Minggu, 22/2/26 | 08:49 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI KLINIK BAHASA

Penulisan Nama dalam Bahasa Asing

Minggu, 21/12/25 | 07:51 WIB

 

Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan Prodi S2 Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas)

Suatu hari saya mendapat pertanyaan, bagaimana caranya menuliskan frasa make over dalam kalimat bahasa Indonesia? Apakah menggunakan huruf miring atau tidak? Pertanyaan ini menarik karena ada dua hal yang harus dipahami, yaitu apakah make over termasuk ke dalam istilah asing atau merupakan nama dalam bahasa asing.

Dalam kaidah bahasa Indonesia, kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing, wajib menggunakan huruf miring. Hal ini tercantum dalam Ejaan yang Disempurnakan (EyD) Nomor 0424/I/BS.00.01/2022, misalnya ketika seseorang memasukkan kata atau ungkapan bahasa asing ke dalam kalimat bahasa Indonesia, kata atau ungkapan tersebut harus ditulis menggunakan huruf miring. Hal ini dapat dilihat pada contoh data berikut.

(1) Dia yang minta make over.

BACAJUGA

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

Minggu, 15/2/26 | 16:59 WIB
Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Frasa make over pada kalimat (1) menggunakan huruf miring karena merupakan istilah asing. Frasa ini bermakna ‘mengubah sama sekali’. Sementara itu, bedakan penggunaan Make Over pada kalimat berikut.

(2) Ibu selalu membelikan produk Make Over untukku.

Contoh (2) menunjukkan bahwa tampak perbedaan dalam penggunaan frasa make over pada data (1) dengan frasa Make Over pada data (2). Frasa make over pada data (1) merupakan frasa yang berasal dari bahasa Inggris, sedangkan frasa Make Over pada data (2)  merupakan nama sebuah produk kecantikan. Meskipun menggunakan bahasa Inggris, penulisan Make Over tidak menggunakan huruf miring karena merupakan nama merek.

Sebagai pembanding, kita dapat melihat beberapa contoh lain penggunaan nama merek dalam kalimat bahasa Indonesia.

(3) Mereka menyiapkan pertandingan Mobile Legends untuk memeriahkan hari libur nasional.

(4) Di meja kami sudah tersedia Chocolatos.

Mobile Legends dan Chocolatos merupakan nama merek. Mobile Legends merupakan nama merek permainan digital, sedangkan Chocolatos merupakan nama merek minuman. Karena nama merek, penulisannya dalam bahasa Indonesia tidak perlu menggunakan huruf miring. Dengan demikian, tampak bahwa nama yang menggunakan bahasa Inggris tidak menggunakan huruf miring dalam bahasa Indonesia.

Sementara itu, terkait kata atau ungkapan asing dalam bahasa Indonesia, kita dapat melihat contoh lain sebagai berikut.

(5) Kita   perlu memperhitungkan rencana kegiatan dengan baik agar tidak malapeh awo.

(6) Weltanschauung bermakna ‘pandangan dunia’.

(7) Istilah men sana in corpore sano sering digunakan dalam bidang olahraga.

Ungkapan malapeh awo pada data (5) merupakan ungkapan dari bahasa Minangkabau yang bermakna ‘upaya keras yang akhirnya berujung sia-sia’. Sementara itu, pada data (6) terdapat istilah weltanschauung yang merupakan istilah dalam bahasa Jerman yang bermakna ‘pandangan dunia’. Dalam konteks Indonesia, ungkapan ini berkaitan dengan Pancasila sebagai dasar filosofi negara dan pandangan hidup bangsa.

Di Indonesia juga terdapat ungkapan yang terkenal dari bahasa Latin, yaitu men sana in corpore sano sebagaimana tercantum dalam data (7). Men sana in corpore sano merupakan ungkapan yang bermakna ‘dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat’. Ungkapan ini bersal dari pujangga Romawi, Decimus Lunius Juvenalis, yang menekankan pentingnya keseimbangan fisik dan mental.

Selain ungkapan dan istilah asing, huruf miring dalam bahasa Indonesia juga dipakai dalam menulis karya ilmiah, khususnya ketika menulis nama ilmiah. Hal ini bisa dilihat pada contoh data berikut:

(8) Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.

Tampak jelas bahwa huruf miring tidak hanya dituliskan untuk kosakata bahasa asing saja, ungkapan, istilah, dan nama latin juga menggunakan huruf miring. Kosakata bahasa asing yang barang kali sering kita lihat dapat dilihat sebagai berikut.

(9) Anak-anak gen Z sangat suka bermain games di handphone.

Kata games merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris yang bermakna ‘permainan’ dan handphone merupakan kata yang bermakna ‘telepon genggam’. Kedua kata ini merupakan kosakata asing sehingga wajib menggunakan huruf miring.

Dari contoh-contoh yang telah dipaparkan, tampak bahwa ada kaidah mengapa sebuah kata, frasa, ungkapan, atau istilah menggunakan huruf miring, sedangkan untuk nama—meskipun berbahasa Inggris—tidak menggunakan huruf miring dalam bahasa Indonesia. Analisis ini mematahkan ungkapan apalah arti sebuah nama karena nama dalam kaidah bahasa Indonesia justru memiliki peran penting dalam penulisan

Tags: #Ria Febrina
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Gedung Baru BPRS Jam Gadang Diresmikan, Aset Tembus Rp135 Miliar

Berita Sesudah

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Berita Terkait

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

KBBI dan Kuasa Badan Bahasa

Minggu, 15/2/26 | 16:59 WIB

Oleh: Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Setelah kapitil, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan definisi...

Aspek Fonologis dan Keformalan Bahasa

Bon atau Bien? Dua Kata yang Sering Tertukar, tetapi Tidak Pernah Sama

Minggu, 01/2/26 | 14:54 WIB

Oleh: Nani Kusrini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Lampung)   Bon dan bien adalah dua kosakata dalam bahasa Prancis yang...

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Berbagai Istilah Tempat Perbelanjaan dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 25/1/26 | 17:00 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Berbelanja merupakan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Selasa, 20/1/26 | 07:09 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Suatu sore, adik perempuan saya mendatangi saya dan berkata “Uni sudah...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

Onde-Onde dan Klepon: Perbedaan Budaya, Perbedaan Nama

Minggu, 11/1/26 | 09:39 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Tidak...

Berita Sesudah
Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

POPULER

  • Kantor Baru PKB Sumbar Diresmikan

    Kantor Baru PKB Sumbar Diresmikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Hukum Islam di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Sumbar Bentuk Tim 5 Muscab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024