Senin, 20/4/26 | 06:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Kata Maaf: Tidak Sesederhana Hurufnya

Minggu, 10/3/24 | 15:49 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Teman saya pernah berseloroh tentang satu kata yang berat untuk diucapkan. Walau terdiri dari empat kata, tapi sulit terucap dari mulut kita. “Karena kata maaf itu berat, maka ia jarang kita dengar”, begitu yang ia ucapkan sambil cengengesan. Walau kami respon dengan candaan, pernyataan itu patut direnungkan.

Dalam rutinitas keseharian banyak sikap dan tindakan yang kita perbuat. Tidak jarang pula bertindak salah dan menyakiti seseorang, entah itu disengaja atau tidak. Mungkin saja, di antaranya ada membekas di hati seseorang, berlarut hingga menjadi dendam.

BACAJUGA

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Minggu, 19/4/26 | 22:40 WIB
Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Sukses dalam Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”

Minggu, 19/4/26 | 22:16 WIB

Dendam adalah beban yang berat untuk dipikul, dan itu bisa merusak hubungan baik. Meskipun kita mungkin tidak menyadari dampaknya, dendam dapat mengganggu rutinitas keseharian. Bahkan, mungkin juga membuat kita merasa tertekan.

Dalam rutinitas keseharian, kita sering kali terjebak dalam siklus rutinitas yang padat. Namun, di tengah kesibukan tersebut, kita mungkin melupakan betapa pentingnya sikap maaf dalam menjaga keharmonisan hubungan dengan orang-orang di sekitar kita. Kata-kata sederhana maaf menjadi kunci untuk membuka pintu perdamaian dan memperbaiki keretakan.

Meminta maaf bukanlah tanda kelemahan, namun bentuk keberanian mengakui kesalahan. Hal ini tentu menjadi bentuk tanggung jawab kita atas sikap yang diperbuat. Begitu pula dengan memberikan maaf, merupakan tindakan besar yang menunjukkan kedalaman hati dan kemurahan jiwa.

Meminta maaf dan memaafkan memiliki dampak besar dalam hubungan. Ini menunjukkan rasa hormat dan tanggung jawab atas kesalahan, serta membuka jalan untuk perbaikan hubungan. Meski sederhana, kata maaf memiliki kekuatan untuk memperbaiki keretakan. Bahkan kata yang sederhana itu mampu membawa kedamaian dalam hidup keseharian.

Dalam setiap interaksi, baik meminta maaf maupun memaafkan, menunjukkan keberanian, integritas, dan kemurahan hati yang memperkaya kualitas hubungan. Dengan menerapkan sikap maaf dalam rutinitas keseharian, kita membuka jalan menuju kedamaian batin dan harmoni dalam kehidupan sosial.

Dalam momentum menyambut bulan suci Ramadan, sebagai seorang muslim hendaklah kita saling memaafkan. Di mulai dari lingkungan keluarga, anak, orang tua, suami, istri, hingga tetangga, teman kerja, dan sanak-saudara saling memaafkan. Tentu saja, dalam menyambutkan bulan yang baik dan penuh berkah harus dimulai pula dengan kebaikan, keikhlasan, dan ketulusan. Begitu yang saya ingat dari beberapa ceramah agama. Sudahkan kita saling memaafkan?

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kata Maaf: Tidak Sesederhana Hurufnya

Berita Sesudah

Kementerian Agama RI Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Pada Selasa Mendatang

Berita Terkait

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

Minggu, 19/4/26 | 22:40 WIB

Oleh: M. Subarkah dan Maharani Syifa Ramadhan (Mahasiswa Program Magister Linguistik Universitas Andalas dan Mahasiswi Program Magister Sastra Universitas Padjajaran)...

Batu dan Zaman

Memaknai Ulang Sukses dalam Film “Tunggu Aku Sukses Nanti”

Minggu, 19/4/26 | 22:16 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)    Idulfitri merupakan frasa  bahasa Arab, terdiri...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Persoalan “ini” dan “itu” di dalam Berbagai Konteks

Minggu, 19/4/26 | 21:49 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Kata ini dan...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Menemukan Waktu dalam Langkah

Minggu, 19/4/26 | 20:43 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Dahulu, berjalan kaki bukanlah kebiasaan yang saya jalani secara utuh. Ia hanya menjadi cara berpindah...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Berita Sesudah

Kementerian Agama RI Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Pada Selasa Mendatang

Discussion about this post

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari ‘Rakyat’ ke ‘Masyarakat’: Pergeseran Kata dan Ideologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026