Senin, 19/10/26 | 16:36 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Smart Food B2SA Resmi Dibuka, Mahyeldi Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal: Tak Hanya Cukup Makan, Tapi Aman dan Halalan Thayyibah

Rabu, 05/11/25 | 19:02 WIB

Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka acara Smart Food B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).[foto : ist]
Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka acara Smart Food B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).[foto : ist]
Padang, Scientia — Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka acara Smart Food B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) bertema “Untuk Ranah Minang Tagok Pangan” di halaman Kantor Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Rabu (5/11/2025).

Acara berlangsung meriah. Sejak pagi, halaman kantor dipadati warga yang antusias mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari Festival Minang Day Culinary, lomba olahan pangan lokal, Pangan Got Talent, hingga gelar pangan murah yang menjadi favorit masyarakat. Sebanyak 19 kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam lomba pangan lokal, menampilkan aneka kreativitas olahan berbahan dasar sumber daya alam masing-masing daerah.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa Smart Food B2SA bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi strategi penting untuk membangun masyarakat yang lebih sehat dan mandiri dalam konsumsi pangan.

“Kegiatan ini sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pangan yang sehat, bersih, dan berkualitas,” ujarnya.

BACAJUGA

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

Senin, 19/10/26 | 02:18 WIB
Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Minggu, 18/10/26 | 22:02 WIB

Ia mengingatkan, persoalan pangan tidak bisa hanya dilihat dari ketersediaannya. Pemerintah wajib memastikan masyarakat mengonsumsi makanan yang aman dan sesuai prinsip halalan thayyibah.

“Kita tidak hanya bicara cukup makan, tapi juga makan yang aman dan halalan thayyibah. Itu kewajiban pemerintah memastikan rakyat mendapat pangan yang layak,” tegasnya.

Mahyeldi juga menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat terhadap beras. Ia mendorong diversifikasi pangan dengan memanfaatkan potensi lokal seperti ubi, labu, sagu, dan pisang, yang dinilai jauh lebih ekonomis dan kaya gizi.

“Ubi, labu, dan sagu bisa jadi bahan makanan bergizi dan lebih hemat. Di Mentawai, misalnya, bisa makan pisang dengan gulai ikan, lamak bana tu!” katanya disambut tawa peserta.

Gubernur turut menekankan pentingnya pengawasan jajanan sekolah. Ia meminta Dinas Pangan dan OKKPD daerah bertindak tegas terhadap produk pangan yang tidak memenuhi standar keamanan.

“Kalau ada kasus keracunan, dapurnya harus ditutup sementara dan dievaluasi. Ini soal kesehatan masyarakat, jadi tidak boleh disepelekan,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga ketahanan pangan bukan hanya jadi kebutuhan rumah tangga, tetapi bagian dari menjaga stabilitas bangsa.

“Bahkan, katanya perang dunia nanti bisa dipicu oleh persoalan pangan. Jadi, menjaga ketahanan pangan itu sama dengan menjaga ketahanan bangsa,” katanya.

Ia berharap gerakan peningkatan konsumsi pangan lokal terus diperluas agar Sumbar menjadi daerah yang mandiri dan tahan terhadap gejolak pangan global.

Kepala Dinas Pangan Sumbar, Iqbal Ramadi Payana, menyampaikan bahwa pelaksanaan Smart Food B2SA sejalan dengan amanah Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang percepatan diversifikasi pangan.

Beberapa program prioritas yang berjalan meliputi:

  • Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan (P-KRPL)
  • Peningkatan Pengolahan dan Pengembangan Pangan Lokal
  • Kampanye Menu Makan Sehat B2SA

Iqbal juga melaporkan capaian membanggakan: Sumatera Barat berhasil menembus 8 besar nasional dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) 89,0 pada 2024, menunjukkan masyarakat semakin beragam dalam mengonsumsi pangan.

Acara turut dihadiri perwakilan Badan Pangan Nasional, Bupati dan Wakil Bupati se-Sumbar, Ketua Tim Penggerak PKK, BKOW, Dharma Wanita Persatuan, serta perwakilan dari Bank Indonesia, Bulog, dan berbagai elemen masyarakat.

Di akhir sambutannya, Mahyeldi mengajak seluruh pihak terus mengembangkan pangan lokal demi terwujudnya Sumbar yang tangguh dan cukup pangan.

“Semoga masyarakat Sumbar selalu tercukupi pangannya dan dijauhkan dari makanan yang membahayakan kesehatan,” tutupnya sebelum membuka acara secara resmi.(Adpsb)

Tags: MahyeldiPanganPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Mahyeldi Buka Kelas Pemuda Antikorupsi 2025: Siapkan Generasi Muda Berintegritas untuk Masa Depan Sumbar

Berita Sesudah

Pemko Bukittinggi Revisi Perda Pengelolaan Aset Daerah, Pastikan Tata Kelola Lebih Efisien dan Akuntabel

Berita Terkait

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.[foto:sci/yrp]

Bupati Padang Pariaman Buka Soundbar Fest II

Senin, 19/10/26 | 02:18 WIB

Penabuhan gendang sebagai pertanda dimulainya Soundbar Fest II.Padang Pariaman, Scientia — Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, secara resmi membuka...

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Meski Diguyur Hujan, Soundbar Fest II di Balah Hilia Tetap Meriah

Minggu, 18/10/26 | 22:02 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Hujan yang mengguyur kawasan Korong Kabun Baru, Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman,...

Wabup Candra Ajak BKMT Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Wabup Candra Ajak BKMT Perkuat Syiar Islam dan Kepedulian terhadap Penyakit Masyarakat

Minggu, 18/10/26 | 19:54 WIB

Sumani, Scientia.id — Wakil Bupati Solok, Candra, mengajak seluruh pengurus dan anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Solok untuk...

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

PKB Salurkan 132 Ribu Liter Air Bersih di Sumsel, Warga: Terima Kasih Gus Muhaimin

Sabtu, 17/10/26 | 22:07 WIB

Sumsel, Scientia - DPP Partai Keangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan 132.000 liter air bersih dan 3000 masker kepada warga di Sumatera...

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Gus Muhaimin Serukan Gerakan Kemanusiaan Karhutla: Jangan Hanya Bergerak Saat Daerah Sendiri Tertimpa Bencana

Sabtu, 17/10/26 | 18:36 WIB

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.Jakarta, Scientia — Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus...

Soundbar Fest II Bakal Digelar, Gapsi Tegaskan Bukan Sound Horeg

Soundbar Fest II Bakal Digelar, Gapsi Tegaskan Bukan Sound Horeg

Sabtu, 17/10/26 | 12:54 WIB

Padang, Scientia — Gerakan Pekerja Seni Indonesia (Gapsi) menggelar Soundbar Fest II 2026 pada 18 hingga 23 Oktober di Korong...

Berita Sesudah
Pemko Bukittinggi Revisi Perda Pengelolaan Aset Daerah, Pastikan Tata Kelola Lebih Efisien dan Akuntabel

Pemko Bukittinggi Revisi Perda Pengelolaan Aset Daerah, Pastikan Tata Kelola Lebih Efisien dan Akuntabel

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026