Selasa, 02/6/26 | 14:43 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Harga Cabai Meroket, Ketua DPW PKB Sumbar Usulkan Penguatan Pertanian Lokal

Minggu, 28/9/25 | 11:39 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia – Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, angkat bicara terkait lonjakan harga cabai merah keriting yang sejak awal September 2025 terus merangkak naik. Dari Rp59 ribu per kilogram di minggu pertama, kini harganya sudah mencapai Rp90 ribu per kilogram di pasar tradisional.

Menurut Firdaus, kenaikan harga cabai yang tajam ini harus menjadi perhatian serius pemerintah karena berdampak langsung terhadap dua pihak sekaligus: petani sebagai produsen dan masyarakat sebagai konsumen. “Kalau harga cabai jatuh, petani kita yang paling menderita. Tapi kalau harganya terlalu tinggi, masyarakat yang jadi terbebani. Karena itu, yang dibutuhkan sekarang adalah keseimbangan agar dua-duanya tidak dirugikan,” ujarnya.

Firdaus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumbar yang bergerak cepat dengan mendatangkan pasokan cabai merah keriting dari Magelang, Jawa Tengah, melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Sebanyak 700 kilogram cabai dikirim ke Sumbar dan akan disalurkan melalui operasi pasar untuk menekan harga yang terus melambung.

“Kami mendukung langkah Pemprov yang bekerja sama dengan BI, Bulog, dan BMPD. Ini langkah konkret untuk menjaga ketersediaan cabai di pasaran dan mencegah daya beli masyarakat semakin tergerus,” kata Firdaus.

BACAJUGA

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB
Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

Meski begitu, Firdaus menegaskan bahwa distribusi pangan dari luar daerah hanya solusi jangka pendek. Ia menilai ke depan harus ada strategi yang lebih kuat untuk meningkatkan produksi cabai lokal di Sumbar agar tidak selalu tergantung pada pasokan dari daerah lain. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki lahan dan petani yang mumpuni, tinggal bagaimana pemerintah memberikan dukungan penuh mulai dari penyediaan bibit unggul, pupuk, hingga pendampingan teknis agar produktivitas petani bisa meningkat.

Selain itu, Firdaus juga menekankan pentingnya membangun sistem tata niaga yang adil dan transparan agar harga cabai di tingkat petani tetap layak sekaligus terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah, katanya, juga perlu mendorong terbentuknya kelembagaan petani seperti koperasi atau kelompok tani agar mereka memiliki posisi tawar yang lebih kuat. Tidak kalah penting, fasilitas pascapanen seperti cold storage harus disiapkan supaya cabai tidak cepat rusak ketika terjadi kelebihan produksi, dan pemerintah sebaiknya mulai mengembangkan industri olahan cabai seperti bubuk atau pasta cabai agar produk petani memiliki nilai tambah.

“Kalau langkah-langkah ini dijalankan secara konsisten, saya yakin petani kita akan lebih sejahtera dan masyarakat tidak lagi dihantui harga cabai yang fluktuatif,” tegas Firdaus.

Ia menambahkan, PKB Sumbar akan terus mengawal kebijakan pangan di DPRD agar kebijakan yang lahir berpihak pada masyarakat sekaligus memberikan kepastian kesejahteraan bagi petani cabai sebagai ujung tombak ketahanan pangan di daerah.(yrp)

Tags: DPW PKB SumbarFirdausHarga Cabai MeroketPertanian Lokal
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Bunkasai 18, Festival Budaya Jepang Padati Auditorium Universitas Andalas

Berita Sesudah

Peringatan WHD Penting Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Berita Terkait

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

Minggu, 31/5/26 | 21:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Ketua PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Dharmasraya, Badriah, M.Pd, melantik dua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat...

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Amblas, Pemkab Dharmasraya Sigap Bangun Jembatan Darurat

Minggu, 31/5/26 | 17:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Gerak cepat kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam merespons...

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Bentrok Pemuda Muaro Takung dan Sialang Berakhir Damai, Kapolres: Jangan Mudah Terprovokasi Medsos

Kamis, 28/5/26 | 20:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Konflik fisik yang sempat terjadi antara kelompok pemuda Nagari Muaro Takung, Kabupaten Sijunjung, dengan pemuda Nagari Sialang,...

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Harga Sawit Turun, Bupati Annisa Imbau Tegas Pabrik

Rabu, 27/5/26 | 20:51 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten...

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Polres Bersama Forkopimda Tertibkan PETI di Sungai Batang Hari

Selasa, 26/5/26 | 23:04 WIB

Dharmasraya, Scientia — Aparat Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya bersama unsur terkait melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)...

Berita Sesudah
Peringatan WHD dikantor gubernur provinsi sumatera barat diminati masyarakat, Minggu (28/9). (Foto: Ist)

Peringatan WHD Penting Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

POPULER

  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Jaringan Organisasi, Ketua PC Fatayat NU Dharmasraya Lantik Pengurus PAC Sungai Rumbai dan Tiumang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026