Padang, Scientia – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat membagikan masker kepada masyarakat di Kota Padang dalam momentum Hari Santri Nasional. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian partai terhadap kesehatan warga di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kamis, (22/10)
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan perintah langsung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. Instruksi itu ditujukan untuk membantu mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat akibat kabut asap yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Barat.
Menurut Firdaus, Hari Santri Nasional tidak semestinya hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Momentum ini juga perlu diisi dengan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian PKB terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin momentum Hari Santri menjadi kesempatan untuk hadir di tengah warga, terutama ketika mereka menghadapi ancaman gangguan kesehatan akibat kabut asap,” ujar Firdaus.
Ia mengatakan, paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki masalah pernapasan. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan agar dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan warga dapat diminimalkan.
Firdaus menilai, pembagian masker merupakan salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang tercemar. Namun, ia mengingatkan bahwa perlindungan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan penggunaan masker.
Menurut dia, penanganan karhutla dan pengendalian sumber pencemaran udara tetap menjadi hal penting untuk mencegah kabut asap terus meluas. Pemerintah dan pihak terkait perlu mengambil langkah sesuai kewenangan masing-masing agar masyarakat tidak terus-menerus menanggung dampak pencemaran udara.
“Aksi ini memang sederhana, tetapi kami berharap bisa membantu masyarakat. Yang terpenting, keselamatan dan kesehatan warga harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Peringatan Hari Santri Nasional, menurut Firdaus, memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengenang peran santri dalam perjalanan sejarah bangsa. Nilai kepedulian, pengabdian, dan keberpihakan kepada masyarakat perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.
Melalui pembagian masker tersebut, DPW PKB Sumbar berharap kesadaran masyarakat terhadap risiko kabut asap semakin meningkat. Warga juga diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika polusi meningkat, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan.(yrp)








