Minggu, 01/11/26 | 23:48 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Disbud Sumbar Gencarkan Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya

Kamis, 08/5/25 | 17:40 WIB
Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. [foto : sci/yrp]
Sekretaris Dinas Kebudayaan Sumbar, Yayat Wahyudi. [foto : sci/yrp]

Padang, Scientia – Dinas Kebudayaan Provinsi Sumater Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah melalui serangkaian program kerja yang beragam dan menyentuh berbagai aspek. Hal itu tertuang dalam paparan program kerja dinas yang mencakup inventarisasi warisan budaya tak benda (WBTP), penguatan cagar budaya, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang seni dan budaya.

Sekretaris Disbud Sumbar, Yayat Wahyudi mengatakan, pertama yang akan dilakukan adalah pendataan warisan budaya tak benda. Saat ini pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi dan mendokumentasikan seluruh kekayaan budaya tak benda yang dimiliki daerah.

“Sampai tahun 2024 kita telah menetapkan sekitar 112 WBTB. Untuk 2025 akan diusulkan sekitar 50 lebih dan kita tengah melengkapi administari dan dokumen yang dibutuhkan,” ujar Yayat Wahyudi saat ditemui Scientia di Kantornya.

Kedua, Disbud Sumbar tengah melakukan pemeringkatan cagar budaya peringkat provinsi.  Hingga saat ini telah dilakukan pembentukan tim ahli untuk merekomendasikan penetapan cagar budaya peringkat provinsi yang telah diusulkan oleh kabupaten dan kota.

“Untuk tahun ini pemeringkatan tingkat provinsi belum masuk usulan dari kabupaten dan kota. Sedangkan untuk pemeringkatan secara nasional audah masuk dua usulan, yaitu Candi Pulau Sawah di Dharmasraya dan Makam Syekh Burhanuddin Ulakan, Padang Pariaman,” sebutnya.

BACAJUGA

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB
Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Minggu, 01/11/26 | 01:32 WIB

Semangat pelestarian tradisi juga tercermin dalam dukungan Disbud terhadap kegiatan Alek Nagari untuk mengangkat tradisi dan upacara adat yang merupakan karakteristik daerah. Dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan alek nagari di Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Juni mendatang.

“Tidak haya itu, kita juga berikan peningkatan kapasitas terkait pasambahan bagi pelaku budaya dan generasi muda,” sampainya.

Untuk kegiatan pengembangan, kata Yayat, tahun ini pihaknya melakukan beberapa festival kesenian. Kegiatan ini berfokus pada penyelenggaraan dan tata kelola sanggar seni di daerah setempat.

“Tahun ini Disbud Sumbar memiliki 10 kegiatan featival. Beberapa dari tiu telah dilaksanakan dan ada juga yang akan dilakukan kedepannya,” katanya.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor seni, akan diadakan program sertifikasi tenaga kesenian pembatik dan penghias pengantin. Program ini diharapkan dapat melahirkan tenaga ahli yang kompeten dan berdaya saing.

Kemudian untuk kegiatan pembinaan, Disbud Sumbar akan melakukan bimtek dan peningkatan kapasitas ninik mamak dan bundo kandung. tentang akar budaya juga menjadi perhatian. Disbud Sumbar berencana menggali lebih dalam sejarah adat dan nilai tradisi melalui berbagai kajian dan penelitian.

“Serta memperkenalkan kajian tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (abs-sbk) bagi generasi muda di rantau dan daerah,” tuturnya.

Dalam upaya pengembangan seni dan budaya secara terstruktur, UPTD Taman Budaya dan Museum Adityawarman akan menjadi pusat kegiatan yang dinamis. Beberapa kegiatan di antaranya yaitu workshop, seminar kesenian, pagelaran dan festival.

“Beberapa waktu kedepan akan dilakukan Bimtek dan workshop teater di taman budaya.  Serta pagelaran dan festival yang bertujuan untuk penguatan tata kelola sanggar dan teknis berkesenian bagi pelaku budaya,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap para pelaku budaya yang telah berjasa juga menjadi agenda penting. Dinas Kebudayaan berencana memberikan penghargaan kepada maestro budaya pada tanggal 1 Oktober mendatang. Selain itu, juga akan digelar Pekan Kebudayaan Daerah sebagai wadah ekspresi dan apresiasi terhadap seluruh kekayaan budaya daerah.

Selanjutnya, sektor permuseuman juga tak luput dari perhatian. Dinas Kebudayaan memiliki program terkait pengelolaan dan pelestarian serta perbaikan koleksi museum.

“Kegiatannya berupa pameran temporer untuk menarik minat masyarakat. Serta melakukan kajian terhadap koleksi museum yang akan dipamerkan melalui pameran temporer,” lanjutnya.

Selanjutnya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, akan diadakan lomba cerdas cermat museum. Kemudian juga akan digelar festival Sepak Rago, lomba lukisan rumah gadang Gajang Padati. Terakhir, Dinas Kebudayaan juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana museum seperti taman layanan digital. (yrp)

Tags: Disbud Sumbarfestival budayaKesenianwarisan budaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

DPRD Sumbar Terima Kunjungan Pansus I DPRD Musi Rawas, Bahas Penanganan Permukiman Kumuh

Berita Sesudah

Sumatera Barat Maksimalkan Puskeswan Jadi Pusat Informasi Layanan Peternakan Terpadu, Wajibkan Keberadaan Dokter Hewan di Setiap Unit

Berita Terkait

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Keberhasilan pendidikan tidak semestinya diukur dari kemampuan seluruh peserta didik mencapai standar yang sama. Setiap anak...

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

Minggu, 01/11/26 | 01:32 WIB

Padang, Scientia — Rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan kelengkapan fasilitas dan kecanggihan teknologi untuk meningkatkan pendapatan. Kualitas pelayanan, keselamatan...

Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Perkuat Sinergi Hukum, Pemkab Dharmasraya Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Jumat, 30/10/26 | 20:09 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperbarui dan memperpanjang kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Dharmasraya, khususnya dalam penanganan dan penyelesaian...

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

Jumat, 30/10/26 | 20:04 WIB

Padang, Scientia.id - Kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut wanita kembali menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan...

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Bupati Annisa Percepat Pembangunan Asam Jujuhan, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas

Kamis, 29/10/26 | 20:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mendorong pembangunan infrastruktur di Kecamatan Asam Jujuhan senilai Rp14 Miliar lebih melalui...

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Hadapi Ancaman Banjir, Pemkab Dharmasraya Cek Kesiapan Armada dan Logistik BPBD

Kamis, 29/10/26 | 20:07 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Menanggapi peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Sumatera Barat yang diperkirakan...

Berita Sesudah
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, Sukarli. [foto : ist]

Sumatera Barat Maksimalkan Puskeswan Jadi Pusat Informasi Layanan Peternakan Terpadu, Wajibkan Keberadaan Dokter Hewan di Setiap Unit

POPULER

  • Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

    Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Sumbar Terapkan Syarat Inovasi untuk Kenaikan Jabatan ASN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satlantas Polres Pariaman Siap Laksanakan Operasi Patuh Singgalang 2026, Kerahkan 26 Personel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahyeldi: Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Menentukan Kepercayaan dan Pendapatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Bangsa Sumbar Soroti PPN Pembalut, Cempaka Tanjung: Kebutuhan Menstruasi Bukan Barang Mewah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026