Sabtu, 03/10/26 | 08:17 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar-Bali Perkuat Kolaborasi Pertanian Organik, Alex Indra Lukman Siap Fasilitasi Tukar Ilmu

Rabu, 06/8/25 | 19:07 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.[foto : ist]
Bali, Scientia – Pertanian organik makin dilirik sebagai solusi masa depan yang ramah lingkungan. Sumatera Barat dan Bali pun mulai menjajaki kolaborasi antar penggiat pertanian organik. Adalah Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, yang menginisiasi rencana pertukaran ilmu antara petani Sumbar dan Bali.

Dalam kunjungan kerja reses ke Provinsi Bali, Alex menyampaikan kesiapannya memfasilitasi para penggiat metode Sawah Pokok Murah (SPM) dari Sumbar untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan petani organik Bali. Menurutnya, kolaborasi ini bisa saling menyempurnakan metode budidaya sehingga menghasilkan produk pertanian yang lebih unggul, baik secara kualitas maupun kuantitas.

“Sebagai anggota DPR RI dari Sumbar yang bertugas di Komisi IV, saya siap menjembatani para penggiat SPM agar bisa berdiskusi langsung dengan petani organik Bali,” ujar politisi PDI Perjuangan itu dalam pernyataan tertulis.

Bali Punya Visi Jelas: “Bali Organik Island”

Bali memang selangkah lebih maju dalam pengembangan pertanian organik. Pemerintah Provinsi Bali mengusung visi besar “Bali Organik Island”, yang merupakan bagian dari konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sebuah upaya menjaga keseimbangan alam dan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal.

BACAJUGA

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) [foto: ist]

Donizar Apresiasi Penampian Kesenian Musik Gondang Boroguang, Warisan Adat Lubuak Gadang yang Terus Dijaga

Rabu, 30/9/26 | 18:46 WIB
Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Rabu, 30/9/26 | 13:48 WIB

Komitmen ini diwujudkan dalam regulasi yang kuat. Bali punya Perda No. 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik, yang diperkuat dengan Pergub No. 15 Tahun 2021 sebagai aturan pelaksanaannya.

“Ini bukti nyata dukungan penuh Pemprov Bali terhadap pertanian berkelanjutan. Sementara Sumbar belum punya dukungan kebijakan yang sepadan, padahal potensinya besar,” tambah Alex.

Program Unggulan Bali Bisa Jadi Inspirasi

Beberapa program pertanian organik Bali yang bisa dijadikan contoh oleh Sumbar antara lain:

  • SIMANTRI (Sistem Pertanian Terintegrasi) dan SIPADU (Sistem Pertanian Terpadu), yang menggabungkan berbagai aspek pertanian untuk hasil yang maksimal.
  • Pengembangan UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
  • Subsidi pupuk organik untuk mendukung transisi petani ke pola tanam organik.
  • Desa Organik, yaitu pengembangan desa-desa yang fokus pada pertanian organik, baik tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan.

“Kalau Bali bisa menembus pasar internasional dengan produk organiknya, Sumbar pasti bisa lebih maju lagi karena kita punya sumber daya alam yang sangat mendukung,” tegas Alex.

Diharapkan Jadi Program Nasional

Alex berharap inisiatif pertukaran ilmu ini bisa diangkat menjadi program nasional oleh Kementerian Pertanian. Ia menyebut langkah ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang ketahanan pangan.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV DPR RI didampingi jajaran Kementerian Pertanian dan Kementerian Kehutanan. Turut hadir antara lain Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktur Perlindungan Pangan, hingga Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan. Rombongan disambut langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dengan dukungan lintas kementerian dan provinsi, harapannya sinergi Sumbar-Bali dalam pertanian organik bisa membuka jalan baru menuju ketahanan pangan yang lebih kuat dan ramah lingkungan. (yrp)

Tags: Alex Indra Lukmansawah pokok murahWakil Ketua Komisi IV DPR RI
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Alex Minta SOP Karhutla Diperketat Usai Petugas Gugur Saat Bertugas

Berita Sesudah

Bupati Solok Ikuti Rakor Pemerintahan se-Provinsi Sumatera Barat

Berita Terkait

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) [foto: ist]

Donizar Apresiasi Penampian Kesenian Musik Gondang Boroguang, Warisan Adat Lubuak Gadang yang Terus Dijaga

Rabu, 30/9/26 | 18:46 WIB

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) Padang, Scientia — Denting alat musik...

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Rabu, 30/9/26 | 13:48 WIB

Arosuka, Scientia.id — Di tengah suasana pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, kepedulian terhadap warga terdampak terus mengalir. Salah satunya datang...

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Rabu, 30/9/26 | 09:22 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya pada Selasa (29/9/2026), setelah beberapa hari belakangan sempat...

Bawaslu Agam Temukan 417 Data Pemilih Perlu Diperbaiki

Bawaslu Agam Temukan 417 Data Pemilih Perlu Diperbaiki

Selasa, 29/9/26 | 15:42 WIB

Lubuk Basung, Scientia — Bawaslu Kabupaten Agam menemukan 417 data pemilih yang perlu diperbaiki selama pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan...

Talempong Uwaik-uwaik hingga Turuk Lagai, Ragam Seni Tradisi Meriahkan PKD Sumbar 2026

Talempong Uwaik-uwaik hingga Turuk Lagai, Ragam Seni Tradisi Meriahkan PKD Sumbar 2026

Senin, 28/9/26 | 21:00 WIB

Padang, Scientia.id - Kesenian Talempong Uwaik-uwaik dari Kabupaten Agam akan menjadi salah satu penampilan dalam kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD)...

Saraso Fest 2026 Hadirkan Seni Tradisi, dari Upaya Pelestarian Hingga Regenerasi

Saraso Fest 2026 Hadirkan Seni Tradisi, dari Upaya Pelestarian Hingga Regenerasi

Senin, 28/9/26 | 19:01 WIB

Asisten I Setdaprov Sumbar sekaligus Plt Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Ahmad Zakri (Tengah) Padang, Scientia.id - Seni tradisional Sumatera Barat...

Berita Sesudah
Bupati Solok Ikuti Rakor Pemerintahan se-Provinsi Sumatera Barat

Bupati Solok Ikuti Rakor Pemerintahan se-Provinsi Sumatera Barat

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026