Jumat, 13/3/26 | 11:42 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Beda-Beda Tipis, Hidup Tetap Manis

Minggu, 21/9/25 | 19:27 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Pernahkah mengalami kebingungan saat membeli pakaian? Misalnya, dihadapankan pada dua kemeja berwarna biru tua dan biru dongker. Sekilas keduanya tampak serupa, sehingga sulit menentukan mana yang lebih cocok. Bahkan setelah dicoba di depan kaca dan dimintakan pendapat teman, jawaban yang muncul sering kali sederhana, “Ah, sebelas dua belas saja”. Pada situasi seperti inilah makna ungkapan “beda-beda tipis” benar-benar terasa. Dua hal yang mirip hanya dipisahkan oleh detail kecil yang terkadang tidak terlalu berpengaruh dalam keputusan akhir.

Hal yang sama juga sering kita temui saat urusan makanan. Katakanlah kita mampir ke dua rumah makan yang berbeda. Menu yang dipesan sama: rendang, ikan bakar, atau gulai tunjang. Harganya beda sedikit, rasa pun hampir serupa. Kadang kita sampai kesulitan menjelaskan, “Enakan yang kemarin atau yang ini, ya?” Lalu kita menyerah dengan satu kalimat sederhana, “sebelas dua belas lah.”

BACAJUGA

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB
Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Begitu juga saat berbicara tentang teknologi, ungkapan ini juga kerap muncul. Ambil contoh pada perangkat penyimpanan data seperti SSD eksternal. Di pasaran tersedia berbagai pilihan dengan desain berbeda, kapasitas serupa, dan kecepatan transfer yang pada praktiknya hampir sama. Satu produk mungkin menonjolkan keunggulan dalam material bodi, sementara produk lain menekankan fitur tambahan seperti perlindungan guncangan.

Namun, bagi sebagian besar pengguna yang hanya memerlukan ruang simpan untuk memindahkan dokumen, foto, atau video, perbedaannya tidak terlalu terasa. Hasil akhirnya tetap sama, data tersimpan dengan baik. Maka wajar jika banyak orang berkomentar, “Ah, beda-beda tipis, sebelas dua belas saja”.

Bagi saya, ungkapan “beda-beda tipis” bukan hanya tentang membandingkan barang atau rasa, tetapi juga cara memandang hidup. Perbedaan kecil sering kali tidak mengubah makna besar yang saya jalani, justru menjadi variasi yang memperkaya pengalaman. Seperti dua warna biru yang hanya dipisahkan gradasi, begitu pula perbedaan dalam pertemanan yang tak pernah mengurangi kedekatan.

Saya melihat hidup lebih sering menghadirkan persamaan daripada perbedaan. Apa pun pilihannya, bekerja keras atau beristirahat, makan di rumah makan mana saja, hingga memakai SSD jenis apa pun, tujuannya tetap sama, kebutuhan saya terpenuhi. Dari situ saya belajar, ungkapan “sebelas dua belas” mengingatkan untuk tidak berlebihan menyoroti perbedaan, melainkan mensyukuri fungsi dan makna yang sesungguhnya.

Pada akhirnya, hidup memang sering terasa “sebelas dua belas”, mirip-mirip tapi tetap ada bedanya. Sama halnya dengan mi bihun goreng dan mi kwetiau goreng, sama-sama bikin kenyang meski teksturnya tak persis serupa. Jadi, daripada terlalu repot mencari perbedaan, lebih baik saya menikmatinya dengan senyum, karena hasil akhirnya tetap saja, hidup harus dijalani dengan rasa syukur.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali-kota Apresiasi Festival Kota Tua

Berita Sesudah

Wali kota Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di DPD PKDP PADANG

Berita Terkait

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Tenang, Kita Selesaikan Satu-Satu

Minggu, 08/3/26 | 22:59 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu hari, dalam sebuah percakapan santai, saya tiba-tiba terpikir...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

Minggu, 01/3/26 | 21:43 WIB

Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah/Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand) Dalam beberapa minggu terakhir, saya berkunjung ke beberapa nagari untuk...

Suatu Hari di Sekolah

Kampung, Cerita, dan Ingatan yang Tak Pernah Usang

Minggu, 08/2/26 | 15:36 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kecamatan Gunuang Omeh, khususnya Nagari Talang Anau bukan tempat...

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Berita Sesudah
Walikota Padang Fadly Amran Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di PKDP Kota Padang, Sabtu (20/9). (Foto: Ist)

Wali kota Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di DPD PKDP PADANG

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Joyful Ramadhan  Wali Kota Padang Serahkan 300 Paket Sembako Pada Masyarakat Lintas Agama 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Lantik Komandan Resimen (Menwa) Pagaruyuang Sumbar Membina Generasi Muda yang Tangguh, Berkarakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Berkembang Memberi Dampak Positif Bagi Perekonomian Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026