Sabtu, 25/4/26 | 18:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Elfa Edriwati

Minggu, 08/6/25 | 07:41 WIB
Ilustrasi:Meta AI

Bersitatap

Oleh: Elfa Edriwati

Kala malam nan hangatnya menembus tiap ruang
Bertemu di lorong-lorong kecil, bersitatap lalu tersenyum manis
Hatiku bergetar namun jiwaku tak bergerak
Menatapmu lebih lama, setiap inci wajahmu, hidungmu,
Matamu, bibirmu, membuaiku hanyut lebih dalam..
Tak kan aku berdusta, lagi-lagi hasrat menyentuhmu kian membara
Ke sekian kalinya bertemu,
Kau tetap diam sementara aku menggebu.

 

Menagih Janji

Oleh: Elfa Edriwati

BACAJUGA

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB
Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Sore itu katanya tak kan berubah
Kembali terbayang senyum manisnya
Membuai, meyakinkan, tak terjadi apa-apa
Janjinya hilang terbawa angin
Menyesal percaya, dia tak lagi sama..
Bulan pertama, kedua, ketiga, jiwanya masih.
Bulan berikutnya, aku tak mengenalnya lagi..
Siapa dia? Katanya pahlawan sang putri
Nan beranjak dari tanggungan, melepas beban, merasa bebas.
Sementara putri menerawang, bisakah kita tetap seirama?

 

Mesin Waktu

Oleh: Elfa Edriwati

Tak beranjak dari sana jiwa-jiwa pemalas tiada bertepi
Sekian lama diam tanpa aksi
Pikirannya kusut, raga tak terurus
Sepanjang waktu meratapi nasib
Merayu mesin waktu agar kembali
Berangan-angan menjemput nan hilang
Nan tak sampai, nan terbuang
Bertingkah seolah tiap detik tak berharga
Jika sirna, tiap detik amat bermakna.


Perihal
Dunia

Oleh: Elfa Edriwati

Dunia nan bising kerap membawa amarah
Meluluhlantakkan jiwa raga
Gemuruh gejolak meluap
Perihal angin tak sampai
Segala nan dicari tak bersua
Segala harapan tak menyapa
Segala mimpi tak dijabah
Mengapa?
Perihal Dunia

 

Waktu Petang

Oleh: Elfa Edriwati

Di sebelah barat sawah melintang
Anginnya menghembus setiap ceruk
Ragaku terbawa arus aliran sungai
Langkahkan mengikuti ombak kecil
Mengitari alam terbentang
Jikalau tiba waktu petang
Jiwa-jiwa kecil berhambur di sana
Bergejolak riang tak ingat pulang

 

Biodata Penulis:

Elfa Edriwati lahir di kota Padang, biasa dipanggil Elfa, merupakan Mahasiswa Sastra Indonesia, Universitas Andalas. Ia memiliki hobi menonton film, membaca, dan menulis. Andrea Hirata dan Buya Hamka merupakan penulis favoritnya, dan kelak ingin menjadi seperti mereka.

Tags: #Elfa Edriwati
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dialek-dialek Bahasa Minangkabau yang (akan) Mulai Hilang

Berita Sesudah

Beban Tidak Kasat Mata Anak Perempuan Pertama

Berita Terkait

Puisi-Puisi Elly Delfia

Puisi-Puisi Elly Delfia

Minggu, 29/3/26 | 16:59 WIB

Gambar: GeminiAI Sebuah Petang di 5 Maret Pada sebuah petang di 5 Maret Aku membaca hatimu dalam kisah Yang kau...

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

Minggu, 15/3/26 | 16:09 WIB

Gambar: Meta AI Ketenangan Apa yang Kau Cari Oleh: Delivia Nazwa Syafiariza Ketenangan apa yang kau cari Ketenangan dunia yang...

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Berita Sesudah
Beban Tidak Kasat Mata Anak Perempuan Pertama

Beban Tidak Kasat Mata Anak Perempuan Pertama

POPULER

  • Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    Bupati Annisa Hadiri Sosialisasi Pencabutan PBPH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Kantongi Hasil UKK, 15 Ketua DPC di Sumbar Segera Ditetapkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Generasi Emas Sawit, 114 Pemuda Dharmasraya Ikuti Sosialisasi Beasiswa SDM Perkebunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Penghubung “tetapi” dan “sedangkan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Jenis-jenis Pola Pikir Manusia, Begini Penjelasan Para Ahli Psikologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026