Kamis, 11/6/26 | 11:54 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Gubernur Sumbar Dampingi Menko PMK Resmikan Huntara

Sabtu, 24/1/26 | 23:23 WIB

Agam, Scientia – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, meresmikan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (24/1).

Peresmian huntara tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Menko PMK ke Sumbar sekaligus peninjauan langsung progres pemulihan pascabencana di sejumlah daerah terdampak. Selain Kabupaten Agam, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh pemerintah daerah Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Sebelum peresmian, Menko PMK bersama rombongan mengikuti paparan perkembangan penanganan bencana di Sumbar yang digelar di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Bupati Agam Benny Warlis, Wakil Kepala BPS RI Dr. Soni Hari Budi Utomo Harmadi, jajaran Kemenko PMK, unsur TNI-Polri, serta kepala daerah dan Forkopimda se-Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden RI telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di tiga provinsi di Sumatera. Satgas tersebut bertugas mengoordinasikan seluruh tahapan pemulihan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

BACAJUGA

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB
Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Rabu, 10/6/26 | 19:00 WIB

“Presiden menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak sekadar membangun kembali, tetapi membangun dengan lebih baik dan lebih aman. Karena itu, rehabilitasi dan rekonstruksi harus berbasis data yang akurat agar tidak lagi dilakukan di kawasan rawan bencana,” ujar Pratikno.

Ia menjelaskan, pendataan kerusakan dan kebutuhan dilakukan oleh pemerintah daerah dengan pendampingan BNPB, diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), serta didukung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG).

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan bahwa penanganan darurat di Sumbar terus berjalan. Sejumlah jembatan darurat, seperti jembatan Bailey dan Aramco, hampir rampung dikerjakan. Selain itu, ratusan alat berat dari pemerintah pusat telah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.

“Logistik masih aman dan layanan dasar seperti listrik, komunikasi, air bersih, kesehatan, BBM, serta LPG hampir sepenuhnya pulih,” kata Suharyanto.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam paparannya menyebutkan, total estimasi kerusakan dan kerugian akibat bencana di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp33 triliun dan berdampak pada 15 kabupaten dan kota. Daerah dengan tingkat kerusakan tertinggi berada di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kabupaten Padang Pariaman.

“Total kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi diperkirakan mencapai Rp21,4 triliun, mencakup sektor infrastruktur, permukiman, sosial, pendidikan, ekonomi, hingga pengurangan risiko bencana,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan sabo dam dan cek dam, khususnya di wilayah Agam dan Tanah Datar, sebagai langkah mitigasi jangka panjang untuk mengantisipasi banjir dan lahar dingin. Mahyeldi berharap pendanaan dapat sepenuhnya didukung melalui APBN serta penyaluran Dana Transfer ke Daerah dapat dipercepat.

Dengan diresmikannya hunian sementara ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak dapat segera melanjutkan kehidupan secara lebih layak, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Sumatera Barat yang lebih tangguh dan aman dari risiko bencana.(yrp)

Tags: AdpsbGubernur SumbarHuntaraMahyeldiMenko PMK
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Idham Fadhli Terpilih sebagai Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman 2026–2029

Berita Sesudah

Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Dharmasraya, Dua Lainnya Buron

Berita Terkait

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

Kamis, 11/6/26 | 07:20 WIB

Padang, Scientia — Keterlibatan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, sebagai Master Campaign atau pimpinan tim pemenangan calon Ketua Umum...

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Bupati Dharmasraya Hadiri Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari

Rabu, 10/6/26 | 19:00 WIB

Dharmasraya, Scientia.id - Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menghadiri kegiatan Ziarah Amanah Silek Pingian Rantau Batanghari yang diikuti keluarga besar...

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

PKC PMII Sumbar Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Kolaboratif dan Responsif terhadap Tantangan Zaman

Rabu, 10/6/26 | 18:51 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik dalam...

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang sukses menduduki peringkat pertama dengan nilai indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, yakni sebesar 87,31.

Kota Padang Meraih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar

Selasa, 09/6/26 | 19:29 WIB

Pemerintah Kota Padang berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk tahun 2025, Kota Padang...

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

Senin, 08/6/26 | 21:25 WIB

Satgas PKH saat menyegel lahan kawasan hutan yang di kelola oleh PT Selago Makmur Plantation (PT SMP) di Nagari Bonjol...

Operasi Patuh Singgalang 2026 di Pariaman Ditunda, Polisi Tunggu Instruksi Mabes

Operasi Patuh Singgalang 2026 di Pariaman Ditunda, Polisi Tunggu Instruksi Mabes

Senin, 08/6/26 | 17:49 WIB

Pariaman, Scientia — Pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni di Kota Pariaman...

Berita Sesudah
Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Dharmasraya, Dua Lainnya Buron

Satu Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi Dharmasraya, Dua Lainnya Buron

POPULER

  • PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

    PT Selago Makmur Plantation Diduga Tidak Salurkan Dana CSR ke Nagari Abai Siat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Sumbar Jadi Motor Pemenangan Caketum HIPMI, Pengamat Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Patuh Singgalang 2026 di Pariaman Ditunda, Polisi Tunggu Instruksi Mabes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026