Jumat, 04/9/26 | 01:03 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Smart Food B2SA Resmi Dibuka, Mahyeldi Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal: Tak Hanya Cukup Makan, Tapi Aman dan Halalan Thayyibah

Rabu, 05/11/25 | 19:02 WIB

Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka acara Smart Food B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).[foto : ist]
Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka acara Smart Food B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).[foto : ist]
Padang, Scientia — Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka acara Smart Food B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) bertema “Untuk Ranah Minang Tagok Pangan” di halaman Kantor Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Rabu (5/11/2025).

Acara berlangsung meriah. Sejak pagi, halaman kantor dipadati warga yang antusias mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari Festival Minang Day Culinary, lomba olahan pangan lokal, Pangan Got Talent, hingga gelar pangan murah yang menjadi favorit masyarakat. Sebanyak 19 kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam lomba pangan lokal, menampilkan aneka kreativitas olahan berbahan dasar sumber daya alam masing-masing daerah.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa Smart Food B2SA bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi strategi penting untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan mandiri dalam konsumsi pangan.

“Kegiatan ini sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pangan yang sehat, bersih, dan berkualitas,” ujarnya.

BACAJUGA

Reses Yusri Latif Bersama Bundo Kanduang Pauh, Komimen Perjuangkan Pembangunan

Reses Yusri Latif Bersama Bundo Kanduang Pauh, Komimen Perjuangkan Pembangunan

Kamis, 03/9/26 | 17:15 WIB
Walikota Padang Audiensi Dengan Kepala BNNP Sumbar, Terkait Maraknya Peredaran Narkoba di Kota Padang

Wali Kota Padang Terima Audiensi Kepala  BNNP  Sumbar,  Terkait  Peredaran Gelap Narkotika di Kota Padang.

Rabu, 02/9/26 | 10:29 WIB

Ia mengingatkan, persoalan pangan tidak bisa hanya dilihat dari ketersediaannya. Pemerintah wajib memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang aman dan sesuai prinsip halalan thayyibah.

“Kita tidak hanya bicara cukup makan, tapi juga makan yang aman dan halalan thayyibah. Itu kewajiban pemerintah memastikan rakyat mendapat pangan yang layak,” tegasnya.

Mahyeldi juga menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat terhadap beras. Ia mendorong diversifikasi pangan dengan memanfaatkan potensi lokal seperti ubi, labu, sagu, dan pisang, yang dinilai jauh lebih ekonomis dan kaya gizi.

“Ubi, labu, dan sagu bisa jadi bahan makanan bergizi dan lebih hemat. Di Mentawai, misalnya, bisa makan pisang dengan gulai ikan, lamak bana tu!” katanya disambut tawa peserta.

Gubernur turut menekankan pentingnya pengawasan jajanan sekolah. Ia meminta Dinas Pangan dan OKKPD daerah bertindak tegas terhadap produk pangan yang tidak memenuhi standar keamanan.

“Kalau ada kasus keracunan, dapurnya harus ditutup sementara dan dievaluasi. Ini soal kesehatan masyarakat, jadi tidak boleh disepelekan,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga ketahanan pangan bukan hanya jadi kebutuhan rumah tangga, tetapi bagian dari menjaga stabilitas bangsa.

“Bahkan, katanya perang dunia nanti bisa dipicu oleh persoalan pangan. Jadi, menjaga ketahanan pangan itu sama dengan menjaga ketahanan bangsa,” katanya.

Ia berharap gerakan peningkatan konsumsi pangan lokal terus diperluas agar Sumbar menjadi daerah yang mandiri dan tahan terhadap gejolak pangan global.

Kepala Dinas Pangan Sumbar, Iqbal Ramadi Payana, menyampaikan bahwa pelaksanaan Smart Food B2SA sejalan dengan amanah Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang percepatan diversifikasi pangan.

Beberapa program prioritas yang berjalan meliputi:

  • Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan (P-KRPL)
  • Peningkatan Pengolahan dan Pengembangan Pangan Lokal
  • Kampanye Menu Makan Sehat B2SA

Iqbal juga melaporkan capaian membanggakan: Sumatera Barat berhasil menembus 8 besar nasional dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) 89,0 pada 2024, menunjukkan masyarakat semakin beragam dalam mengonsumsi pangan.

Acara turut dihadiri perwakilan Badan Pangan Nasional, Bupati dan Wakil Bupati se-Sumbar, Ketua Tim Penggerak PKK, BKOW, Dharma Wanita Persatuan, serta perwakilan dari Bank Indonesia, Bulog, dan berbagai elemen masyarakat.

Di akhir sambutannya, Mahyeldi mengajak seluruh pihak terus mengembangkan pangan lokal demi terwujudnya Sumbar yang tangguh dan cukup pangan.

“Semoga masyarakat Sumbar selalu tercukupi pangannya dan dijauhkan dari makanan yang membahayakan kesehatan,” tutupnya sebelum membuka acara secara resmi.(Adpsb)

Tags: MahyeldiPanganPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mahyeldi Buka Kelas Pemuda Antikorupsi 2025: Siapkan Generasi Muda Berintegritas untuk Masa Depan Sumbar

Berita Sesudah

Pemko Bukittinggi Revisi Perda Pengelolaan Aset Daerah, Pastikan Tata Kelola Lebih Efisien dan Akuntabel

Berita Terkait

Reses Yusri Latif Bersama Bundo Kanduang Pauh, Komimen Perjuangkan Pembangunan

Reses Yusri Latif Bersama Bundo Kanduang Pauh, Komimen Perjuangkan Pembangunan

Kamis, 03/9/26 | 17:15 WIB

Padang, Scientia – Persoalan data penerima bantuan sosial mencuat dalam reses Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Yusri Latif,...

Walikota Padang Audiensi Dengan Kepala BNNP Sumbar, Terkait Maraknya Peredaran Narkoba di Kota Padang

Wali Kota Padang Terima Audiensi Kepala  BNNP  Sumbar,  Terkait  Peredaran Gelap Narkotika di Kota Padang.

Rabu, 02/9/26 | 10:29 WIB

Walikota Padang Audiensi Dengan Kepala BNNP Sumbar, Terkait Maraknya Peredaran Narkoba di Kota Padang Padang, Scientia----- Wali Kota Padang Fadly...

Sidang paripurna DPRD kota Padang dihadiri seluruh Anggota DPRD Kota Padang

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2026

Selasa, 01/9/26 | 14:03 WIB

Sidang paripurna berlangsung tenang dan dihadiri para undangan Padang, Scientia------ DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Tutup Masa Sidang III...

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Selasa, 01/9/26 | 13:52 WIB

Padang, Scientia — Konstelasi fraksi di DPRD Kota Padang berubah. Fraksi gabungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Ummat resmi...

Nama PMII Dicatut untuk Bacalon KNPI Pasaman, PKC Sumbar Tegaskan Tak Pernah Beri Rekomendasi

Nama PMII Dicatut untuk Bacalon KNPI Pasaman, PKC Sumbar Tegaskan Tak Pernah Beri Rekomendasi

Selasa, 01/9/26 | 12:50 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat angkat bicara terkait beredarnya surat yang...

Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.[foto: ist]

Ketua PKC: Rekomendasi PMII pada Musda KNPI Pasaman Tidak Legal

Selasa, 01/9/26 | 12:22 WIB

Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.Padang, Scientia — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera...

Berita Sesudah
Pemko Bukittinggi Revisi Perda Pengelolaan Aset Daerah, Pastikan Tata Kelola Lebih Efisien dan Akuntabel

Pemko Bukittinggi Revisi Perda Pengelolaan Aset Daerah, Pastikan Tata Kelola Lebih Efisien dan Akuntabel

POPULER

  • Walikota Padang Audiensi Dengan Kepala BNNP Sumbar, Terkait Maraknya Peredaran Narkoba di Kota Padang

    Wali Kota Padang Terima Audiensi Kepala  BNNP  Sumbar,  Terkait  Peredaran Gelap Narkotika di Kota Padang.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua PKC: Rekomendasi PMII pada Musda KNPI Pasaman Tidak Legal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Peneliti Unand Kembangkan Model Linguistik Pascagalodo di Nagari Muaro Aie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahaya Mandi Malam: Antara Mitos dan Fakta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026