Senin, 01/12/25 | 03:49 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Renyah Bermedia Sosial

Minggu, 26/1/25 | 17:13 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

 

Pada tahun 2022, saya pernah menulis tentang bijak dalam bermedia sosial di rubrik Renyah ini. Saya kira topik media sosial memang tidak ada habisnya untuk dibahas. Selalu ada hal baru yang bisa diulik dari berbagai sudut pandang. Kali ini saya ingin mengupasnya lagi, tentu dengan perspektif yang lebih segar dan relevan dengan kondisi saat ini.

BACAJUGA

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Media sosial kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian kita. Lewat media sosial, kita bisa terhubung dengan siapa saja, mendapatkan beragam informasi, hingga membangun citra diri. Namun, di balik segala kemudahan itu, kita perlu lebih dari sekadar menjadi pengguna, tapi mampu menjadi pengendali.

Dalam perjalanan saya kembali ke media sosial, saya mencoba untuk lebih selektif dalam penggunaannya. Saya mulai dengan menentukan tujuan yang jelas: apakah saya ingin sekadar hiburan, mencari informasi, atau membangun koneksi profesional? Dengan begitu, saya bisa mengontrol diri agar tidak terjebak dalam scrolling tanpa arah yang hanya membuang waktu.

Salah satu langkah yang saya lakukan untuk lebih bijak dalam bermedia sosial adalah menyortir akun-akun yang saya ikuti. Dulu, saya sering mengikuti banyak akun hanya karena sedang viral atau sekadar ikut-ikutan teman. Tapi sekarang, saya lebih selektif dengan hanya mengikuti akun bermanfaat, seperti akun yang berbagi konten edukatif atau hiburan (biasanya konten humor).

Meskipun sudah berusaha untuk lebih bijak, godaan media sosial tetap saja sulit dihindari. Ada kalanya saya kembali terjebak dalam hal-hal yang tidak bermanfaat dalam bermedia sosial. Begitulah media sosial, selalu menghadirkan kejutan yang tak terduga dan bergerak begitu cepat, seolah-olah ada hal baru yang harus diikuti setiap saat.

Meski begitu, saya sadar bahwa menjauh sepenuhnya dari media sosial bukanlah pilihan yang bijak. Di era serba cepat seperti sekarang, media sosial justru menjadi sumber informasi yang paling aktual. Dengan tetap aktif, saya bisa dengan mudah mendapatkan informasi terkini, terutama tentang hal-hal penting seperti kondisi lalu lintas yang sangat berguna untuk mobilitas sehari-hari.

Pada akhirnya, bermedia sosial itu ibarat menikmati hidangan prasmanan. Berlimpah pilihan, menggoda selera, tapi tidak semuanya perlu kita ambil. Jika tidak bijak memilah, kita bisa saja kalap, mengambil terlalu banyak, dan akhirnya merasa ‘kekenyangan’ informasi yang justru membebani pikiran. Alih-alih merasa terhubung, kita malah tenggelam dalam arus yang tak berujung. Maka, yang terpenting adalah menikmati media sosial dengan kesadaran. Memilih yang benar-benar memberi manfaat, dan sesekali mengambil jeda agar kita tetap bisa menikmati hidup yang nyata.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Memperbaiki Bahasa Anak dari Cadel ke Sempurna

Berita Sesudah

Cerpen “Buah Durian Terakhir” Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya Oleh Azwar

Berita Terkait

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Hasil Tak Sepenting Perjalanan

Minggu, 26/10/25 | 21:50 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Libur kuliah dahulu selalu terasa seperti lagu merdu yang menandai kebebasan. Setelah berminggu-minggu bergulat...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Satu Lagu Untuk Pulang

Minggu, 19/10/25 | 20:11 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Minggu lalu, saya menulis tentang kebiasaan aneh tapi menyenangkan, mendengarkan satu lagu saja, berulang-ulang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Minggu, 12/10/25 | 19:23 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Entah mengapa, hari itu saya hanya ingin mendengarkan satu lagu. Satu lagu saja! Padahal...

Suatu Hari di Sekolah

Saat Ide Mengalir di Detik Terakhir

Minggu, 05/10/25 | 20:02 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand)   Ada satu fenomena unik yang saya kira hampir semua kita pernah...

Berita Sesudah
Cerpen “Buah Durian Terakhir” Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya Oleh Azwar

Cerpen "Buah Durian Terakhir" Karya Afrizal Jasmann dan Ulasannya Oleh Azwar

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024