Rabu, 23/9/26 | 03:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home Uncategorized

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai ABS-SBK di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01/6/26 | 09:25 WIB

BACAJUGA

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Minggu, 13/9/26 | 10:36 WIB
Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Senin, 07/9/26 | 10:28 WIB
PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak masyarakat memperkuat persatuan serta menerapkan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) untuk menghadapi berbagai tantangan sosial dan maraknya narasi yang berpotensi memecah belah kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Muhidi usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6).
Menurut Muhidi, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat jati diri bangsa, tetapi juga meneguhkan semangat persatuan, kebersamaan, dan keadilan sosial di tengah masyarakat yang semakin beragam.
“Kehadiran seluruh unsur pemerintahan dalam upacara ini menunjukkan bahwa kolaborasi, kerja sama, dan sinergitas antarlembaga berjalan dengan baik. Ini penting untuk menjaga persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah,” ujar Muhidi.
Ia menilai, sila kelima Pancasila tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengandung nilai kepedulian yang sangat tinggi. Menurutnya, masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sesama akan lebih mudah menghargai perbedaan dan menjauhi sikap diskriminatif.
“Kalau prinsip-prinsip ini bisa kita jalankan, maka diskriminasi tidak akan ada. Berbeda itu pasti, tetapi yang tidak boleh adalah diskriminasi,” katanya.
Muhidi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak pada sikap merasa paling benar. Menurutnya, setiap orang wajib bekerja dengan benar dan mempertahankan kebenaran, namun tetap harus menghormati pandangan orang lain demi menjaga persatuan.
“Kita bekerja secara benar itu wajib. Mempertahankan kebenaran juga wajib. Tetapi merasa paling benar, itu yang menjadi persoalan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan, menghargai kemampuan orang lain, serta memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki untuk membangun daerah dan menjaga keutuhan bangsa.
“Kita membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan sikap saling menghargai. Dengan itu, seluruh potensi yang kita miliki dapat digunakan untuk menjaga bangsa ini. Para pendiri bangsa telah mengorbankan jiwa, raga, dan pemikiran mereka untuk Indonesia. Tugas kita sekarang adalah memahami, mengamalkan, dan mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, terutama nilai kemanusiaan yang beradab.
Menurut Mahyeldi, lima sila dalam Pancasila lahir dari nilai-nilai dan kearifan lokal yang telah hidup serta berkembang di tengah masyarakat Indonesia sejak dahulu, sehingga harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu nilai yang dinilai semakin penting untuk dijunjung tinggi saat ini adalah adab dalam berinteraksi, baik di lingkungan masyarakat maupun di ruang digital dan media sosial.
“Nilai-nilai Pancasila bukan datang dari luar, tetapi lahir dari budaya dan karakter bangsa Indonesia sendiri. Karena itu, adab, etika, dan sikap saling menghormati harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Mahyeldi.
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Berita Sesudah

Bupati Solok Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Berita Terkait

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Minggu, 13/9/26 | 10:36 WIB

PADANG — Potensi pasar ikan kerapu di Sumatera Barat (Sumbar) belum tergarap maksimal. Tingginya tingkat kematian ikan sebelum panen yang...

Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Senin, 07/9/26 | 10:28 WIB

PADANG — Ada persoalan serius di balik perubahan postur APBD Sumatera Barat Tahun Anggaran 2026. Ketika target pendapatan daerah hanya...

Nofrizon Soroti 2.000 Kendaraan Dinas dan 3.890 ASN di Sumbar Tunggak Pajak

Nofrizon Soroti 2.000 Kendaraan Dinas dan 3.890 ASN di Sumbar Tunggak Pajak

Jumat, 04/9/26 | 10:21 WIB

PADANG — Sekretaris Komisi III DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Nofrizon, menyoroti masih tingginya tunggakan pajak kendaraan di lingkungan pemerintah daerah....

Temui Direksi SIG, Wakil Ketua DPRD Sumbar Kawal Optimalisasi PAP dan Sumbangan Pihak Ketiga

Temui Direksi SIG, Wakil Ketua DPRD Sumbar Kawal Optimalisasi PAP dan Sumbangan Pihak Ketiga

Rabu, 02/9/26 | 10:25 WIB

PADANG, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Nanda Satria, terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi Pajak Air...

Anak Muda Enggan Jadi Petani, HKTI Sumbar Dorong Pertanian Jadi Profesi Menjanjikan

Anak Muda Enggan Jadi Petani, HKTI Sumbar Dorong Pertanian Jadi Profesi Menjanjikan

Selasa, 01/9/26 | 09:54 WIB

PADANG — Masa depan sektor pertanian Sumatera Barat menghadapi tantangan serius. Di tengah kebutuhan menjaga ketahanan pangan, minat generasi muda...

Pendidikan Khusus Sumbar Masih Hadapi Sejumlah Tantangan, Ketua DPRD Sumbar Soroti Teknologi Pembelajaran.

Pendidikan Khusus Sumbar Masih Hadapi Sejumlah Tantangan, Ketua DPRD Sumbar Soroti Teknologi Pembelajaran.

Senin, 10/8/26 | 09:03 WIB

PADANG, – Meski jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) terus berkembang dan layanan pendidikan inklusif semakin meningkat, pendidikan khusus di Provinsi...

Berita Sesudah
Bupati Solok Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Bupati Solok Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Discussion about this post

POPULER

  • Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    Rumah Dinas Wabup Solok Dibuka untuk Pengungsi, Warga Diminta Hindari Lokasi Rawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Korban Galodo Solok Ditemukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026