Selasa, 18/8/26 | 13:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mahyeldi Dukung Penempatan ASN Dekat Domisili

Selasa, 28/7/26 | 15:45 WIB

Padang, Scientia — Gagasan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendekatkan penempatan aparatur sipil negara (ASN) dengan domisili keluarga mendapat respons positif dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Namun, ia mengingatkan kebijakan tersebut tidak boleh menggeser prinsip profesionalisme dan kebutuhan organisasi dalam tata kelola birokrasi.

Menurut Mahyeldi, konsep work-life balance atau keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kinerja ASN. Pegawai yang memiliki kondisi psikologis lebih baik karena berada lebih dekat dengan keluarga dinilai akan lebih fokus dan optimal dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik gagasan tersebut. Kami bahkan sudah menerapkan konsep itu sejak lama, baik saat menjadi Wali Kota Padang maupun ketika menjadi Gubernur Sumbar saat ini,” kata Mahyeldi di Padang, Selasa (28/7).

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Mahyeldi mengatakan aspek domisili telah menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penempatan maupun mutasi ASN di lingkungan pemerintahan yang dipimpinnya.

BACAJUGA

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun (U-12) memperebutkan trofi Wali Kota Padang. 

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) Perebutkan Piala Wali Kota Cup U-12

Minggu, 16/8/26 | 13:39 WIB
Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR FKKSP PT Semen Padang, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Resmikan Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II 2026

Minggu, 16/8/26 | 13:28 WIB

Meski demikian, ia menegaskan faktor kedekatan tempat tinggal bukan menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan penempatan pegawai. Kebutuhan organisasi, kompetensi ASN, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi pertimbangan utama.

“Yang paling utama adalah pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal. Penempatan ASN harus mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan pegawai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Wacana penempatan ASN lebih dekat dengan keluarga muncul sebagai bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas manajemen aparatur. Selama ini, tidak sedikit ASN yang harus bertugas jauh dari keluarga karena kebutuhan distribusi pegawai, terutama di daerah-daerah terpencil.

Kondisi tersebut tidak jarang berdampak pada beban ekonomi tambahan, mulai dari biaya transportasi rutin hingga kebutuhan tempat tinggal sementara di lokasi kerja.

Mahyeldi menilai, jika dirancang dengan tepat, kebijakan tersebut dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan ASN tanpa mengurangi profesionalitas birokrasi.

“ASN yang bertugas lebih dekat dengan keluarga cenderung memiliki kondisi psikologis yang lebih baik sehingga mampu bekerja lebih fokus, produktif, dan memiliki semangat yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Namun, ia kembali menekankan bahwa kebijakan tersebut harus tetap berjalan dalam koridor sistem merit. Artinya, penempatan ASN harus berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan kebutuhan instansi.

Menurutnya, birokrasi tidak boleh kehilangan fleksibilitas dalam mendistribusikan sumber daya manusia hanya karena pertimbangan domisili.

Kebijakan mendekatkan ASN dengan domisili keluarga saat ini masih dalam tahap pengujian oleh BKN. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyebut program tersebut diberi nama “Mendekatkan Pada Domisili dan Mendekatkan Pada Keluarga”.

Program itu untuk sementara diuji coba secara internal di lingkungan BKN. Tujuannya mengukur sejauh mana kedekatan ASN dengan keluarga dapat berdampak terhadap produktivitas kerja dan kesejahteraan pegawai.

Zudan mengatakan, pegawai yang lebih dekat dengan keluarga diharapkan memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan kinerja.

Selain faktor psikologis, kebijakan tersebut juga dinilai dapat mengurangi beban ekonomi ASN yang selama ini harus mengeluarkan biaya tambahan karena tinggal berjauhan dengan keluarga.

“Untuk tahap awal, BKN melakukan uji coba program ini untuk ASN BKN agar pegawai dapat berkinerja lebih tinggi karena merasa lebih bahagia setelah berkumpul dengan keluarga. Selain itu, pegawai juga dapat menata kondisi ekonominya dengan lebih baik karena tidak lagi terbebani biaya transportasi maupun penginapan akibat tinggal berjauhan dengan keluarga,” ujar Zudan.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan kebijakan penempatan ASN dekat domisili hanya dapat dilakukan sepanjang tidak mengganggu kualitas pelayanan publik.

Menurut dia, ASN tetap memiliki kewajiban untuk siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan instansi. Kewenangan pengaturan penempatan pegawai tetap berada di tangan PPK masing-masing lembaga.

Bagi Mahyeldi, keseimbangan antara kebutuhan personal ASN dan kepentingan birokrasi menjadi kunci agar kebijakan tersebut tidak salah arah.

Ia berharap uji coba BKN dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem manajemen ASN secara nasional.

Jika diterapkan dengan memperhatikan prinsip merit system, pemerataan pegawai, serta kebutuhan pelayanan masyarakat, menurut Mahyeldi, kebijakan tersebut dapat menjadi langkah baru dalam membangun birokrasi yang lebih manusiawi sekaligus tetap profesional.

“Birokrasi yang kuat bukan hanya dibangun dari aturan, tetapi juga dari aparatur yang memiliki kondisi terbaik untuk bekerja dan melayani masyarakat,” tuturnya.(yrp)

Tags: AdpsbASN
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Polemik Lahan Villa Alahan Panjang Resort, Kaum Bendang Paparkan Riwayat Hak Ulayat

Berita Sesudah

Bawaslu Agam Terus Kembangkan Pengawas Partisipatif

Berita Terkait

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun (U-12) memperebutkan trofi Wali Kota Padang. 

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) Perebutkan Piala Wali Kota Cup U-12

Minggu, 16/8/26 | 13:39 WIB

Sebanyak 29 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Padang ambil bagian dalam ajang turnamen sepak bola kelompok usia 12 tahun...

Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR FKKSP PT Semen Padang, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Resmikan Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II 2026

Minggu, 16/8/26 | 13:28 WIB

Wali Kota Padang  Fadly Amran, menutup secara resmi Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Tahun 2026 yang berlangsung di...

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan, semifinal Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang, yang diadakan di lapangan Sepakbola Persatuan Sepakbola Tabing Sekitarnya (PSTS) Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (15/8).

Wali Kota Padang Apresiasi Semifinal Turnamen PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang

Minggu, 16/8/26 | 13:16 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran menyaksikan, semifinal Turnamen Sepak Bola PSTS Tabing U-14 Piala Wali Kota Padang, yang diadakan di...

Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

Minggu, 16/8/26 | 12:21 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, mengapresiasi Festival Kota Tua 2026 sebagai etalase keberagaman budaya, sekaligus penggerak ekonomi dan pariwisata untuk...

Harius Pimpin IKA PMII Paliko, Alumni Didorong Bergerak dan Berdampak

Harius Pimpin IKA PMII Paliko, Alumni Didorong Bergerak dan Berdampak

Sabtu, 15/8/26 | 14:04 WIB

Payakumbuh, Scientia - Harius dipercaya memimpin Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Payakumbuh Limapuluh Kota (Paliko) untuk periode...

Karhutla Tekan Kualitas Udara Sumbar, BPBD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Karhutla Tekan Kualitas Udara Sumbar, BPBD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

Kamis, 13/8/26 | 18:07 WIB

Padang, Scientia - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah mulai berdampak pada kualitas udara di Sumatera Barat. Kondisi...

Berita Sesudah
Bawaslu Agam Terus Kembangkan Pengawas Partisipatif

Bawaslu Agam Terus Kembangkan Pengawas Partisipatif

POPULER

  • Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    Pemko Padang Apresiasi Pembukaan Festival Kota Tua 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batagak Gala Mudo dalam Adat Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyusuri Makna Frasa Negasi “Tidak Tahu-Menahu”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Psikologi Bahasa: Kompetisi dan Kolaborasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sintaksis: Sulit, tetapi Diam-Diam Menyenangkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026