Kamis, 25/6/26 | 23:18 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Beda-Beda Tipis, Hidup Tetap Manis

Minggu, 21/9/25 | 19:27 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Pernahkah mengalami kebingungan saat membeli pakaian? Misalnya, dihadapankan pada dua kemeja berwarna biru tua dan biru dongker. Sekilas keduanya tampak serupa, sehingga sulit menentukan mana yang lebih cocok. Bahkan setelah dicoba di depan kaca dan dimintakan pendapat teman, jawaban yang muncul sering kali sederhana, “Ah, sebelas dua belas saja”. Pada situasi seperti inilah makna ungkapan “beda-beda tipis” benar-benar terasa. Dua hal yang mirip hanya dipisahkan oleh detail kecil yang terkadang tidak terlalu berpengaruh dalam keputusan akhir.

Hal yang sama juga sering kita temui saat urusan makanan. Katakanlah kita mampir ke dua rumah makan yang berbeda. Menu yang dipesan sama: rendang, ikan bakar, atau gulai tunjang. Harganya beda sedikit, rasa pun hampir serupa. Kadang kita sampai kesulitan menjelaskan, “Enakan yang kemarin atau yang ini, ya?” Lalu kita menyerah dengan satu kalimat sederhana, “sebelas dua belas lah.”

BACAJUGA

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB
Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Begitu juga saat berbicara tentang teknologi, ungkapan ini juga kerap muncul. Ambil contoh pada perangkat penyimpanan data seperti SSD eksternal. Di pasaran tersedia berbagai pilihan dengan desain berbeda, kapasitas serupa, dan kecepatan transfer yang pada praktiknya hampir sama. Satu produk mungkin menonjolkan keunggulan dalam material bodi, sementara produk lain menekankan fitur tambahan seperti perlindungan guncangan.

Namun, bagi sebagian besar pengguna yang hanya memerlukan ruang simpan untuk memindahkan dokumen, foto, atau video, perbedaannya tidak terlalu terasa. Hasil akhirnya tetap sama, data tersimpan dengan baik. Maka wajar jika banyak orang berkomentar, “Ah, beda-beda tipis, sebelas dua belas saja”.

Bagi saya, ungkapan “beda-beda tipis” bukan hanya tentang membandingkan barang atau rasa, tetapi juga cara memandang hidup. Perbedaan kecil sering kali tidak mengubah makna besar yang saya jalani, justru menjadi variasi yang memperkaya pengalaman. Seperti dua warna biru yang hanya dipisahkan gradasi, begitu pula perbedaan dalam pertemanan yang tak pernah mengurangi kedekatan.

Saya melihat hidup lebih sering menghadirkan persamaan daripada perbedaan. Apa pun pilihannya, bekerja keras atau beristirahat, makan di rumah makan mana saja, hingga memakai SSD jenis apa pun, tujuannya tetap sama, kebutuhan saya terpenuhi. Dari situ saya belajar, ungkapan “sebelas dua belas” mengingatkan untuk tidak berlebihan menyoroti perbedaan, melainkan mensyukuri fungsi dan makna yang sesungguhnya.

Pada akhirnya, hidup memang sering terasa “sebelas dua belas”, mirip-mirip tapi tetap ada bedanya. Sama halnya dengan mi bihun goreng dan mi kwetiau goreng, sama-sama bikin kenyang meski teksturnya tak persis serupa. Jadi, daripada terlalu repot mencari perbedaan, lebih baik saya menikmatinya dengan senyum, karena hasil akhirnya tetap saja, hidup harus dijalani dengan rasa syukur.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali-kota Apresiasi Festival Kota Tua

Berita Sesudah

Wali kota Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di DPD PKDP PADANG

Berita Terkait

Menemukan Waktu dalam Langkah

Selalu Ada Jalan Kembali

Minggu, 21/6/26 | 19:40 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Memulai kembali kebiasaan membaca ternyata menghadirkan pengalaman yang berbeda dari yang saya bayangkan. Saya...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Belajar dari Halaman Pertama

Minggu, 07/6/26 | 18:28 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Beberapa waktu terakhir, saya sering memandangi tumpukan buku yang belum selesai dibaca. Sebagian sudah...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tiga Belas Persen Lagi!

Minggu, 17/5/26 | 19:57 WIB

  Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Ada banyak benda kecil yang sering diremehkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengisi daya, atau...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Coretan di Pinggir Halaman

Minggu, 10/5/26 | 20:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Perkembangan teknologi informasi membuat banyak aktivitas akademik menjadi lebih praktis. Laptop, tablet, dan berbagai...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Dari Niat ke Langkah Pagi

Minggu, 03/5/26 | 18:17 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Pagi bagi saya bukan ajakan yang mudah untuk segera bergerak, tetapi selalu memberi kesempatan...

Berita Sesudah
Walikota Padang Fadly Amran Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di PKDP Kota Padang, Sabtu (20/9). (Foto: Ist)

Wali kota Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di DPD PKDP PADANG

POPULER

  • DPRD Kota Padang prihatin, terhadap semrawutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Padang, khususnya berpusat pada kendala sistem aplikasi yang error.

    Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Menilai Kurangnya Persiapan Disdik Dalam Pelaksanaan Sistem SPMB Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peduli di Layar, Abai di Jalan: Ironi Aktivisme Lingkungan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kesalahan Bahasa yang Diproduksi AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyelesaian Konflik PT SAK dengan Suku Anak Dalam, Sekda Dharmasraya Apresiasi Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung Pimpin Perempuan Bangsa Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026