Sabtu, 18/7/26 | 01:12 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home PILIHAN

BPJamsostek Tingkatkan Taraf Hidup Generasi ‘Sandwich’ dengan Program JHT

Jumat, 15/11/24 | 21:11 WIB
Hendra Mardoni, satpam BPBD Sumbar di meja kerjanya, Jumat (15/11). (SCIENTIA/Wahyu)

Padang, SCIENTIA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek), terus berupaya meningkatkan taraf hidup dan memutus rantai generasi ‘sandwich’ di Indonesia dengan berbagai program.

Salah satunya, dengan menggunakan BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Hari Tua (JHT), baik bagi Pekerja Penerima Upah (PU) yang berstatus sebagai karyawan, dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Roswita Nilakurnia, menyampaikan pemerintah sangat mendorong masyarakat untuk mempersiapkan JHT. Artinya, baik bagi PPU maupun PBPU tidak boleh hanya fokus pada kondisi saat ini meskipun ekonomi dalam kondisi aman.

“Pada hari tua kita juga pengen tetap beraktivitas, tapi tentu yang minimal dengan tetap menikmati hari tua, dong,” ucapnya dalam Jamsostalks BPJS Ketenagakerjaan yang diunggah, Jumat (15/11).

BACAJUGA

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB
Ramono Aryo Abilowo (Foto: Ist)

Ketika Anak Muda Kita Memilih Pergi

Rabu, 15/4/26 | 16:24 WIB

Menurutnya, masyarakat harus memikirkan kehidupan ke depan. Pasalnya, selain JHT pemerintah juga telah mendesain program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), hingga Jaminan Kematian (JKm) yang sewaktu-waktu sangat bisa dimanfaatkan.

“Jadi pada saat tidak produktif, itu bisa diambil dan itu juga bisa bermanfaat apakah itu buat dirinya, ataupun buat keluarganya,” terang Roswita.

JHT ini sangat penting, apalagi fenomena sandwich generation tengah jadi sorotan di Indonesia. Laporan CNBC Indonesia, sekitar 48,7% usia produktif merupakan generasi sandwich yang menanggung finansial anggota keluarganya.

Dalam studi Asian Development Bank (ADB) rilis Mei 2024, angka ketergantungan hidup lansia di Indonesia mencapai 50%. Dikuatkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada 2023 rumah tangga lansia di Indonesia naik menjadi 33,16%, atau sekitar 3 dari 10 rumah tangga terdapat lansia.

Dengan kondisi itu, generasi sandwich berpotensi menurunkan kualitas kehidupannya di masa depan. Terlebih, persoalan semakin pelik dan adanya ketidakpastian ekonomi saat ini, BPJamsostek diharapkan bisa mengikis kekhawatiran untuk mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hendra Mardoni contohnya, seorang satuan pengamanan (satpam) di salah satu kantor lembaga pemerintahan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Selaku anak sulung, pria 33 tahun ini merasa bertanggungjawab atas ekonomi keluarganya meski harus melajang lebih lama.

“Ya, saya jadi tulang punggung keluarga, menghidupi ayah yang sudah ‘berumur’, dan dua orang adik, ibu sudah meninggal 2021 kemarin,” kata Hendra saat berjaga-jaga di kantor BPBD Sumbar, Jumat (15/11) sore.

Kendati penghasilannya hanya Upah Minimum Provinsi (UMP) setiap bulannya, Hendra mengaku tak keberatan membiayai keluarganya. Terlebih lagi, ia sudah terdaftar dalam JHT BPJamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan sejak 2011 lalu.

“Gaji cuma 2,8 juta, lalu dipotong BPJamsostek setiap bulannya. Sisanya untuk makan cukup, tapi gak lebih. Potongan BPJS gak masalah, anggap saja kita nabung, karena uangnya gak bakal hilang,” jelas warga Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang itu.

Alumnus SMKN 1 Padang itu menungkapkan, sudah menanggung beban keluarga sejak 10 tahun lalu. Tak hanya kebutuhan di rumah, namun juga biaya pendidikan kedua adik perempuannya. Terlebih lagi ayahnya hanya seorang buruh tani yang kini menginjak usia 60 tahun lebih.

“Tapi sudah pernah dicairkan 2022 lalu, untuk membiayai adik kuliah. Satu adik sudah wisuda, dan satu lagi masih SMA. Saat ini masih terdaftar JHT lagi sebagai tabungan hari tua,” ujarnya.*

Tags: BPJamsostekBPJS KetenagakerjaanGenerasi Sandwich Indonesia
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kemenag Dharmasraya Tasyakuran Rumah Dinas Baru

Berita Sesudah

Logo dan Maskot Dicatut, KPU Dharmasraya Datangi Bawaslu

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Ramono Aryo Abilowo (Foto: Ist)

Ketika Anak Muda Kita Memilih Pergi

Rabu, 15/4/26 | 16:24 WIB

Ramono Aryo (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Sabtu pagi, 11 April 2026. Seorang pemilik kos di kawasan Limau Manis, Padang,...

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Peran Perempuan yang Kian Kompleks di 2026, Jadi Harus Bagaimana?

Senin, 26/1/26 | 19:27 WIB

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Terdengar aneh jika kita masih membicarakan apa dan bagaimana...

Anggota DPRD Kota Padang, Fraksi PKB, Zalmadi. [foto : ist]

Zalmadi Dorong Pengadaan Lampu Jalan di Lokasi Rawan Maling di Padang

Jumat, 20/6/25 | 11:51 WIB

Anggota DPRD Kota Padang, Fraksi PKB, Zalmadi. Padang, Scientia – Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Zalmadi, tengah mengupayakan...

Ilustrasi imunisasi (Foto: Ist)

Ayo Ke Kote, Jangan Tunda!, Imunisasi Membangun Kekebalan Lingkungan Sosial

Minggu, 20/4/25 | 20:36 WIB

Ilustrasi imunisasi (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Lintang sudah tidak memberikan respons. Ayah dan bundanya sudah menangis sambil memegang tangan...

Koordinator lapangan dari Sumatera Barat, Alva Anwar saat unjuk rasa di Kantor Kemendes, Jakarta. Kamis, (17/04/2025) [foto : sci/yrp]

Pendamping Desa Tuntut Copot Yandri Susanto, Alva Anwar: Presiden Jangan Omon – omon Saja

Kamis, 17/4/25 | 18:15 WIB

Koordinator lapangan dari Sumatera Barat, Alva Anwar saat unjuk rasa di Kantor Kemendes, Jakarta. Kamis, (17/04/2025) Jakarta, Scientia - Kebijakan...

Berita Sesudah
Logo dan Maskot Dicatut, KPU Dharmasraya Datangi Bawaslu

Logo dan Maskot Dicatut, KPU Dharmasraya Datangi Bawaslu

POPULER

  • Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

    Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Matangkan Persiapan Perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 Tahun 2026.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Hal yang Berkaitan dengan Kata Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keunikan Kata Penghubung Maka dan Sehingga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026