Selasa, 03/3/26 | 10:19 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Harga Beberapa Komoditas Mulai Turun di Pasar Raya Padang

Kamis, 22/8/24 | 15:54 WIB

PADANG, Scientia.id — Kabar baik datang dari Pasar Raya Padang, di mana harga sembako menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada bahan pokok tertentu, penurunan harga menjadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang kadang memberatkan.

Ida, salah seorang pedagang menyenutkan, harga bawang merah yang sebelumnya dijual Rp23.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp20.000 per kilogram. Penurunan harga ini disambut baik oleh para pedagang serta konsumen.

“Penurunan harga ini membantu meningkatkan jumlah pembeli. Sebelumnya, banyak pelanggan yang menunda pembelian karena harga yang terlalu tinggi, tapi sekarang mereka lebih berani membeli dalam jumlah lebih besar,” ujar ida.

Selain bawang merah, cabe keriting juga mengalami penurunan harga yang signifikan. Dari harga sebelumnya Rp40.000 per kilogram, kini cabe keriting dijual seharga Rp36.000 per kilogram. Penurunan ini tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga pedagang yang merasakan adanya peningkatan dalam transaksi harian.

BACAJUGA

Tak Sekadar Terang, Integrasi Listrik Dongkrak Produktivitas Petani Bawang

Berantas Hama Pangkas Biaya, Bikin Petani Bawang Makin Lega

Selasa, 26/8/25 | 23:45 WIB
Harga Bawang Merah di Padang Panjang Turun, Pasokan Melimpah Jadi Pemicu

Harga Bawang Merah di Padang Panjang Turun, Pasokan Melimpah Jadi Pemicu

Senin, 25/8/25 | 15:09 WIB

Dani, seorang pedagang sembako lainnya, juga mengaku lega akan penurunan harga sejumlah komoditas pokok tersebut. “Pasokan yang lebih stabil dan cuaca yang mendukung menjadi faktor utama penurunan harga. Kami berharap kondisi ini bisa bertahan, karena harga yang stabil sangat penting bagi kami,” kata Dani.

Meskipun penurunan harga ini membawa kabar baik, para pedagang tetap waspada terhadap kemungkinan fluktuasi harga di masa mendatang. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait dapat terus menjaga kestabilan pasokan agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Penurunan harga ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, meningkatkan daya beli masyarakat, dan meringankan beban hidup, terutama bagi mereka yang sehari-hari bergantung pada bahan pokok ini.

Penurunan harga ini juga diharapkan dapat memberikan sinyal positif terhadap harga bahan pokok lainnya. Jika tren ini berlanjut, tidak hanya konsumen yang diuntungkan, tetapi juga para petani dan distributor yang dapat merencanakan produksi dan distribusi dengan lebih baik. Di sisi lain, para konsumen yang sebelumnya terpaksa menurunkan konsumsi akibat harga yang tinggi, kini dapat bernapas lebih lega dengan adanya penurunan ini. (s/tmi)

Tags: Bawang MerahCabe KeritingHarga Turun
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Biro Adpim Setdaprov Sumbar Tuntas Jalani Kegiatan Capacity Building

Berita Sesudah

Mahyeldi Salurkan Bantuan Rawan Pangan ke Daerah Terdampak Bencana di Tanah Datar

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

PADANG — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB

PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150...

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB

AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan...

Berita Sesudah

Mahyeldi Salurkan Bantuan Rawan Pangan ke Daerah Terdampak Bencana di Tanah Datar

Discussion about this post

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024