
Dharmasraya, Scientia.id — Seorang ibu menyusui yang memiliki balita berusia tiga bulan, warga Jorong Pasar Baru, Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ibu tersebut mengeluhkan gejala menggigil, mual, muntah, dan diare yang mulai dirasakan sejak Selasa sore (3/2/2026). Karena kondisi yang semakin memburuk, ia kemudian memutuskan untuk mencari pengobatan secara mandiri.
Wanita yang enggan disebutkan namanya itu mengaku berobat ke Klinik Nurjinis pada Selasa, (3/2/2026) malam dengan menggunakan biaya pribadi.
“Saya pergi berobat Selasa malam dengan pembiayaan pribadi,” ungkapnya, Rabu (4/2/2026).
Hingga saat ini, korban mengaku masih merasakan tubuh lemas dan diare yang belum sepenuhnya sembuh.
Ia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada pihak dari Program MBG yang datang untuk menemui atau menindaklanjuti keluhan yang dialaminya.
Menurut pengakuannya, ia mulai menerima bantuan Program MBG sejak 12 Januari 2026 yang diantarkan langsung oleh kader Nagari.
Baca Juga: Puluhan Siswa SMA di Sungai Rumbai Dharmasraya Diduga Keracunan MBG
Kasus ini menimbulkan perhatian masyarakat setempat terkait pengawasan dan tindak lanjut terhadap kondisi kesehatan penerima manfaat program tersebut, khususnya bagi ibu menyusui dan balita. (tnl)









