Kamis, 05/2/26 | 18:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI RENYAH

Sepiring Gulai, Seuntai Kenangan

Minggu, 18/8/24 | 15:55 WIB

Salman Herbowo
(Kolumnis Rubrik Renyah)

 

Beberapa hari lalu, saya bertemu dengan teman lama dari sekolah dasar. Pertemuan awalnya sekadar ngopi santai, berubah menjadi ajang nostalgia seru penuh tawa. Cerita demi cerita meluncur seperti kopi yang baru dihidangkan, hangat dan penuh kenangan. Tak ada yang dapat menggantikan momen sederhana itu, menu yang dipesan jadi penggiring tawa yang tak ada habisnya.

Masa kecil adalah dunia penuh keajaiban, di mana segalanya terasa lebih sederhana, namun penuh warna. Salah satu momen yang paling membekas dalam ingatan kami waktu itu adalah saat sakit. Demam tinggi, badan panas dingin, batuk dan pilek menjadi hal menyebalkan, karena tidak dapat bermain di luar rumah. Namun, ada satu hal yang bisa mengobati rasa sedih itu: gulai ayam.

BACAJUGA

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB
Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Gulai ayam menjadi makanan istimewa. Tidak sembarang waktu bisa menikmatinya. Buka tanpa alasan, mungkin harga ayam waktu itu mahal, atau kalah dengan jenis olahan lainnya. Pastinya, hampir semua bocah saat itu (kami di kampung) memakan gulai ayam saat sakit. Uniknya, selera makan kami kembali, alhamdulillah tidak berapa lama kemudian sembuh. Dengan catatan, tetap disiplin minum obat.

Pembicaraan kami sampai pada guyonan gulai ayam, “hanya ada dua kemungkinan kita dapat makan ayam, saat kita sakit atau ayamnya yang sakit dan disemblih”. Begitu kata teman saya sambil tertawa keras sampai mengeluarkan air mata. Saya ikut tertawa juga, sampai perut sakit mengingat momen saat itu. Guyonan itu tidak sekadar hiburan saja, melainkan juga anekdot yang paling membekas bagi kami. Anekdot ini menjadi semacam hiburan tersendiri bagi saya. “Kasihan juga ayamnya jika sakit”, begitu yang saya pikirkan sambil tersenyum kecil.

Cerita kami semakin ngalor-ngidul, hingga akhirnya mulai membayangkan keluhan ayam-ayam di rumah saat kami jatuh sakit. “Semoga dia cepat sembuh, kalau tidak, kami yang jadi korban!” Begitulah kira-kira anekdot yang kami buat. Skenario ini begitu sering terulang, sampai-sampai setiap kali saya mulai merasa tak enak badan, diam-diam saya berharap bahwa gulai ayam akan menjadi penghibur di tengah rasa lemah dan lesu itu.

Kini, setiap kali menyantap gulai ayam, saya tersenyum mengingat masa kecil yang penuh dengan imajinasi dan anekdot sederhana. Siapa sangka, sebuah penyakit kecil bisa membawa kebahagiaan yang begitu besar, hanya karena ada ayam yang harus dipilih antara sehat dan “dikorbankan”.

Tags: #Salman Herbowo
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Terpidana Kasus Sianida, Jessica Telah Bebas dari Penjara

Berita Sesudah

Memaknai Kembali Arti Kata “Kemerdekaan”

Berita Terkait

Senyuman Kecil dan Mendengar: Hal Kecil yang Berdampak Besar

Renyah: Bacaan Pelan untuk Hari yang Cepat

Minggu, 18/1/26 | 21:05 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah) Jika Renyah dapat dianalogikan, ia bukan ruang yang hadir dengan suara lantang atau pernyataan yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

2026 dan Renyah yang Tetap Menyapa

Minggu, 04/1/26 | 23:10 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Akhir tahun 2025 kita lewati dengan langkah yang lebih pelan. Bencana yang terjadi di...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Lengah di Tengah Jeda

Minggu, 21/12/25 | 20:08 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saat istirahat siang, saya sering lengah dengan waktu. Bukan karena terburu-buru seperti di pagi...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Ketika Waktu Tak Menunggu

Minggu, 07/12/25 | 22:22 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya sering bangun tergesa, seolah pagi datang lebih cepat dari dugaan. Waktu terus berjalan...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Hujan yang Merawat Diam

Minggu, 23/11/25 | 19:52 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Hujan selalu punya cara sederhana untuk membuat saya berhenti sejenak. Di antara rintik yang...

Lagu yang Tak Selesai-selesai

Tentang Usaha yang Tidak Terlihat

Minggu, 09/11/25 | 20:13 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Dalam setiap pertandingan olahraga selalu ada dua kemungkinan, menang atau kalah. Dari kejauhan semuanya...

Berita Sesudah
Memaknai Kembali Arti Kata “Kemerdekaan”

Memaknai Kembali Arti Kata "Kemerdekaan"

Discussion about this post

POPULER

  • Kasus Dugaan Bunuh Diri Siswa SD, Alarm Kegagalan Kolektif Lindungi Anak

    Kasus Dugaan Bunuh Diri Siswa SD, Alarm Kegagalan Kolektif Lindungi Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat Adat Desak PT TKA Jalankan Putusan Notaris dan SK HGU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Usai Terima MBG, Ibu Menyusui di Sungai Rumbai Alami Mual dan Diare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satgas MBG Dharmasraya Respons Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SMA Sungai Rumbai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Siswa SMA di Sungai Rumbai Dharmasraya Diduga Keracunan MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Siswa Keracunan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024