Selasa, 03/3/26 | 05:20 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI PUISI

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 11/5/25 | 11:29 WIB
Puisi-puisi Afny Dwi Sahira
Ilustrasi: Meta AI

Mahasiswa Fakultas Timbangan Keadilan

Oleh: Afny Dwi Sahira

Kau datang pada sebuah pertemuan
Tak ada yang mengundangmu untuk datang
Penuh pasal, logika serta wajah tegas yang tak mau luntur
Ternyata kau hadir membantah semuanya
Dengan satu lengkung di bibirmu
Senyum yang tak masuk undang-undang
Tetapi sah membuat jantungku gugup
Lalu kita berkelana akrab mengalir bak aliran sungai
Dialog yang terasa seperti pulang ke diri sendiri
Tawa yang tak perlu alasan
Peluk yang tak selalu harus bersentuhan
Detik yang jatuh perlahan saat bersama
Genggam yang tak menggenggam luka
Elusan tangan hinggap di kepala
Seluruh tangis masalah seolah berhenti sejenak saat bersama
Seruput dua pop ice di atas meja
Ketahuan melirik, senyum terbit dari kumis tipis
Salam hangat untuk seorang mahasiswa fakultas timbangan keadilan

2025

 

BACAJUGA

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 16/11/25 | 19:38 WIB
Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Puisi-puisi Afny Dwi Sahira

Minggu, 14/9/25 | 17:02 WIB

Di Balik Dasi Tikus Modern

Oleh: Afny Dwi Sahira

Tikus berdasi mulai bertambah
Meminta serpihan makanan dari manusia
Dia mencuri tanpa suara
Menyusup ke tempat tempat tak terjangkau
Merusak diam-diam
Menggerogoti sisa-sisa negeri ini
Dengan senyum licik mencari celah
Konon katanya jika ketahuan tak akan menjadi bangkai
Tinggal bersembunyi di balik bayang-bayang
Mencari celah baru untuk mencuri lagi
Kembali ke lubang
Dan tak ada yang tahu pergi ke mana
Tertangkap saja tidak
Dasar hewan licik!

2025

 

Langit Kampus, Langit Rumah

Oleh: Afny Dwi Sahira

Rantau awal dari lupa keluarga
Akademik dikejar seolah besok kiamat datang
Langkah-langkah rapuh di jalan berkerikil cita-cita
Ketakutan-ketakutan dari deru telepon di senyap malam
Pagi yang tak pernah sama tanpa suara bapak
Gemetar hati mendengar suara ibu
Garis bibir menjulang
Bunyi notifikasi transferan daun salam
Jeda yang tak pernah selesai
Pangkul gelar, tahan gemercik hujan di kelopak mata
Rumah tak pernah sejauh ini
Deru telepon di jam-jam tak seperti biasanya
Antara bunyi dering dan detak jantung
Kabar baik atau buruk
Langit kos yang tak sehangat rumah
Cinta yang dikemas dalam mi instan dan air mata
Genggam harap di sela gigil pagi
Satu hal yang dipertanyakan di kepala
Setelah sarjana, akan kerja apa?

2025

 

Biodata Penulis:
Afny Dwi Sahira, perempuan kelahiran Ponorogo pada 25 Maret 2006. Ia merupakan seorang mahasiswi Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas.

 

Tags: #Afny Dwi Sahira
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Antara Suspense dan Komedi dalam Novel Lupus: Iiih Syereem!

Berita Sesudah

Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

Berita Terkait

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

Minggu, 25/1/26 | 13:00 WIB

Gambar:GeminiAI Sore di Bulan Juni Aku tidak tahu mengapa semuanya begitu pelan dan bahkan begitu cepat, bulan yang di mana...

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

Minggu, 18/1/26 | 19:35 WIB

Sumber gambar: GeminiAI Tanpa Ingin Menjadi Utama Oleh: Arza Kailla Chaerani Kau hadir tanpa gegap gempita Seperti lagu yang tak...

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Puisi-puisi Aliftia Nabila Putri

Minggu, 11/1/26 | 09:26 WIB

  Sumber: Google GeminiAI Di Kota yang Berbeda Oleh: Aliftia Nabila Putri Di sini aku masih sibuk dengan hariku, Sama...

Puisi-puisi Furkon Patani

Puisi-puisi Furkon Patani

Minggu, 28/12/25 | 14:15 WIB

Gambar: Meta AI Jadikanlah Aku Perindu Oleh: Furkon Patani Aku adalah pemabuk cinta Dan aku juga perindu setia Banyak yang...

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Puisi-puisi Indri Rahmadani

Minggu, 07/12/25 | 17:48 WIB

Sumber Gambar: Meta AI Rumah Tanpa Pintu Oleh Indri Rahmadani Di kota ini yang jauh dari ragamu Aku belajar berhitung...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Minggu, 30/11/25 | 15:51 WIB

Sumber: Meta AI Sehangat Kepulan Kopi Oleh Wulan Darma Putri Dalam getaran cinta Kau mengukir hati yang luka Memberiku segala...

Berita Sesudah
Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

Pandangan Khalil Gibran tentang Musik sebagai Bahasa Rohani

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa dan (Ber) Pikiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024