Sabtu, 24/1/26 | 14:08 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Reno Wulan Sari

Minggu, 22/5/22 | 07:00 WIB

Anak Kertas

dalam sebuah persalinan yang begitu hebat dan matang
ia memilin kertas hingga pipih, seperti pipinya yang melesut
urat nadi lehernya mengeras hingga tengah malam
pada saat mata orang-orang terpejam, ia terjaga
untuk mengerami bola-bola origaminya
dalam kehangatan tubuh yang jujur
malam pun menyerahkan diri di ujung jarinya
tak berkutik, pada proses persalinan yang lama
sepanjang malam

dalam sebuah pengasuhan yang begitu sabar
ia sebut dirinya sebagai ibu
memilin kertas hingga pipih
yang terhubung ke ujung jari anaknya
di ruang kelas, mereka membuat tali pusar bersama
dari lembaran buku-buku teks
yang mulai kehilangan makna
sebab aksaranya telah berpindah ke dalam urat nadi mereka
menjadi kisah berfilosofi, menjalar ke seluruh kulit
mereka bersepakat, bahwa semalam ia telah bertarung
dalam sebuah persalinan yang begitu bijaksana

(Busan, Mei 2022)

Ibu Kertas

kunamai ia ibu dalam tali pusar yang dipilin
diikat dari satu ujung nasib ke ujung takdir
ibuku lahir dari ladang yang dibuatnya pada suatu petang
dialiri kisah para dewa tentang bumi yang subur
dalam keberkahan para perempuan bertangan dingin
kunamai ia ibu dalam tali pusar yang kami ciptakan bersama
suatu ketika, kami mencari bercak persalinannya
yang tentu akan berantakan setiap pagi
dari sebuah bekas, ia meramu kisah untuk kasih pagi hari
dibawa ke langit, kabar untuk Hera
tentang rahimnya yang tak pernah sepi
kunamai ia ibu, dari setiap teori yang lahir dari ujung sepatunya
ia berjalan ke rumah, ke ruang kelas
berkisah tentang rimba yang lebat, selebat bulu matanya
sebab tak ada yang pernah merindukannya

BACAJUGA

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Onde-Onde dan Klepon: Perbedaan Budaya, Perbedaan Nama

Minggu, 11/1/26 | 09:39 WIB
Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Perbedaan Frasa “Sepatu Baru” dan “Sepatu yang Baru”

Minggu, 21/12/25 | 08:22 WIB

(Busan, Mei 2022)

 

Saudara Kertas

di rimba kita ini, tak satu pun boleh berburu
begitu pesan Artemis yang mucul di mimpi ibu
jangan sampai kau membunuh kakakmu
yang pada malam ganjil menjadi burung berbulu belang
ia terbang kian ke mari mencari jawaban
berapa pemburu yang bersiap di mulut rimba
untuk merampas kami, seperti kisah tujuh anak domba
tetapi, ibuku masih terlelap
tidak lenyap dan bersemayam diperut serigala
yang berpuara-pura di depan pintu rumah
di rimba kita ini, tak satu pun boleh berburu
meski tukang kayu memberimu kapak emas
yang diterimanya sebagai hadiah kejujuran
rimba kita ini, rimba dari origami
yang dibuat ibu setelah bertemu dengan Artemis
yang menyampaikan pesan dalam sebuah persalinan
yang begitu hangat dan matang,
bahwa setiap anak, harus tetap di dalam dekapannya
bahwa tali pusar yang saling hubung, tak sehrusnya putus
oleh perjalanan waktu

(Busan, Mei 2022)

 

Biodata Penulis:

Reno Wulan SariReno Wulan Sari merupakan Dosen Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. Bukunya telah terbit dalam bentuk kumpulan cerpen yang berjudul Catatan Pertama. Selain menulis puisi, cerpen, dan artikel, ia juga merupakan sutradara teater yang tertarik pada ilmu geografi, dunia cosmos, dan segala hal tentang alam semesta.

Tags: #Reno Wulan Sari
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ilmu Koncek versus Ilmu Planning

Berita Sesudah

Puisi-puisi Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Berita Terkait

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Berita Sesudah
Puisi-puisi Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Puisi-puisi Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

Discussion about this post

POPULER

  • Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

    Firdaus Kembali Pimpin PKB Sumbar, Optimis Bawa PKB Capai Puncak pada Pemilu Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP PKB Tetapkan Kepengurusan DPW PKB Sumbar Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Komitmen Dukung Percepatan Pembebasan Lahan Sukseskan PSN di Kota Padang.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024