Rabu, 14/10/26 | 15:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Petani Jagung Timpeh Terancam Gagal Panen

Senin, 24/8/26 | 16:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kondisi kering berkepanjangan mulai dirasakan petani jagung di Jorong Sungai Bulian, Nagari Timpeh, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya. Minimnya ketersediaan air membuat tanaman jagung terancam mengalami gagal panen.

Kondisi tersebut dialami petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sungai Ngalau. Kekeringan membuat tanah di area pertanian mengering hingga retak-retak. Sementara tanaman jagung mengalami pertumbuhan tidak optimal akibat kurangnya pasokan air.

Salah seorang petani, Frengky, mengatakan tanaman jagung di lahannya banyak yang tumbuh kerdil. Bahkan, sebagian tanaman sudah mati akibat tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.

BACAJUGA

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB
Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14/10/26 | 05:46 WIB

“Tanaman jagung menjadi kerdil karena kekurangan air. Sebagian bahkan sudah mati. Kami khawatir akan mengalami gagal panen,” ungkap Frengky, Senin (24/8/2026).

Menurut Frengky, kondisi tersebut tidak hanya disebabkan minimnya curah hujan. Persoalan semakin diperparah dengan tidak berfungsinya saluran irigasi yang selama ini menjadi salah satu sumber pengairan lahan pertanian.
Saluran irigasi disebut mengalami kerusakan dan retak-retak, terutama pada bagian yang mengarah dari bendung.

Akibatnya, air tidak dapat mengalir secara optimal hingga ke lahan pertanian milik petani.

Ia menjelaskan, tanaman jagung cukup rentan terhadap kekurangan air. Apabila kondisi kekeringan berlangsung dalam waktu lama, pertumbuhan tanaman akan terganggu dan berpotensi menyebabkan penurunan produksi secara drastis.

Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi pertanian sekaligus melakukan perbaikan jaringan irigasi.

Langkah cepat dinilai penting agar pasokan air dapat kembali tersedia dan tanaman jagung yang masih bertahan bisa diselamatkan dari ancaman gagal panen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi terhadap ancaman kekeringan yang berpotensi berdampak pada lahan pertanian.

“Sejauh ini kita sedang siagakan pompa pada beberapa kelompok yang rentan mengalami kekeringan,” kata Lasmiyati saat dikonfirmasi.

Selain menyiagakan pompa, pemerintah juga melakukan sejumlah perbaikan melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier. Bantuan pompa dari APBN juga telah tersedia untuk mendukung pengairan lahan pertanian.

Menurut Lasmiyati, bantuan dan penanganan tersebut telah diarahkan ke sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Pulau Punjung, Sembilan Koto, Timpeh, Sitiung, Koto Salak, Koto Baru, Koto Besar, dan Sungai Rumbai.

Adapun jumlah bantuan pompa yang tersedia yakni 33 unit untuk Pulau Punjung, 9 unit untuk Sembilan Koto, 13 unit untuk Timpeh, 6 unit untuk Sitiung, 4 unit untuk Koto Salak, serta masing-masing 2 unit untuk Koto Baru, Koto Besar, dan Sungai Rumbai.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan yang masih terjadi. (*)

Tags: DharmasrayaPemkab Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sekda Medison Ingatkan ASN Dharmasraya Jaga Disiplin dan Profesionalitas

Berita Sesudah

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Berita Terkait

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.Padang, Scientia — Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga mulai menyelimuti...

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14/10/26 | 05:46 WIB

Bukittinggi, Scientia.id - Tim tinju Kota Bukittinggi menutup perjuangannya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan raihan...

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rabu, 14/10/26 | 02:06 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, meminta pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC)...

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Rabu, 14/10/26 | 00:41 WIB

Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sumatera Barat resmi dikukuhkan di ZHM Premiere Hotel, Padang, Selasa...

Pengurus DPC PKB se-Sumbar Dikukuhkan

Pengurus DPC PKB se-Sumbar Dikukuhkan

Selasa, 13/10/26 | 17:36 WIB

Padang, Scientia — Sebanyak 476 pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari berbagai kabupaten dan kota di...

Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

Selasa, 13/10/26 | 17:35 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Percepatan literasi digital di Sumatera Barat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah pesatnya...

Berita Sesudah
Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026