Senin, 02/3/26 | 17:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB
Puisi-puisi Wulan Darma Putri
Sumber: Meta AI

Sehangat Kepulan Kopi

Oleh Wulan Darma Putri

Dalam getaran cinta
Kau mengukir hati yang luka
Memberiku segala dekapan hangat
Sehangat kepulan kopi dipagi hari

Dari riuhnya badai yang menerpa
Kau tak segan pasang badan untukku
Menghalau segala keriuhannya
Dengan pandangan teduhmu

Padang, 2025

 

BACAJUGA

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 28/9/25 | 15:35 WIB

Kau juga Perlu Diusahakan

Oleh Wulan Darma Putri

Terima kasih untuk semua yang kau usahakan
Terima kasih untuk semua yang kau perjuangkan
Kadang kala kau juga perlu mendapatkannya
Tak hanya kau yang memberi
Tak hanya kau yang berusaha
Namun kaulah yang diusahakan

Padang, 2025

 

Sehangat Meja Makan

Oleh Wulan Darma Putri

Sembunyi badan dari matahari
Membuang beban di kereta pergi dan pulang
Untuk menebar tawa ditengah meja makan
Menyaksikan gelak tawa dengan keringat jerih payah
Menyambut lembaran nominal dengan senyuman
Tak ada yang lebih hangat dari senyuman orang tua
Tak ada ucapan berarti selain terima kasih dari adik

Padang, 2025

Lagi-lagi Maaf

Oleh Wulan Darma Putri

Lelah mata ini memandang api belakang
Yang mengobar jauh dibelakang punggung
Seakan tak boleh terlihat siapapun
Walau penyembunyiannya sia-sia
Maaf, maaf, dan maaf
Lagi-lagi maaf
Kenapa tak minta maaf saja pada hatimu
Hati yang ikut kau bohongi
Padang, 2025

 

Berbahagialah, Cinta

Oleh Wulan Darma Putri

Berbahagialah cinta
Kau tak lagi menerka inginku
Kau tak lagi mencari mauku
Dan kau tak lagi bersusah payah mencintaiku
Karena aku akan membiarkanmu berbahagia
Bersama pilihan yang kau senyapkan dariku

Padang, 2025

 

Biodata Penulis:
Wulan Darma Putri, perempuan kelahiran Padang, 14 februari 2006. Penulis merupakan seorang mahasiswi Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas yang kini bergiat aktif dalam UKMF Labor Penulisan Kreatif Universitas Andalas. Dapat disapa lebih lanjut di akun instagramnya @wulandarmaaa_

Tags: #Wulan Darma Putri
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

Berita Sesudah

Banjir dan Longsor di Kabupaten Solok: DPRD Pastikan Posko Aman, Nakes Standby, dan Air Bersih Ditangani

Berita Terkait

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB

Menebak Pikiran Amir Oleh: Afny Dwi Sahira Sendu mata Amir rindu Buya Mengingat Buya semasa hidup Peninggalan Buya memenuhi memori...

Berita Sesudah
Banjir dan Longsor di Kabupaten Solok: DPRD Pastikan Posko Aman, Nakes Standby, dan Air Bersih Ditangani

Banjir dan Longsor di Kabupaten Solok: DPRD Pastikan Posko Aman, Nakes Standby, dan Air Bersih Ditangani

POPULER

  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesan Tauhid dan Penyerahan Diri dalamPuisi “Sembahyang Rumputan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Duo Srikandi Dharmasraya, Pendidikan dan OVOP Jadi Andalan Bangun Ekonomi Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024