Solok Gelontorkan Rp54,78 Miliar

Jumat, 28/8/26 | 21:06 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok pada 2025 sempat menghantam sektor pertanian. Sawah terdampak, lahan membutuhkan...

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Kasus PPA Menurun, Padang Pariaman Darurat Pencabulan

Jumat, 28/8/26 | 01:46 WIB

Padang Pariaman, Scientia - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Fokus Group Discusion (FGD) bersama pemerintah daerah. Pertemuan ini...

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Berita Sesudah
Gegipralang 2025 Resmi Ditutup, Wabup Candra Tekankan Disiplin dan Semangat Berkarya bagi Generasi Muda

Gegipralang 2025 Resmi Ditutup, Wabup Candra Tekankan Disiplin dan Semangat Berkarya bagi Generasi Muda

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bianglala: Menelusuri Makna, Sejarah, dan Jejak Kebudayaan dalam Sebuah Kata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026