Senin, 26/10/26 | 20:58 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Aset 500 Hektare di Air Runding Disorot, Pemprov Sumbar dan Pasaman Barat Benahi Status Hukum

Kamis, 12/2/26 | 20:52 WIB

Pasaman Barat, Scientia– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai menata ulang kejelasan status lahan eks proyek Air Runding di Kabupaten Pasaman Barat. Lahan seluas ribuan hektare yang sejak lama terbagi untuk provinsi, kabupaten, dan masyarakat itu kini kembali dibahas menyusul belum optimalnya pemanfaatan aset milik daerah tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, memimpin rapat bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat di UPTD Ternak Ruminansia Air Runding, Rabu (11/2). Pertemuan itu memfokuskan pembahasan pada legalitas, batas wilayah, serta optimalisasi pengelolaan lahan yang saat ini sebagian dimanfaatkan sebagai unit pelaksana teknis daerah (UPTD) peternakan.

Lahan tersebut merupakan eks Area Development Project yang berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 120/109/2006 dibagi dengan skema: sekitar 500 hektare untuk Pemerintah Provinsi Sumbar, 500 hektare untuk Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, dan kurang lebih 1.000 hektare untuk masyarakat sekitar.

Arry menegaskan, rapat ini merupakan langkah konkret untuk memastikan kembali status hukum dan penguasaan aset daerah agar tertib administrasi dan tidak memicu persoalan di kemudian hari.

BACAJUGA

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

“Di dalam SK Gubernur Tahun 2006 sudah jelas pembagian peruntukannya. Tugas kita sekarang memastikan kembali batas, status, serta legalitasnya agar seluruhnya tercatat dan memiliki kepastian hukum,” kata Arry.

Menurut dia, dari sekitar 500 hektare lahan yang menjadi hak Pemerintah Provinsi Sumbar, baru sekitar 57 hektare atau sekitar 10 persen yang telah dikelola. Angka itu dinilai masih jauh dari optimal.

“Artinya baru sekitar 10 persen yang termanfaatkan. Karena itu, kita perlu bergerak bersama memastikan aset ini terdata, terdaftar, dan bersertifikat, sehingga bisa dikelola maksimal untuk mendukung pengembangan peternakan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arry.

Rendahnya pemanfaatan lahan tersebut mendorong kedua pemerintah daerah membentuk tim bersama di tingkat provinsi dan kabupaten. Tim ini akan menyusun langkah strategis dan teknis untuk mempercepat penyelesaian status lahan, termasuk pemetaan batas dan penertiban administrasi aset.

Arry menyebutkan, rapat lanjutan akan segera digelar untuk mematangkan peta jalan penyelesaian. Pemerintah ingin memastikan tidak ada tumpang tindih kepemilikan atau persoalan hukum yang bisa menghambat pengembangan kawasan itu ke depan.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyampaikan apresiasi atas langkah koordinasi yang dibangun Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia menegaskan, penyelesaian persoalan aset harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Kita laksanakan ini berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi kepentingan kabupaten, provinsi, dan masyarakat. Ini bukan untuk kepentingan kelompok atau pribadi, tetapi untuk memastikan aset daerah tertata dengan baik,” kata Yulianto.

Dengan kejelasan status hukum, pemerintah berharap lahan eks proyek Air Runding dapat dimanfaatkan lebih optimal sebagai pusat pengembangan peternakan. Selain memperkuat produksi ternak ruminansia, kawasan itu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten II Setdaprov Sumbar Adib Alfikri, Kepala Dinas Peternakan Sumbar Sukarli, Kepala UPTD Ternak Ruminansia Air Runding, Asisten II Kabupaten Pasaman Barat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pasaman Barat.(yrp)

Tags: AdpsbPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Padang Serahkan Bantuan TJSL atau CSR dari PT PLN (Persero) di Kampung Siaga Bencana

Berita Sesudah

Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

Berita Terkait

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Yusri Latif Dukung Pelestarian Silat Tradisi, Jaga Warisan Budaya Minangkabau

Senin, 26/10/26 | 16:22 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yusri Latif, mendukung pelestarian silat tradisi sebagai...

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

Firdaus: Patuhi Aturan Lalu Lintas, Keselamatan Bukan Sekadar Hindari Tilang

Minggu, 25/10/26 | 17:35 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat, Firdaus, mendukung pelaksanaan Operasi Patuh...

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

Minggu, 25/10/26 | 17:25 WIB

Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.Pariaman, Scientia — Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman menyiapkan 26 personel untuk melaksanakan Operasi...

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

Minggu, 25/10/26 | 17:03 WIB

Padang, Scientia — Polda Sumatera Barat menggelar Operasi Patuh Singgalang 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November...

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.[foto:net]

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

Minggu, 25/10/26 | 16:26 WIB

Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi.Jakarta, Scientia — Kabar duka datang dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA...

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

Minggu, 25/10/26 | 14:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Satu orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jorong Sungai...

Berita Sesudah
Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

Hidroponik dan Inovasi Jengkol Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Batu Busuk

POPULER

  • Kasat Lantas Polres Pariaman, IPTU Afrizal Sahar.[foto:ist]

    Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Beruntun di Sungai Nili Dharmasraya, Satu Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peran Ibu Tunggal dalam Film “Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi Dikabarkan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Militer di Kalangan Gen Z

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Rem Blong, Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026