Rabu, 23/9/26 | 13:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Disbud Sumbar Gencarkan Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Kamis, 08/5/25 | 17:40 WIB
Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. [foto : sci/yrp]
Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. [foto : sci/yrp]

Padang, Scientia – Dinas Kebudayaan Provinsi Sumater Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah melalui serangkaian program kerja yang beragam dan menyentuh berbagai aspek. Hal itu tertuang dalam paparan program kerja dinas yang mencakup inventarisasi warisan budaya tak benda (WBTP), penguatan cagar budaya, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang seni dan budaya.

Sekretaris Disbud Sumbar, Yayat Wahyudi mengatakan, pertama yang akan dilakukan adalah pendataan warisan budaya tak benda. Saat ini pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi dan mendokumentasikan seluruh kekayaan budaya tak benda yang dimiliki daerah.

“Sampai tahun 2024 kita telah menetapkan sekitar 112 WBTB. Untuk 2025 akan diusulkan sekitar 50 lebih dan kita tengah melengkapi administari dan dokumen yang dibutuhkan,” ujar Yayat Wahyudi saat ditemui Scientia di Kantornya.

Kedua, Disbud Sumbar tengah melakukan pemeringkatan cagar budaya peringkat provinsi.  Hingga saat ini telah dilakukan pembentukan tim ahli untuk merekomendasikan penetapan cagar budaya peringkat provinsi yang telah diusulkan oleh kabupaten dan kota.

BACAJUGA

Yusri Latif: PKB Ingin Cetak Pejuang, Bukan Sekadar Kader

Yusri Latif: PKB Ingin Cetak Pejuang, Bukan Sekadar Kader

Rabu, 23/9/26 | 00:32 WIB
Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Tidak di Lokasi

Tanggungjawab SPPG terhadap Siwa MTsN 1 Pariaman Keracunan MBG: Jenguk Korban dan Tanggung Biaya Perawatan

Selasa, 22/9/26 | 20:02 WIB

“Untuk tahun ini pemeringkatan tingkat provinsi belum masuk usulan dari kabupaten dan kota. Sedangkan untuk pemeringkatan secara nasional audah masuk dua usulan, yaitu Candi Pulau Sawah di Dharmasraya dan Makam Syekh Burhanuddin Ulakan, Padang Pariaman,” sebutnya.

Semangat pelestarian tradisi juga tercermin dalam dukungan Disbud terhadap kegiatan Alek Nagari untuk mengangkat tradisi dan upacara adat yang merupakan karakteristik daerah. Dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan alek nagari di Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Juni mendatang.

“Tidak haya itu, kita juga berikan peningkatan kapasitas terkait pasambahan bagi pelaku budaya dan generasi muda,” sampainya.

Untuk kegiatan pengembangan, kata Yayat, tahun ini pihaknya melakukan beberapa festival kesenian. Kegiatan ini berfokus pada penyelenggaraan dan tata kelola sanggar seni di daerah setempat.

“Tahun ini Disbud Sumbar memiliki 10 kegiatan featival. Beberapa dari tiu telah dilaksanakan dan ada juga yang akan dilakukan kedepannya,” katanya.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor seni, akan diadakan program sertifikasi tenaga kesenian pembatik dan penghias pengantin. Program ini diharapkan dapat melahirkan tenaga ahli yang kompeten dan berdaya saing.

Kemudian untuk kegiatan pembinaan, Disbud Sumbar akan melakukan bimtek dan peningkatan kapasitas ninik mamak dan bundo kandung. tentang akar budaya juga menjadi perhatian. Disbud Sumbar berencana menggali lebih dalam sejarah adat dan nilai tradisi melalui berbagai kajian dan penelitian.

“Serta memperkenalkan kajian tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (abs-sbk) bagi generasi muda di rantau dan daerah,” tuturnya.

Dalam upaya pengembangan seni dan budaya secara terstruktur, UPTD Taman Budaya dan Museum Adityawarman akan menjadi pusat kegiatan yang dinamis. Beberapa kegiatan di antaranya yaitu workshop, seminar kesenian, pagelaran dan festival.

“Beberapa waktu kedepan akan dilakukan Bimtek dan workshop teater di taman budaya.  Serta pagelaran dan festival yang bertujuan untuk penguatan tata kelola sanggar dan teknis berkesenian bagi pelaku budaya,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap para pelaku budaya yang telah berjasa juga menjadi agenda penting. Dinas Kebudayaan berencana memberikan penghargaan kepada maestro budaya pada tanggal 1 Oktober mendatang. Selain itu, juga akan digelar Pekan Kebudayaan Daerah sebagai wadah ekspresi dan apresiasi terhadap seluruh kekayaan budaya daerah.

Selanjutnya, sektor permuseuman juga tak luput dari perhatian. Dinas Kebudayaan memiliki program terkait pengelolaan dan pelestarian serta perbaikan koleksi museum.

“Kegiatannya berupa pameran temporer untuk menarik minat masyarakat. Serta melakukan kajian terhadap koleksi museum yang akan dipamerkan melalui pameran temporer,” lanjutnya.

Selanjutnya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, akan diadakan lomba cerdas cermat museum. Kemudian juga akan digelar festival Sepak Rago, lomba lukisan rumah gadang Gajang Padati. Terakhir, Dinas Kebudayaan juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana museum seperti taman layanan digital. (yrp)

Tags: Disbud Sumbarfestival budayaKesenianwarisan budaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Sumbar Terima Kunjungan Pansus I DPRD Musi Rawas, Bahas Penanganan Permukiman Kumuh

Berita Sesudah

Sumatera Barat Maksimalkan Puskeswan Jadi Pusat Informasi Layanan Peternakan Terpadu, Wajibkan Keberadaan Dokter Hewan di Setiap Unit

Berita Terkait

Yusri Latif: PKB Ingin Cetak Pejuang, Bukan Sekadar Kader

Yusri Latif: PKB Ingin Cetak Pejuang, Bukan Sekadar Kader

Rabu, 23/9/26 | 00:32 WIB

Padang, Scientia — Ketua Dewan Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Padang, Yusri Latif melaksanakan Sekolah Kader Perubahan (SKP)...

Puluhan Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Tidak di Lokasi

Tanggungjawab SPPG terhadap Siwa MTsN 1 Pariaman Keracunan MBG: Jenguk Korban dan Tanggung Biaya Perawatan

Selasa, 22/9/26 | 20:02 WIB

Pariaman, Scientia — SPPG Pasir, Desa Pauh Barat, Kota Pariaman, telah mendatangi beberapa siswa-siswi MTsN 1 Pariaman yang terdampak dugaan...

Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.[foto:ist]

Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

Selasa, 22/9/26 | 17:51 WIB

Infografis Wabub Solok, H. Candra melarang masyarakat sebarkan foto dan video tak pantas korban galodo.Arosuka, Scientia — Wakil Bupati Solok...

Rapat koordinasi di Posko Utama Tanggap Bencana Arosuka, Selasa, (22/9)[foto:ist]

Pemkab Solok Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

Selasa, 22/9/26 | 17:43 WIB

Rapat koordinasi di Posko Utama Tanggap Bencana Arosuka, Selasa, (22/9)Solok, Scientia — Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan status Tanggap Darurat Bencana...

Evakuasi Jenazah Daffi Arrahman setelah ditemukan.[foto:ist]

Korban Galodo, Daffi Arrahman Ditemukan

Selasa, 22/9/26 | 17:35 WIB

Evakuasi Jenazah Daffi Arrahman setelah ditemukan. Solok, Scientia - Identitas korban galodo yang ditemukan di aliran sungai Koto Gaek, tepatnya...

Proses pencarian korban galodo Kecamatan Gunung Talang, Kabuptaen Solok oleh tim SAR. [foto:ist]

Satu Korban Galodo Solok Ditemukan

Selasa, 22/9/26 | 16:08 WIB

Proses pencarian korban galodo Kecamatan Gunung Talang, Kabuptaen Solok oleh tim SAR. Solok, Scientia - Satu orang korban galodo  yang...

Berita Sesudah
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, Sukarli. [foto : ist]

Sumatera Barat Maksimalkan Puskeswan Jadi Pusat Informasi Layanan Peternakan Terpadu, Wajibkan Keberadaan Dokter Hewan di Setiap Unit

POPULER

  • Proses pencarian korban galodo Kecamatan Gunung Talang, Kabuptaen Solok oleh tim SAR. [foto:ist]

    Satu Korban Galodo Solok Ditemukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Solok Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban Galodo: Duka Dunsanak Kita Bukan Konten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026