Minggu, 04/10/26 | 16:28 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Donizar: Pendidikan Gratis Tidak Cukup Hanya dengan Penghapusan SPP

Rabu, 23/9/26 | 14:08 WIB

Anggota DPRS Sumbar, Fraksi PKB, Donizar.[foto: ist]
Anggota DPRS Sumbar, Fraksi PKB, Donizar.[foto: ist]
Padang, Scientia — Rencana pemerintah menggratiskan pendidikan di sekolah negeri dari jenjang PAUD hingga SMA dan SMK membuka babak baru kebijakan pendidikan nasional. Namun bagi Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Donizar, persoalan pendidikan tidak selesai hanya dengan menghapus pungutan kepada orang tua.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, komitmen agar biaya pendidikan negeri mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri dapat diakses secara gratis. Pemerintah kemudian mempercepat pembahasan skema penerapannya, termasuk dukungan melalui BOS dan Program Indonesia Pintar.

Donizar menilai kebijakan tersebut harus diterjemahkan sampai ke tingkat sekolah. Pemerintah daerah perlu memastikan tidak muncul biaya pengganti dalam bentuk pungutan lain yang pada akhirnya kembali dibebankan kepada keluarga.

Menurutnya, pendidikan gratis juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas. Sekolah tidak cukup hanya bebas biaya, tetapi harus memiliki guru yang memadai, ruang belajar yang layak, laboratorium, perpustakaan, fasilitas digital, hingga dukungan bagi siswa dari keluarga miskin.

BACAJUGA

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Sabtu, 03/10/26 | 18:06 WIB
Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Sabtu, 03/10/26 | 14:23 WIB

Bagi Sumatera Barat, kebijakan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh kebutuhan pendidikan menengah. Apalagi biaya pendidikan SMA, SMK dan SLB selama ini menjadi salah satu persoalan yang bersentuhan langsung dengan kemampuan ekonomi keluarga.

Donizar berpandangan pemerintah provinsi perlu menyiapkan peta kebutuhan secara rinci. Jangan sampai kebijakan pendidikan gratis diterapkan seragam tanpa memperhitungkan perbedaan kondisi sekolah di perkotaan, daerah kepulauan, wilayah pegunungan, dan kawasan terpencil.

Persoalan lain adalah keberlanjutan anggaran. Pendidikan gratis membutuhkan pembiayaan yang stabil agar sekolah tidak kehilangan kemampuan menjalankan kegiatan belajar-mengajar ketika sumber pendanaan dari orang tua dikurangi.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat sinkronisasi antara anggaran pusat dan daerah. Dana BOS, PIP dan sumber pembiayaan lainnya harus ditempatkan dalam satu desain agar tidak terjadi tumpang tindih ataupun kekurangan.

Donizar juga melihat pendidikan gratis sebagai instrumen memutus rantai kemiskinan. Anak dari keluarga kurang mampu harus memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi.

Ia menilai Sumbar harus berani menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar urusan belanja rutin pemerintah daerah. Kebijakan pendidikan gratis, menurut Donizar, baru akan bermakna jika anak-anak Sumbar tidak lagi berhenti sekolah karena alasan biaya sekaligus mendapatkan pendidikan bermutu.

Dengan demikian, pekerjaan pemerintah setelah menghapus biaya sekolah justru semakin besar: memastikan tidak ada anak tertinggal, tidak ada sekolah kekurangan fasilitas, dan tidak ada keluarga miskin yang kembali terbebani oleh biaya pendidikan dalam bentuk lain.(yrp)

Tags: DonizarPendidikan Gratis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mahyeldi Tinjau Langsung Banjir Bandang Solok

Berita Sesudah

212 Football Club Juarai Liga PHRI 2026

Berita Terkait

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Belum Usai Persoalan Limbah Agustus, Sungai Batang Siat Kembali Menghitam dan Berbau, PT DSL Bungkam

Sabtu, 03/10/26 | 18:06 WIB

  Dharmasraya, Scientia.id — Sungai Batang Siat di wilayah Jorong Rumah Padang, Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya,...

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Pekan Kebudayaan Daerah 2026 Saraso Fest Resmi Ditutup, ini Harapan Pemerintah

Sabtu, 03/10/26 | 14:23 WIB

Padang, Scientia.id — Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2026 Saraso Fest resmi ditutup pada Jumat (2/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak...

Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai Bertahan di Tengah Arus Musik Modern

Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai Bertahan di Tengah Arus Musik Modern

Kamis, 01/10/26 | 23:45 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah perkembangan musik digital dan semakin beragamnya bentuk pertunjukan modern, Rabab Pasisia dan Tari Buai-Buai masih...

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) [foto: ist]

Donizar Apresiasi Penampian Kesenian Musik Gondang Boroguang, Warisan Adat Lubuak Gadang yang Terus Dijaga

Rabu, 30/9/26 | 18:46 WIB

Donizar bersama tim kesenian musik tradisional Gondang Boroguang dalam PKSB 2026. Selasa malam, (29/9) Padang, Scientia — Denting alat musik...

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Gerak Cepat Lian Octavia Candra, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Galodo

Rabu, 30/9/26 | 13:48 WIB

Arosuka, Scientia.id — Di tengah suasana pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, kepedulian terhadap warga terdampak terus mengalir. Salah satunya datang...

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya

Rabu, 30/9/26 | 09:22 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya pada Selasa (29/9/2026), setelah beberapa hari belakangan sempat...

Berita Sesudah
Foto bersama klub sepak bola 212 usai juarai liga PHRI 2026.[foto:ist]

212 Football Club Juarai Liga PHRI 2026

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rocky di Ketinggian 30.000 Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026