Sabtu, 24/1/26 | 01:54 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Harusnya Seperti Ini, Kok Malah Jadi Begitu

Minggu, 02/3/25 | 18:07 WIB

Lastry Monika
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Beberapa tahun lalu, saudara saya terhenyak saat mendapati motornya hilang dari teras rumah kos. Seperti biasa, setiap pulang kuliah, ia memarkirkannya di sana tanpa curiga. Rasa penasaran membawanya memeriksa rekaman CCTV, yang kemudian menampilkan dua sosok pemuda dengan gerak-gerik penuh kehati-hatian.

Mereka bersusah payah membuka pagar, tanpa satpam, tanpa anjing penjaga, hanya sebuah gembok yang akhirnya berhasil mereka bobol. Aksi itu berlangsung saat dini hari, ketika penghuni kos tertidur lelap. Namun, bukannya mendapat simpati, pagi itu saudara saya justru menerima omelan. Ironisnya, alih-alih mengecam si pencuri, mereka justru menyalahkan korban.

BACAJUGA

Suatu Hari di Sekolah

Saat Ide Mengalir di Detik Terakhir

Minggu, 05/10/25 | 20:02 WIB
Suatu Hari di Sekolah

Antara Deadline dan Bedcover

Minggu, 14/9/25 | 18:56 WIB

Selain itu, saya juga pernah membaca berita tentang pelecehan seksual di media, dengan korban entah itu perempuan atau laki-laki. Namun, yang lebih mengejutkan adalah komentar-komentar yang muncul di ruang publik. Tak jarang, ada yang berujar, “Salah sendiri, bajunya terbuka. Siapa yang nggak tergoda melihatnya?”.

Jika logika semacam ini terus dibiarkan, saya ingin bertanya, bagaimana dengan anak-anak yang menjadi korban? Apakah mereka berpakaian minim? Apakah tubuh mereka memiliki daya tarik yang dianggap mengundang? Jelas tidak. Maka, sudah saatnya kita berhenti mencari alasan untuk membenarkan tindakan yang jelas-jelas keliru dan melimpahkan kesalahan kepada korban.

Ada stereotip yang keliru, tapi justru kita benarkan dan dipraktikkan dalam keseharian. Kesalahan yang seharusnya dikutuk malah dimaklumi, sementara korban justru disalahkan. Seperti kasus, pencurian seakan mendapat pembenaran. Niat dan kesempatan si maling dianggap wajar, sementara korban yang ceroboh justru disalahkan. Bukankah ini bentuk pengalihan kesalahan yang tidak semestinya? Seharusnya pelaku yang bertanggung jawab, bukan korban yang menanggung beban tambahan. Kok bisa begini, padahal seharusnya tidak begitu?

Pada kasus pelecehan sekesual, korban bisa berasal dari kalangan mana pun, tapi sering kali kita berpura-pura tidak tahu. Perdebatan soal pakaian terus berulang, padahal faktanya pelecehan tidak hanya menimpa mereka yang berpakaian seksi. Ironisnya, perilaku pelaku seolah dimaklumi dengan dalih “ada kesempatan, ada niat.” Padahal, jelas perbuatannya salah dan mencerminkan moral yang rusak.

Pada akhirnya, jika logika kita tetap jungkir balik seperti ini, mungkin suatu hari nanti maling akan diberi penghargaan atas keahliannya membobol gembok, dan pelaku pelecehan akan dielu-elukan karena “hanya manusia biasa yang tak tahan godaan.” Kita hidup di dunia nyata, bukan dalam dunia terbalik di film kartun. Jadi, mari kita pakai akal sehat: yang salah tetap salah, yang benar tetap benar.

Tags: #Lastry Monica
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Dukung Ketahanan Pangan, GOW dan Bhayangkari Pasbar Luncur Program Pekarangan Lestari

Berita Sesudah

Sambangi BPBD Sumbar, Senkom Perkuat Sinergisitas Penanggulangan Bencana

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Berita Sesudah
Sambangi BPBD Sumbar, Senkom Perkuat Sinergisitas Penanggulangan Bencana

Sambangi BPBD Sumbar, Senkom Perkuat Sinergisitas Penanggulangan Bencana

POPULER

  • Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

    Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024