Kamis, 13/8/26 | 11:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home POLITIK

TWA Punti Kayu Memprihatinkan, DPR Desak Evaluasi Total Pengelolaan

Minggu, 20/7/25 | 09:16 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, usai meninjau langsung kondisi TWA bersama rombongan.[foto : ist]
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, usai meninjau langsung kondisi TWA bersama rombongan.[foto : ist]
Palembang, Scientia – Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu di Kota Palembang tengah jadi sorotan. Kawasan konservasi yang seharusnya menjadi ruang hijau sekaligus tempat edukasi dan rekreasi, kini justru dalam kondisi memprihatinkan. Fasilitas rusak, tidak terawat, dan dianggap tak layak untuk publik.

Hal ini diungkap langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, usai meninjau langsung kondisi TWA bersama rombongan tim kunjungan kerja Komisi IV pada Jumat (18/7/2025).

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Bukan cuma tak terawat, fasilitasnya pun minim dan tidak layak pakai,” ujar Alex kepada Parlementaria setelah melakukan pertemuan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Palembang.

Namun masalah TWA Punti Kayu tak berhenti di situ. Komisi IV DPR RI juga menemukan dugaan pelanggaran administratif dalam pengelolaan kawasan konservasi tersebut. Salah satunya adalah tunggakan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh pihak pengelola.

BACAJUGA

Komisi V DPRD Sumbar Pelajari Tata Kelola Olahraga Sumsel, Cari Model Pembinaan Atlet Berprestasi

Komisi V DPRD Sumbar Pelajari Tata Kelola Olahraga Sumsel, Cari Model Pembinaan Atlet Berprestasi

Selasa, 11/8/26 | 22:53 WIB
Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi Dorong Tendik jadi Motivator dan Inspirator Bagi Peserta Didik

Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi Dorong Tendik jadi Motivator dan Inspirator Bagi Peserta Didik

Senin, 10/8/26 | 08:04 WIB

“Berdasarkan laporan dari Kepala BKSDA, pengelola menunggak PNBP dan bahkan BKSDA harus meminta bantuan kejaksaan untuk menagihnya. Ini jelas tidak sesuai aturan,” tegas Alex.

Karena itu, Komisi IV mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), untuk segera turun tangan dan mengevaluasi total pengelolaan taman tersebut. DPR juga meminta laporan tertulis dari KLHK sebagai bahan rapat kerja lanjutan.

“Kami ingin kementerian segera menindaklanjuti temuan kami ini, dan memberikan laporan lengkap kepada Komisi IV. Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh,” tambah politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

TWA Punti Kayu sendiri merupakan satu-satunya kawasan hutan kota di Palembang. Letaknya yang strategis di tengah kota membuatnya memiliki nilai penting, baik sebagai paru-paru kota maupun tempat pembelajaran lingkungan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Kartika Sandra Desi juga mendesak agar evaluasi tidak menunggu hingga kontrak pengelolaan selesai.

“Kontrak memang masih tersisa empat tahun, tapi bukan berarti harus menunggu habis masa itu. Dari hasil kunjungan tadi, terlihat jelas kondisi taman sudah rusak dan tidak terjaga. Ini harus segera ditindaklanjuti demi menyelamatkan hutan kota ini,” tegasnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, dan pengelola TWA Punti Kayu, Raden Azka. Kini, nasib taman wisata alam yang menjadi kebanggaan Palembang itu tergantung pada langkah cepat pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan pembenahan nyata.(yrp)

Tags: Alex Indra LukmanTaman Wisata Alam PalembangTWA Punti Kayu
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Lewat Dana Pokir, Anggota DPRD Sumbar Irwan Zuldani Gelar Festival Seni Budaya

Berita Sesudah

Berbagai Bentuk dan Makna Kata Ulang

Berita Terkait

Komisi V DPRD Sumbar Pelajari Tata Kelola Olahraga Sumsel, Cari Model Pembinaan Atlet Berprestasi

Komisi V DPRD Sumbar Pelajari Tata Kelola Olahraga Sumsel, Cari Model Pembinaan Atlet Berprestasi

Selasa, 11/8/26 | 22:53 WIB

Palembang, Scientia.id  – Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mempelajari tata kelola pembinaan dan pengembangan olahraga di Sumatera Selatan,...

Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi Dorong Tendik jadi Motivator dan Inspirator Bagi Peserta Didik

Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi Dorong Tendik jadi Motivator dan Inspirator Bagi Peserta Didik

Senin, 10/8/26 | 08:04 WIB

Scientia.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barata (Sumbar), Muhidi menekankan pentingnya memiliki keterampilan atau skill terutama...

Ketua DPRD Sumbar Dorong Stabilitas Sosial, Perkuat Fondasi Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar

Ketua DPRD Sumbar Dorong Stabilitas Sosial, Perkuat Fondasi Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar

Jumat, 07/8/26 | 22:57 WIB

Padang, Scientia.id – Membangun daerah tidak cukup dengan menghadirkan infrastruktur dan kebijakan ekonomi. Stabilitas sosial juga menjadi fondasi penting untuk...

Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

Komisi III DPRD Sumbar Minta KDMP Jawab Krisis Pupuk dan Stabilkan Harga Panen

Sabtu, 01/8/26 | 23:12 WIB

Agam, Scientia.id – Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Nagari Sariak, Kabupaten Agam,...

Penguatan Internalisasi Lembaga, Bawaslu Agam Sampaikan Hasil Pengawasan Coktas ke Bawaslu Provinsi

Selasa, 30/9/25 | 17:55 WIB

AGAM, Scientia.id – Penguatan internalisasi kelembagaan, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhamad Khadafi kunjungi Bawaslu Kabupaten Agam. Dalam kegiatan yang...

Rakor Pengawasan PDPB, Bawaslu Agam Tekankan Permasalahan Krusial Data Pemilih

Senin, 29/9/25 | 15:51 WIB

AGAM, Scientia.id – Bawaslu Agam adakan kegiatan Rakor Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Senin (29/09) di Kantor Bawaslu...

Berita Sesudah
Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Berbagai Bentuk dan Makna Kata Ulang

POPULER

  • Berbagai Istilah Sebutan untuk Manusia

    Mengubah atau Merubah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cempaka Tanjung: Perjuangan Tokoh Perempuan Sumbar Harus Menjadi Teladan di Era Kemerdekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru, Muhidi Dorong Tendik jadi Motivator dan Inspirator Bagi Peserta Didik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026