Rabu, 02/9/26 | 01:05 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Disbud Sumbar Gencarkan Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Kamis, 08/5/25 | 17:40 WIB
Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. [foto : sci/yrp]
Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. [foto : sci/yrp]

Padang, Scientia – Dinas Kebudayaan Provinsi Sumater Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah melalui serangkaian program kerja yang beragam dan menyentuh berbagai aspek. Hal itu tertuang dalam paparan program kerja dinas yang mencakup inventarisasi warisan budaya tak benda (WBTP), penguatan cagar budaya, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang seni dan budaya.

Sekretaris Disbud Sumbar, Yayat Wahyudi mengatakan, pertama yang akan dilakukan adalah pendataan warisan budaya tak benda. Saat ini pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi dan mendokumentasikan seluruh kekayaan budaya tak benda yang dimiliki daerah.

“Sampai tahun 2024 kita telah menetapkan sekitar 112 WBTB. Untuk 2025 akan diusulkan sekitar 50 lebih dan kita tengah melengkapi administari dan dokumen yang dibutuhkan,” ujar Yayat Wahyudi saat ditemui Scientia di Kantornya.

Kedua, Disbud Sumbar tengah melakukan pemeringkatan cagar budaya peringkat provinsi.  Hingga saat ini telah dilakukan pembentukan tim ahli untuk merekomendasikan penetapan cagar budaya peringkat provinsi yang telah diusulkan oleh kabupaten dan kota.

BACAJUGA

Sidang paripurna DPRD kota Padang dihadiri seluruh Anggota DPRD Kota Padang

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2026

Selasa, 01/9/26 | 14:03 WIB
Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Selasa, 01/9/26 | 13:52 WIB

“Untuk tahun ini pemeringkatan tingkat provinsi belum masuk usulan dari kabupaten dan kota. Sedangkan untuk pemeringkatan secara nasional audah masuk dua usulan, yaitu Candi Pulau Sawah di Dharmasraya dan Makam Syekh Burhanuddin Ulakan, Padang Pariaman,” sebutnya.

Semangat pelestarian tradisi juga tercermin dalam dukungan Disbud terhadap kegiatan Alek Nagari untuk mengangkat tradisi dan upacara adat yang merupakan karakteristik daerah. Dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan alek nagari di Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Juni mendatang.

“Tidak haya itu, kita juga berikan peningkatan kapasitas terkait pasambahan bagi pelaku budaya dan generasi muda,” sampainya.

Untuk kegiatan pengembangan, kata Yayat, tahun ini pihaknya melakukan beberapa festival kesenian. Kegiatan ini berfokus pada penyelenggaraan dan tata kelola sanggar seni di daerah setempat.

“Tahun ini Disbud Sumbar memiliki 10 kegiatan featival. Beberapa dari tiu telah dilaksanakan dan ada juga yang akan dilakukan kedepannya,” katanya.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor seni, akan diadakan program sertifikasi tenaga kesenian pembatik dan penghias pengantin. Program ini diharapkan dapat melahirkan tenaga ahli yang kompeten dan berdaya saing.

Kemudian untuk kegiatan pembinaan, Disbud Sumbar akan melakukan bimtek dan peningkatan kapasitas ninik mamak dan bundo kandung. tentang akar budaya juga menjadi perhatian. Disbud Sumbar berencana menggali lebih dalam sejarah adat dan nilai tradisi melalui berbagai kajian dan penelitian.

“Serta memperkenalkan kajian tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (abs-sbk) bagi generasi muda di rantau dan daerah,” tuturnya.

Dalam upaya pengembangan seni dan budaya secara terstruktur, UPTD Taman Budaya dan Museum Adityawarman akan menjadi pusat kegiatan yang dinamis. Beberapa kegiatan di antaranya yaitu workshop, seminar kesenian, pagelaran dan festival.

“Beberapa waktu kedepan akan dilakukan Bimtek dan workshop teater di taman budaya.  Serta pagelaran dan festival yang bertujuan untuk penguatan tata kelola sanggar dan teknis berkesenian bagi pelaku budaya,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap para pelaku budaya yang telah berjasa juga menjadi agenda penting. Dinas Kebudayaan berencana memberikan penghargaan kepada maestro budaya pada tanggal 1 Oktober mendatang. Selain itu, juga akan digelar Pekan Kebudayaan Daerah sebagai wadah ekspresi dan apresiasi terhadap seluruh kekayaan budaya daerah.

Selanjutnya, sektor permuseuman juga tak luput dari perhatian. Dinas Kebudayaan memiliki program terkait pengelolaan dan pelestarian serta perbaikan koleksi museum.

“Kegiatannya berupa pameran temporer untuk menarik minat masyarakat. Serta melakukan kajian terhadap koleksi museum yang akan dipamerkan melalui pameran temporer,” lanjutnya.

Selanjutnya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, akan diadakan lomba cerdas cermat museum. Kemudian juga akan digelar festival Sepak Rago, lomba lukisan rumah gadang Gajang Padati. Terakhir, Dinas Kebudayaan juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana museum seperti taman layanan digital. (yrp)

Tags: Disbud Sumbarfestival budayaKesenianwarisan budaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Sumbar Terima Kunjungan Pansus I DPRD Musi Rawas, Bahas Penanganan Permukiman Kumuh

Berita Sesudah

Sumatera Barat Maksimalkan Puskeswan Jadi Pusat Informasi Layanan Peternakan Terpadu, Wajibkan Keberadaan Dokter Hewan di Setiap Unit

Berita Terkait

Sidang paripurna DPRD kota Padang dihadiri seluruh Anggota DPRD Kota Padang

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2026

Selasa, 01/9/26 | 14:03 WIB

Sidang paripurna berlangsung tenang dan dihadiri para undangan Padang, Scientia------ DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Tutup Masa Sidang III...

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

Selasa, 01/9/26 | 13:52 WIB

Padang, Scientia — Konstelasi fraksi di DPRD Kota Padang berubah. Fraksi gabungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Ummat resmi...

Nama PMII Dicatut untuk Bacalon KNPI Pasaman, PKC Sumbar Tegaskan Tak Pernah Beri Rekomendasi

Nama PMII Dicatut untuk Bacalon KNPI Pasaman, PKC Sumbar Tegaskan Tak Pernah Beri Rekomendasi

Selasa, 01/9/26 | 12:50 WIB

Padang, Scientia.id - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat angkat bicara terkait beredarnya surat yang...

Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.[foto: ist]

Ketua PKC: Rekomendasi PMII pada Musda KNPI Pasaman Tidak Legal

Selasa, 01/9/26 | 12:22 WIB

Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.Padang, Scientia — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera...

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi Terhadap KUA dan PPAS TA 2027

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi Terhadap KUA dan PPAS TA 2027

Selasa, 01/9/26 | 10:43 WIB

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat menerima laporan pandangan fraksi dari Anggota DPRD Kota Padang Padang, Scientia------ DPRD Kota Padang...

DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap, Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,  di Gedung DPRD Kota Padang, , Senin (31/8).

DPRD Kota Padang Gelar Sidang Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

Selasa, 01/9/26 | 10:11 WIB

DPRD Kota Padang mengelar Sidang  Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap, Ranperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,  di Gedung DPRD...

Berita Sesudah
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, Sukarli. [foto : ist]

Sumatera Barat Maksimalkan Puskeswan Jadi Pusat Informasi Layanan Peternakan Terpadu, Wajibkan Keberadaan Dokter Hewan di Setiap Unit

POPULER

  • Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusur Rahman.[foto: ist]

    Ketua PKC: Rekomendasi PMII pada Musda KNPI Pasaman Tidak Legal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Biro PBJ Akui Ada dalam Rekaman Video Mesra dan Mundur dari Jabatan, Sekda : Tetap Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi PKB dan Ummat DPRD Padang Berpisah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026