Jumat, 29/8/25 | 10:53 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Dana BKK Dibatasi bagi Siswa DTKS, Sekolah di Bukittinggi Bakal Kelabakan

Senin, 14/4/25 | 14:59 WIB

Bukittinggi, SCIENTIA — Pembatasan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi siswa SMA, SMK dan SLB Negeri dan SMA, SMK dan SLB swasta ber-KK kota Bukittinggi berpotensi membuat pihak sekolah kelabakan.

Pasalnya, BKK yang dimaksud kini hanya bagi siswa masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Padahal, dana tersebut sangat mendukung kegiatan operasional sekolah selama ini setiap tahunnya, dan kini tak lagi bisa dipastikan.

“Pemberian BKK dari Pemerintah Kota Bukittinggi bagi siswa warga Bukittinggi sangat lah membantu operasional sekolah,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Kota Bukittinggi, Gustian Budiarto di Bukittinggi, Senin (14/4).

Ia mengatakan, pemberian BKK hanya bagi siswa masuk DTKS kemungkinan jumlahnya tidak lagi banyak. Padahal sebelumnya jumlah penerima BKK mencapai sebanyak 490 siswa.

BACAJUGA

100 Peserta di Sumbar Lulus Kelas Bahasa dan Budaya Korea

100 Peserta di Sumbar Lulus Kelas Bahasa dan Budaya Korea

Sabtu, 30/11/24 | 22:15 WIB
Sekolah di Sumbar Diminta Kebencanaan jadi Muatan Lokal

Sekolah di Sumbar Diminta Kebencanaan jadi Muatan Lokal

Senin, 30/9/24 | 21:26 WIB

Dengan jumlah siswa 490 yang menerima BKK senilai Rp185.000 per orang itu, jumlah dananya yang masuk bisa mencapai Rp90.650.000 per bulannya atau berjumlah Rp1.087.800.000 per tahun.

Gustian menyampaikan, data saat ini masuk dari siswa memiliki DTKS masih berproses. Kalau pun sudah final kemungkinan jumlahnya kurang dari 100 siswa penerima BKK untuk tahun 2025 ini.

Sementara itu, dana BOS siswa SMK per siswa per tahun sebesar Rp1.600.000. Jumlah siswa SMK Negeri Bukittinggi saat ini sebanyak 1.952 orang dengan total BOS setahun didapatkan Rp3.123.200.000.

“Di SMK N 1 dana dibutuhkan mendukung seluruh kegiatan operasional sekolah Rp6 miliar per tahun. Sedangkan dana BOS tersedia sekitar Rp3 miliar,” paparnya.

Menurutnya, dari dana BOS sebesar Rp3 miliar itu, maka biaya komite besaran per bulan oleh siswa nominalnya bisa bervariasi tidak menyeluruh sebesar Rp185 ribu per bulan.

“Jadi bantuan BKK itu dana dapat dipastikan sebesar Rp185 ribu masuk setiap bulannya, lantaran sudah dianggarkan pemerintah yang memiliki program BKK,” sebutnya.

Hal sama disampaikan Kepala SMK Negeri 2 Kota Bukittinggi, Meri Desna bahwa siswa penerima BKK kalau hanya yang masuk DTKS akan berpengaruh dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Pasalnya, dengan jumlah siswa penerima BKK di SMK Negeri 2 berjumlah 573 orang, jika per bulan per siswa sebesar Rp125.000, maka setahun akan mencapai Rp859.500.000.

“Bantuan dari BKK tersebut jelas dan pasti nilainya karena sudah dialokasikan. Jadi kami sangat terbantu mendukung pembiayaan kegiatan sekolah,” ungkapnya.

“Memang ada uang komite siswa yang nominal paling tinggi Rp125 ribu per bulan. Tidak semua siswa di sini membayar senilai Rp125 ribu itu, selain jauh di bawah dari Rp125 ribu, bahkan ada yang tak membayar sama sekali,” lanjutnya.

Disebutkan, selama ini BKK solusi tambahan dari keterbatasan dana guna mendukung semua kegiatan untuk pembiayaan sekolah dalam proses belajar mengajar.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi pada tahun 2025 telah kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar lebih untuk membayarkan iuran komite pelajar.

Dana tersebut dialokasikan melalui BKK dan juga dana hibah sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan.

Penganggaran dana ini berasal dari dua sumber utama, yaitu BKK sebesar Rp9.753.000.000 dan bantuan hibah senilai Rp4.715.645.000.

Dana tersebut akan disalurkan kepada 5.351 siswa SMA, SMK dan SLB Negri dan 699 siswa SMA, SMK dan SLB swasta di Kota Bukittinggi. Kini BKK itu dari ederan baru di Pemko Bukittinggi hanya bagi siswa masuk DTKS. (*)

Tags: Dana Bantuan Keuangan KhususDana BKK SekolahDinas Pendidikan SumbarKota BukittingiSiswa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

KI Sumbar Serahkan Laporan Monitoring KIP ke DPRD

Berita Sesudah

Dorong Transparansi, KI Sumbar Desak Gubernur Terbitkan Pergub KIP

Berita Terkait

Negara ini Hapus Pajak Buku demi Tingkatkan Minat Baca Remaja

Negara ini Hapus Pajak Buku demi Tingkatkan Minat Baca Remaja

Rabu, 27/8/25 | 12:21 WIB

Jakarta, Scientia.id - Pemerintah Denmark mengambil langkah berani dengan menghapus pajak penjualan buku, setelah data OECD menunjukkan seperempat remaja berusia...

Ngeri! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Lahap 3 Bungkus Mie Instan Mentah

Ngeri! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Lahap 3 Bungkus Mie Instan Mentah

Selasa, 26/8/25 | 21:02 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kebiasaan aneh makan mie instan mentah sebagai camilan ternyata bisa berujung maut. Seorang bocah laki-laki berusia 13...

Belut Itu Ular atau Ikan? Jawabannya Bikin Banyak Orang Keliru

Belut Itu Ular atau Ikan? Jawabannya Bikin Banyak Orang Keliru

Selasa, 26/8/25 | 10:05 WIB

Padang, Scientia.id - Bentuk tubuh belut yang panjang dan licin sering bikin orang keliru mengira hewan ini masih ada hubungannya...

Nenek 116 Tahun Resmi Jadi Orang Tertua di Dunia, Rahasianya Ternyata Sederhana

Nenek 116 Tahun Resmi Jadi Orang Tertua di Dunia, Rahasianya Ternyata Sederhana

Minggu, 24/8/25 | 05:51 WIB

Jakarta, Scientia.id - Guinness World Records resmi menobatkan Ethel Caterham, perempuan asal Hampshire, Inggris, sebagai orang tertua di dunia setelah...

Dosen Muda ITB Asal NTT Masuk Daftar Ilmuwan Top 2 Persen Dunia

Dosen Muda ITB Asal NTT Masuk Daftar Ilmuwan Top 2 Persen Dunia

Sabtu, 23/8/25 | 12:04 WIB

Jakarta, Scientia.id - Di usia 32 tahun, Grandprix Thomryes Marth Kadja telah menorehkan prestasi membanggakan. Dosen muda Institut Teknologi Bandung...

Guru dengan Gaji Fantastis, Ada yang Tembus Rp2,3 Miliar Setahun! Di Mana Saja?

Guru dengan Gaji Fantastis, Ada yang Tembus Rp2,3 Miliar Setahun! Di Mana Saja?

Jumat, 22/8/25 | 20:14 WIB

Jakarta, Scientia.id - Gaji guru di berbagai negara berbeda-beda, tergantung regulasi, jenjang pendidikan, hingga pengalaman. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa...

Berita Sesudah
Dorong Transparansi, KI Sumbar Desak Gubernur Terbitkan Pergub KIP

Dorong Transparansi, KI Sumbar Desak Gubernur Terbitkan Pergub KIP

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Pelaku Narkoba Ditangkap, Rekonstruksi Peredaran Sabu di Bukittinggi Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024