Jumat, 06/11/26 | 17:16 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EKONOMI

Komisi IV Kunjungi Karantina Sumbar, Empat Penguatan Disiapkan untuk Dorong Ekspor

Sabtu, 31/10/26 | 18:38 WIB

Padang, SCIENTIA – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat mengusulkan empat penguatan untuk mendorong percepatan ekspor komoditas unggulan daerah. Usulan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kerja Anggota Komisi IV DPR RI Nevi Zuairina di Padang.

Empat penguatan yang disampaikan meliputi peningkatan fasilitas dan laboratorium pengujian karantina, pendampingan kepada petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, penguatan pelayanan di simpul logistik pada pintu pemasukan dan pengeluaran komoditas, serta pengembangan ekosistem ekspor terpadu Sumatera Barat.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat RM Ende Dezeanto mengatakan, penguatan sistem perkarantinaan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing komoditas daerah.

“Sumatera Barat memiliki potensi komoditas unggulan yang sangat besar dan perlu didukung dengan sistem perkarantinaan yang kuat, baik dari sisi infrastruktur, kapasitas laboratorium, sumber daya manusia, maupun kualitas pelayanan,” ujar Ende dalam pesan elektronik di Padang, Sabtu, (31/10).

Menurut dia, Karantina tidak hanya berperan dalam pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya.

BACAJUGA

Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

Rabu, 04/11/26 | 22:28 WIB
Inklusi Keuangan Sumbar Tembus 95,37 Persen, OJK Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan Sumbar Tembus 95,37 Persen, OJK Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat

Minggu, 01/11/26 | 23:49 WIB

Pendampingan kepada pelaku usaha juga diperlukan agar komoditas yang akan dikirim mampu memenuhi persyaratan karantina dan ketentuan negara tujuan.

“Kami ingin memastikan bahwa Karantina tidak hanya hadir sebagai institusi pengawasan, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM dalam mempersiapkan produk agar memenuhi persyaratan karantina dan standar negara tujuan ekspor,” katanya.

Penguatan laboratorium menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan karena hasil pengujian menjadi bagian penting dalam memastikan komoditas memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan.

Selain itu, pelayanan karantina di simpul logistik dinilai perlu diperkuat agar pemeriksaan dan sertifikasi dapat berjalan lebih efektif pada titik-titik utama pergerakan komoditas.

Karantina Sumatera Barat juga mendorong terbentuknya ekosistem ekspor terpadu yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, petani, peternak, nelayan, serta instansi terkait dalam satu rantai fasilitasi ekspor.

Anggota Komisi IV DPR RI Nevi Zuairina mengatakan, potensi komoditas unggulan Sumatera Barat perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat.

Menurut dia, dukungan terhadap fasilitas, pendampingan pelaku usaha, dan pelayanan karantina menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan komoditas memasuki pasar internasional.

“Potensi komoditas unggulan Sumatera Barat perlu kita dorong agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing untuk menembus pasar internasional,” ujar Nevi.

“Untuk itu, dukungan terhadap penguatan fasilitas laboratorium, pendampingan kepada petani, peternak, nelayan, dan UMKM, serta peningkatan pelayanan karantina harus menjadi perhatian bersama,” lanjutnya.

Karantina Sumatera Barat berharap dukungan terhadap infrastruktur dan pelayanan tersebut dapat mempercepat pemenuhan persyaratan ekspor sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas daerah.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR, dan pelaku usaha juga diharapkan dapat memperkuat pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan di Sumatera Barat.

Balai Karantina Sumatera Barat menyatakan akan terus meningkatkan pelayanan, memperkuat pengawasan, serta membangun kolaborasi lintas sektor agar komoditas daerah semakin siap memenuhi persyaratan negara tujuan dan bersaing di pasar internasional. (*)

Tags: Anggota Komisi IV DPR RI Nevi ZuairinaBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan SumbarBalai Karantina Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Berita Sesudah

Jalan Lingkungan Dibenahi, Muhidi Dorong Penguatan Pendidikan dan Ekonomi Warga Limau Manis Selatan

Berita Terkait

Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

Rabu, 04/11/26 | 22:28 WIB

Jakarta, SCIENTIA – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas pemanfaatan teknologi 5G melalui jaringan yang kini telah menjangkau...

Inklusi Keuangan Sumbar Tembus 95,37 Persen, OJK Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan Sumbar Tembus 95,37 Persen, OJK Dorong Peningkatan Literasi Masyarakat

Minggu, 01/11/26 | 23:49 WIB

Padang, SCIENTIA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat Sumatera Barat untuk mengimbangi perluasan akses terhadap produk...

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30/10/26 | 23:14 WIB

Jakarta, SCIENTIA – Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan di tingkat global. Melalui Women20 (W20) USA International...

Laba Bersih Rp1,01 Triliun, BTPN Syariah Ditopang Kualitas Pembiayaan Sehat

Laba Bersih Rp1,01 Triliun, BTPN Syariah Ditopang Kualitas Pembiayaan Sehat

Jumat, 23/10/26 | 20:45 WIB

Jakarta, SCIENTIA – PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) mencatatkan pertumbuhan laba yang ditopang oleh kualitas pembiayaan yang semakin sehat. Perbaikan kualitas...

Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

Sidak Bupati Dharmasraya, Lahan dan Hutan Terbakar Sudah Ditanami Sawit

Jumat, 16/10/26 | 19:25 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melakukan peninjauan lapangan di...

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dharmasraya melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya pada...

Berita Sesudah
Jalan Lingkungan Dibenahi, Muhidi Dorong Penguatan Pendidikan dan Ekonomi Warga Limau Manis Selatan

Jalan Lingkungan Dibenahi, Muhidi Dorong Penguatan Pendidikan dan Ekonomi Warga Limau Manis Selatan

POPULER

  • Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

    Smartfren dan Nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited Dua Tahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Bakal Gelar Bedah Buku Sosialisme Islam Pemikiran H.O.S Coroaminoto dan Ali Syari’ati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sultan Alif Baloen Matangkan Langkah Rebut Ketua KNPI Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meneliti Tak Sekadar Mengembangkan, tapi Harus Menguji Efektivitas Inovasi Lebih Mendalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026