Kamis, 05/3/26 | 18:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Keterbukaan Informasi Publik di Era Presiden Prabowo

Selasa, 12/11/24 | 16:00 WIB
Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra (Foto: Ist)
Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Pada sidang paripurna perdana Kabinet Merah Putih yang berlangsung pada 23 Oktober 2024, presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyoroti masalah birokrasi di Indonesia. Dalam pidatonya Prabowo menyampaikan birokrasi Kita terkenal ribet dan lambat. Ia menggambarkan bagaimana masyarakat seringkali merasakan kesulitan dalam berurusan dengan birokrasi pemerintahan. Bahkan, ia mendengar keluhan dari rakyat yang merasa bahwa birokrasi bukanlah solusi melainkan masalah.

“Kalau bisa dibikin sulit, kenapa harus dipermudah?,” kata Prabowo yang menyoroti lemahnya kinerja birokrasi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, dalam sambutannya pada acara deklarasi gerakan solidaritas nasional pada 2 November 2024 Prabowo menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintahan yang bersih,” ujar Prabowo

BACAJUGA

Wabup Iqbal Beberkan Strategi Agam Wujudkan Pemerintahan Terbuka dan Informatif

Wabup Iqbal Beberkan Strategi Agam Wujudkan Pemerintahan Terbuka dan Informatif

Rabu, 08/10/25 | 06:02 WIB
Ketua KI Sumbar, Musfi Yendra (Foto: Ist)

Informasi Adalah Amanah, Al Qur’an Jadi Kompas Etika Komunikasi

Senin, 21/4/25 | 14:02 WIB

Sebagai langkah konkrit, pada 8 November 2024 sebelum melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara Prabowo kembali yang menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya pemerintahan yang bersih.

“saya bertekad menciptakan pemerintahan bersih dari penyelewengan bersih dari ketidakefisienan, bersih dari manipulasi dan bersih dari kongkalikong,” katanya.

Komitmen ini mencerminkan keinginan presiden untuk melakukan pembenahan total terhadap sistem birokrasi dan pemerintahan yang telah berlangsung lama di Indonesia. Dengan kepemimpinan baru ditangan Prabowo-Gibran yang mulai menjabat pada 20 Oktober 2024, Indonesia memasuki babak baru dalam tata kelola pemerintahan.

Prabowo bersama wakil presiden Gibran rakabuming Raka membawa visi besar Indonesia emas 2045 dengan 8 misi strategis untuk membangun Indonesia ke depan. Salah satu misi penting yang ditekankan adalah perbaikan birokrasi dan penguatan reformasi politik dan hukum, serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

Baca Juga: KI Sumbar Apresiasi Bawaslu Pariaman Atas Layanan Informasi Publik bagi Disabilitas

Untuk mewujudkan visi tersebut, Prabowo sadar betul bahwa birokrasi harus dibenahi agar dapat berjalan lebih efisien dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. (KISB)

Tags: KI Sumatera BaratKI Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Terima Kunjungan Pengurus PWI Sumbar

Berita Sesudah

KI Sumbar Gelar Visitasi Monev ke Badan Publik di Pasaman

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

PADANG — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB

PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150...

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB

AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan...

Berita Sesudah
KI Sumbar Gelar Visitasi Monev ke Badan Publik di Pasaman

KI Sumbar Gelar Visitasi Monev ke Badan Publik di Pasaman

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hiperbola dalam Cerpen “Gubrak!” Seno Gumira Ajidarma

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur Intrinsik Naskah Drama “Orang-Orang di Tikungan Jalan” Karya Rendra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024