Kamis, 29/1/26 | 15:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Air Cucian Beras untuk Perawatan Wajah, Benarkah Bermanfaat?

Kamis, 29/1/26 | 14:05 WIB

Jakarta, Scientia.id – Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh tren perawatan wajah menggunakan air cucian beras. Cairan putih keruh yang biasanya langsung dibuang setelah mencuci beras, kini justru dianggap memiliki manfaat untuk kecantikan kulit.

Sejumlah warganet mengklaim air beras mampu membuat wajah tampak lebih cerah, halus, bahkan membantu menjaga kulit tetap awet muda. Tak sedikit pula yang membagikan pengalaman pribadi penggunaan air beras sebagai pencuci wajah atau bilasan rambut.

“Air bekas cuci beras jangan dibuang, simpan saja buat cuci muka atau bilas rambut,” tulis seorang pengguna media sosial.

BACAJUGA

Chat GPT

Awas! Ketergantungan ChatGPT Turunkan Kemampuan Berpikir

Minggu, 25/1/26 | 10:15 WIB
Apakah Air Kelapa Berpotensi Cegah Batu Ginjal?

Rutin Minum Air Kelapa, Ini Ragam Manfaat bagi Tubuh

Minggu, 11/1/26 | 19:22 WIB

Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpCDVE, menjelaskan bahwa air beras memang mengandung sejumlah senyawa yang berpotensi baik untuk kulit. Di antaranya inositol, antioksidan, serta beberapa vitamin yang berperan dalam menjaga kesehatan lapisan kulit.

Namun demikian, dr. Darma menegaskan bahwa hasil yang dirasakan setiap orang bisa berbeda. Kesehatan kulit tidak hanya ditentukan oleh satu bahan perawatan, melainkan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kebersihan kulit, rutinitas perawatan yang tepat, serta pola hidup sehat secara keseluruhan.

“Perawatan alami seperti ini boleh saja dicoba, tapi tetap harus dibarengi dengan perawatan kulit yang benar dan gaya hidup sehat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan air cucian beras tidak bisa dilakukan sembarangan. Kebersihan menjadi faktor utama agar tidak menimbulkan masalah kulit baru.

Baca Juga: Kasus Campak Berhasil Diturunkan, Wali Kota Bukittinggi Apresiasi Kerja Tim Kesehatan

“Kalau ragu atau punya kondisi kulit tertentu, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter. Yang paling penting itu kebersihan dan keamanan untuk kulit masing-masing,” pungkasnya dikutip detik. (*)

Tags: Air NasiKesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Solok Koordinasi dengan BPBD Sumbar

Berita Sesudah

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Berita Terkait

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Kamis, 29/1/26 | 15:23 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Universitas Andalas yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak mulai mengawali kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Pauh,...

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Solok Koordinasi dengan BPBD Sumbar

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Solok Koordinasi dengan BPBD Sumbar

Kamis, 29/1/26 | 07:41 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Memasuki fase pemulihan pascabencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Solok memfokuskan langkah pada penguatan aspek teknis dan administrasi...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya keras, memulihkan infrastruktur pengairan pascabencana hidrometeorologi dengan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta penanganan krisis air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

Pemko Padang Komitmen Pulihkan Infrastruktur Pengairan Pascabencana

Rabu, 28/1/26 | 18:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya keras, memulihkan infrastruktur pengairan pascabencana hidrometeorologi dengan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta penanganan...

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Rabu, 28/1/26 | 18:23 WIB

Tanah Datar, Scientia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pengerjaan ruas jalan nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah...

Pembangunan Jembatan Permanen dan Sabo Dam di Malalak Telan Anggaran Rp667 Miliar

Pembangunan Jembatan Permanen dan Sabo Dam di Malalak Telan Anggaran Rp667 Miliar

Rabu, 28/1/26 | 18:16 WIB

Agam, Scientia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, meninjau langsung ruas jalan Malalak–Bukittinggi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat,...

Bawaslu Agam Masuk Sekolah, Dorong Pemilih Pemula Aktif Awasi Pemilu

Bawaslu Agam Masuk Sekolah, Dorong Pemilih Pemula Aktif Awasi Pemilu

Rabu, 28/1/26 | 18:06 WIB

Lubuk Basung, Scientia - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam terus memperkuat pengawasan Pemilu berbasis masyarakat dengan menyasar kalangan...

Berita Sesudah
Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

POPULER

  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konservasi Penyu Pariaman Terbengkalai, Kolam Kotor hingga Fasilitas Rusak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Dharmasraya, Dua Lainnya Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilu Indonesia: Antara Demokrasi Substantif dan Demokrasi Prosedural

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024