Kamis, 19/3/26 | 04:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EKONOMI

Produk Penyebab Inflasi di Indonesia Menurut Pakar

Kamis, 22/5/25 | 09:06 WIB
[sumber : net]
[sumber : net]

Padang, Scientia – Inflasi Indonesia pada Mei 2025 tercatat sebesar 4,8% (yoy), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Para pakar ekonomi menyebutkan beberapa produk utama sebagai penyebab kenaikan harga tersebut.

Produk pertama yang menjadi sorotan adalah bahan bakar minyak (BBM) dan energi. Kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak langsung pada harga bahan bakar kendaraan, tetapi juga menaikkan biaya produksi dan distribusi barang secara menyeluruh. Pakar ekonomi N. Gregory Mankiw dalam bukunya Principles of Economics menyebutkan bahwa fluktuasi harga energi merupakan faktor utama terjadinya inflasi biaya produksi (cost-push inflation) yang dapat menyebar ke seluruh sektor ekonomi.

Selain itu, pangan atau bahan makanan pokok juga menjadi kontributor besar inflasi. Harga beras, gandum, minyak goreng, dan bahan pangan lain sangat sensitif terhadap perubahan iklim, gangguan pasokan, dan permintaan global. Olivier Blanchard dalam buku Macroeconomics menegaskan bahwa volatilitas harga pangan memicu tekanan inflasi yang berdampak luas pada daya beli masyarakat.

Kenaikan harga barang modal dan bahan baku industri seperti baja, semen, dan plastik juga turut berperan penting dalam mendorong inflasi. Biaya produksi yang semakin mahal memaksa produsen menaikkan harga barang jadi. Hal ini diungkapkan oleh Samuelson dan Nordhaus dalam buku Economics sebagai penyebab utama inflasi biaya produksi.

BACAJUGA

DPR Dorong Percepatan Pengesahan RUU PPRT

DPR Dorong Percepatan Pengesahan RUU PPRT

Minggu, 08/3/26 | 08:27 WIB
Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

Selasa, 03/3/26 | 14:38 WIB

Tidak hanya itu, produk barang konsumsi pokok lainnya seperti rokok, kendaraan bermotor, dan elektronik juga berpotensi menyebabkan inflasi. Kenaikan harga pada produk-produk tersebut sering kali dipengaruhi oleh perubahan regulasi dan pajak. Frank Mishkin dalam The Economics of Money, Banking, and Financial Markets menjelaskan bagaimana perubahan harga produk konsumsi ini memberikan tekanan pada tingkat inflasi secara umum.

Terakhir, sektor jasa transportasi dan logistik juga menjadi salah satu penyumbang utama inflasi. Kenaikan biaya bahan bakar dan upah pekerja di sektor ini berdampak langsung pada harga barang dan jasa yang memerlukan distribusi. Paul Krugman dan Robin Wells dalam Microeconomics menyatakan bahwa kenaikan biaya logistik dapat memicu kenaikan harga barang secara signifikan.

Secara keseluruhan, para pakar sepakat bahwa produk-produk yang berperan dalam rantai produksi dan distribusi ekonomi merupakan faktor utama penyebab inflasi. Kenaikan harga pada produk-produk ini menyebabkan tekanan biaya yang akhirnya diteruskan ke konsumen dalam bentuk harga barang dan jasa yang lebih tinggi. (Rai)

Tags: Inflasiproduk penyebab inflasi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Enam Nutrisi Yang Diperlukan Tubuh Saat Cuaca Panas

Berita Sesudah

Saluran Irigasi Putus, Sawah Warga Tiga Kelurahan di Payakumbuh Terancam Kekeringan

Berita Terkait

DPR Dorong Percepatan Pengesahan RUU PPRT

DPR Dorong Percepatan Pengesahan RUU PPRT

Minggu, 08/3/26 | 08:27 WIB

Jakarta, Scientia.id - Anggota Badan Legislasi DPR RI, Cindy Monica, menegaskan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga...

Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

Selasa, 03/3/26 | 14:38 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya menggelar Rapat Penentuan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah Tahun 1447 H/2026 M...

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Allah dan Orang Tua dalam Bisnis

Sabtu, 28/2/26 | 10:29 WIB

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Berbicara tentang bisnis, banyak orang langsung membayangkan strategi, modal,...

Bale by BTN, Transaksi Mudah Memanjakan Nasabah

Bale by BTN, Transaksi Mudah Memanjakan Nasabah

Selasa, 24/2/26 | 22:57 WIB

Seorang karyawan Ayam Geprek GG di Kota Padang memperlihatkan cara mudah untuk pembayaran tanpa ribet melalui aplikasi Bale by BTN,...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Manjakan Gen Z Cari Hunian Tanpa Ribet

Jumat, 20/2/26 | 20:40 WIB

Seorang Gen Z yang sekaligus relawan bencana di Kota Padang sedang mencari rumah hunian yang aman dan nyaman melalui aplikasi...

MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

Jumat, 13/2/26 | 06:42 WIB

Jakarta, Scientia.id - Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali melakukan peninjauan indeks saham Indonesia. Hasilnya, sejumlah saham mengalami perubahan status,...

Berita Sesudah
Saluran Irigasi Putus, Sawah Warga Tiga Kelurahan di Payakumbuh Terancam Kekeringan

Saluran Irigasi Putus, Sawah Warga Tiga Kelurahan di Payakumbuh Terancam Kekeringan

POPULER

  • Reno Wulan Sari

    Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026