Rabu, 26/8/26 | 16:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Petani Jagung Timpeh Terancam Gagal Panen

Senin, 24/8/26 | 16:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dampak fenomena El Nino yang menyebabkan kondisi kering berkepanjangan mulai dirasakan petani jagung di Jorong Sungai Bulian, Nagari Timpeh, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya. Minimnya ketersediaan air membuat tanaman jagung terancam mengalami gagal panen.

Kondisi tersebut dialami petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sungai Ngalau. Kekeringan membuat tanah di area pertanian mengering hingga retak-retak. Sementara tanaman jagung mengalami pertumbuhan tidak optimal akibat kurangnya pasokan air.

Salah seorang petani, Frengky, mengatakan tanaman jagung di lahannya banyak yang tumbuh kerdil. Bahkan, sebagian tanaman sudah mati akibat tidak mendapatkan pasokan air yang cukup.

BACAJUGA

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB
Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

“Tanaman jagung menjadi kerdil karena kekurangan air. Sebagian bahkan sudah mati. Kami khawatir akan mengalami gagal panen,” ungkap Frengky, Senin (24/8/2026).

Menurut Frengky, kondisi tersebut tidak hanya disebabkan minimnya curah hujan. Persoalan semakin diperparah dengan tidak berfungsinya saluran irigasi yang selama ini menjadi salah satu sumber pengairan lahan pertanian.
Saluran irigasi disebut mengalami kerusakan dan retak-retak, terutama pada bagian yang mengarah dari bendung.

Akibatnya, air tidak dapat mengalir secara optimal hingga ke lahan pertanian milik petani.

Ia menjelaskan, tanaman jagung cukup rentan terhadap kekurangan air. Apabila kondisi kekeringan berlangsung dalam waktu lama, pertumbuhan tanaman akan terganggu dan berpotensi menyebabkan penurunan produksi secara drastis.

Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi pertanian sekaligus melakukan perbaikan jaringan irigasi.

Langkah cepat dinilai penting agar pasokan air dapat kembali tersedia dan tanaman jagung yang masih bertahan bisa diselamatkan dari ancaman gagal panen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya, Lasmiyati, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi terhadap ancaman kekeringan yang berpotensi berdampak pada lahan pertanian.

“Sejauh ini kita sedang siagakan pompa pada beberapa kelompok yang rentan mengalami kekeringan,” kata Lasmiyati saat dikonfirmasi.

Selain menyiagakan pompa, pemerintah juga melakukan sejumlah perbaikan melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier. Bantuan pompa dari APBN juga telah tersedia untuk mendukung pengairan lahan pertanian.

Menurut Lasmiyati, bantuan dan penanganan tersebut telah diarahkan ke sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan, di antaranya Kecamatan Pulau Punjung, Sembilan Koto, Timpeh, Sitiung, Koto Salak, Koto Baru, Koto Besar, dan Sungai Rumbai.

Adapun jumlah bantuan pompa yang tersedia yakni 33 unit untuk Pulau Punjung, 9 unit untuk Sembilan Koto, 13 unit untuk Timpeh, 6 unit untuk Sitiung, 4 unit untuk Koto Salak, serta masing-masing 2 unit untuk Koto Baru, Koto Besar, dan Sungai Rumbai.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan yang masih terjadi. (*)

Tags: DharmasrayaPemkab Dharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sekda Medison Ingatkan ASN Dharmasraya Jaga Disiplin dan Profesionalitas

Berita Sesudah

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Berita Terkait

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Dampak Asap, Pemkab Dharmasraya Bagikan Ribuan Masker

Rabu, 26/8/26 | 15:34 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan di kawasan Pulau Punjung, Rabu (26/8/2026), menyusul kondisi...

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Dari Kebun ke Pasar Dunia, Kabupaten Solok Siapkan 2.000 Hektare Lahan Kopi

Selasa, 25/8/26 | 21:26 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Kabupaten Solok menyiapkan 2.000 hektare kawasan kopi arabika untuk dikembangkan menjadi sentra produksi sekaligus penggerak ekonomi...

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

Senin, 24/8/26 | 22:46 WIB

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat menyikapi beredarnya rekaman video yang diduga melibatkan...

Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

Senin, 24/8/26 | 21:25 WIB

Padang, Scientia — Sebuah video yang memperlihatkan dua orang tengah bermesraan dan berciuman di sebuah ruangan yang terpajang foto Wakil...

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Senin, 24/8/26 | 20:42 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok dari Jefrizal, S.Pt.,...

Sekda Medison Ingatkan ASN Dharmasraya Jaga Disiplin dan Profesionalitas

Sekda Medison Ingatkan ASN Dharmasraya Jaga Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 24/8/26 | 14:54 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya menjaga disiplin dalam menjalankan tugas dan pengabdian...

Berita Sesudah
Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

POPULER

  • Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi. [foto:ist]

    Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga ASN Pemprov Sumbar Lakukan Perbuatan Asusila di Kantor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masheri Yanda Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Solok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksistensi Bahasa Melayu Riau di Tengah Dominasi Bahasa Indonesia di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026