Minggu, 19/4/26 | 15:35 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Cara Mengatur Keuangan Usai Libur Lebaran agar Dompet Tetap Aman

Selasa, 08/4/25 | 20:31 WIB

Padang, Scientia.id – Libur Lebaran kerap menjadi momen yang menggembirakan sekaligus menantang secara finansial. Selain biaya perjalanan mudik, belanja kebutuhan Lebaran, hingga tradisi berbagi THR (Tunjangan Hari Raya), pengeluaran di periode ini sering kali membengkak di luar rencana. Tak jarang, begitu hari libur usai, dompet ikut ‘lelah’ dan saldo rekening menyusut drastis. Karena itu, penting bagi siapa pun untuk segera mengambil langkah pemulihan kondisi keuangan setelah Lebaran.

Memulai kembali rutinitas keuangan yang sehat tak harus rumit. Justru di saat kondisi finansial mulai menipis inilah momen terbaik untuk mengevaluasi pengeluaran dan menyusun strategi keuangan yang lebih terkontrol. Kunci utamanya ada pada perencanaan yang disiplin dan kebiasaan sederhana yang konsisten dijalankan.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membuat daftar pengeluaran selama Lebaran, termasuk pengeluaran tak terduga. Dikutip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (8/4/2025), mencatat arus kas sangat penting agar seseorang dapat memahami pola konsumsi dan menentukan pos mana yang perlu dikurangi di masa mendatang. Dari sini, bisa dibuat skala prioritas untuk mengatur sisa dana yang dimiliki.

BACAJUGA

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB
Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Selanjutnya, mulai kembali menyusun anggaran bulanan dengan menyesuaikan kondisi keuangan yang ada. Lembaga Riset Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyarankan masyarakat untuk menerapkan prinsip 50/30/20 dalam pengelolaan gaji bulanan: 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi.

Jangan lupa untuk menunda pembelian yang bersifat konsumtif dan tidak mendesak. Dikutip dari Financial Planning Standards Board Indonesia (FPSB Indonesia), menahan diri dari godaan diskon pasca-Lebaran dapat membantu menjaga kestabilan keuangan pribadi. Disarankan untuk kembali fokus pada kebutuhan dasar sebelum mempertimbangkan belanja tambahan.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Masyarakat Diimbau Atur Keuangan dengan Bijak

Jika kondisi keuangan pasca-Lebaran benar-benar ketat, Anda bisa mempertimbangkan untuk mencari penghasilan tambahan sementara. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan RI, tren kerja sampingan berbasis digital kini makin diminati dan bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menambah pemasukan. (*)

Tags: Mengelola KeuanganTipsTips Keuangan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wako Padang Panjang Sidak ASN di Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran

Berita Sesudah

Wako Bukittinggi Pimpin Apel Perdana, Singgung Soalnya Penting Kedisiplinan

Berita Terkait

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB

Padang, Scientia.id - Kesehatan gigi seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat, terutama ketika lubang kecil yang muncul belum menimbulkan rasa...

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Padang, Scientia.id – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan galon sudah pasti terjamin kebersihannya. Namun, sering kali...

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Selasa, 07/4/26 | 08:49 WIB

Masyarakat yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah akibat musibah, kelalaian, atau bencana alam kini tidak perlu merasa panik Pemerintah telah...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Kekuatan Otot Jadi Indikator Umur Panjang, Ini Temuan Studi Terbaru

Kamis, 02/4/26 | 10:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa kekuatan otot dapat menjadi indikator sederhana untuk...

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

Senin, 16/3/26 | 04:02 WIB

Kalau Anda masih ngerjain tugas kantor pakai cara tahun lalu, bersiaplah ketinggalan kereta. Ini rahasia agar posisi Anda aman permanen...

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

Senin, 16/3/26 | 03:27 WIB

Karyawan paling berharga bukan mereka yang ngerjain semuanya, tapi mereka yang tahu kapan harus bilang 'cukup'. Ini cara menetapkan boundaries...

Berita Sesudah
Wako Bukittinggi Pimpin Apel Perdana, Singgung Soalnya Penting Kedisiplinan

Wako Bukittinggi Pimpin Apel Perdana, Singgung Soalnya Penting Kedisiplinan

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026